Kita semua tahu bahwa ada banyak situs web di internet. Pernahkah Anda berpikir untuk memiliki situs web sendiri? situs yang berisikan produk atau layanan apa pun yang Anda miliki, dapat melakukan komunikasi dengan pelanggan Anda dan masih banyak yang lainnya.

Joomla adalah CMS atau Content Management System yang sering digunakan untuk membuat website pribadi atau website perusahaan. Joomla saat ini masih banyak digunakan oleh orang untuk situs mereka di Internet.

Mengetahui Tentang Joomla

Situs Web Joomla adalah CMS open source dan gratis untuk menerbitkan konten situs web dan situs web Joomla digunakan sebagai pengontrol tampilan templat. Joomla adalah CMS terpopuler selain blogspot dan wordpress yang kalian kenal.

Situs web ini digunakan untuk jenis situs web apa pun, misalnya membuat situs web pribadi, blog, e-commerce, game, dan lainnya. Situs web Joomla memiliki 35 ekstensi dan ada ratusan kategori di setiap ekstensi. Ekstensi situs web Joomla digunakan untuk pengelolaan situs web atau peningkatan kinerja situs web.

Cara Membuat Website Dengan Joomla

cara membuat website dengan joomla

Download file di Situs Joomla

Langkah pertama untuk dapat menggunakan Joomla tentunya dengan mengunjungi situs resmi Joomla dan mendownloadnya.

Ekstrak File di htdocs

Ketika proses download berhasil, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengekstrak file ke folder htdocs di aplikasi Xampp. Karena menggunakan Xampp Anda mempertanyakan folder indeks di htdocs.

Hal ini juga berbeda ketika Anda menggunakan aplikasi selain Xampp. Misalnya Wamp, dengan aplikasi ini Anda meletakkan indeks di www. Jadi jangan lupa rename foldernya agar lebih mudah dibaca saat proses extract file nanti.

Mengaktifkan Modul Xampp

Buka aplikasi Xampp, karena Anda diminta untuk mengaktifkan modul yang dikandungnya yaitu Apache dan MySQL saat Anda tahu cara membuat website dengan Joomla offline.

Mengkonfigurasi utama Joomla

Ketika Apache dan MySQL sudah aktif, langkah selanjutnya adalah mengetikkan localhost/joomla foldername di address bar browser yang Anda gunakan. Jangan lupa bahwa nama folder yang kita bahas di atas harus disesuaikan dengan nama yang tertulis di htdocs.

Mengapa kita perlu mengaktifkan apache dan mysql? karena hal ini berkaitan dengan pembukaan website yang nantinya akan kita buat secara offline dan database yang digunakan melalui MySql, bagi pengguna wamp silahkan aktifkan semua layanan. Pilih bahasa dan isi semua modul yang ada di konfigurasi utama, sepert:

  • Nama situs, masukkan nama situs yang diinginkan. Misalnya pada tutorial ini saya ingin membuat situs pemerintah, saya memasukkan nama situs “web pemerintah” atau berdasarkan merek Anda.
  • Description, penjelasan singkat tentang situs yang sedang dibangun.
  • Matikan situs, tarik opsi ke “tidak” agar situs dapat terindeks oleh pencarian google.
  • Email administrator, masukkan email yang digunakan sebagai identitas administrator.
  • Username admin, dengan kata lain username, digunakan untuk login untuk mengelola halaman admin.
  • Admin Password, masukkan password yang digunakan untuk mengakses halaman admin.
  • Konfirmasikan kata sandi administrator, konfirmasi ulang kata sandi yang sama dengan yang dimasukkan di dalamnya.

Konfigurasi Database

Kemudian muncul layar konfigurasi database seperti gambar di atas, isikan form yang diperlukan dan wajib untuk modul yang memiliki simbol (*).

  • Jenis database, gunakan mysqli untuk database saat ini.
  • Nama host, ketik localhost.
  • Username, username disini sesuai dengan username yang ada di phpmyadmin, secara default menggunakan nama “root”.
  • Password, secara default password kosong, password disini juga sama dengan menggunakan password di phpmyadmin. Jika Anda tidak pernah ingin mengubah kata sandi di phpmyadmin, biarkan kosong.
  • Nama database, beri nama database sesuai keinginan.
  • Awalan tabel, atau dalam istilah prefix. Awalan dalam penamaan tabel itu semua secara otomatis dihasilkan/ digenerate oleh Joomla.

Memasang Contoh Data Blog

Pilih sesuai kebutuhan Anda, Joomla akan memberikan contoh data sesuai pilihan Anda. Agar tidak benar-benar kosong, saya memilih “contoh data blog”, untuk memudahkan pengguna pertama kali menggunakan halaman admin, kemudian klik Instal.

Setelah instalasi selesai, antarmuka pengguna akan ditampilkan dan langkah-langkah yang harus dilakukan adalah:

  • Hapus direktori instalasi, Anda perlu melakukan ini agar instalasi benar-benar berhasil dan tidak menginstal lagi.
  • Klik “Situs” untuk melihat situs dan melihat halaman admin.
  • Setelah itu Anda telah berhasil menginstal Joomla dan website Anda telah dipublikasikan secara offline.

Cara Membuat Website Dengan Joomla di cPanel

cara membuat website dengan joomla

Login cPanel

Langkah pertama, login ke halaman cPanel hosting Anda. Masukkan nama pengguna dan kata sandi Anda, lalu klik Masuk.

Install Joomla

Setelah berhasil masuk ke halaman cPanel, cari menu installer aplikasi Softaculous. Anda juga dapat mencari situs web Joomla dengan fungsi pencarian di cPanel, kemudian klik ikon Joomla.

Kemudian, Anda akan diarahkan ke halaman Install situs web Joomla, lalu klik Install Now untuk memulai meng-install Joomla.

Kemudian, Anda akan diminta untuk memasukkan informasi seperti:

  • Instalasi URL: Pilih domain tempat Joomla akan diinstal dan tentukan jalur instalasi Joomla dan dalam langkah ini, biarkan direktori kosong. Kemudian, Joomla akan dipasang di folder hosting public_html.
  • Site Name: Mengisi nama situs sesuai yang Anda inginkan
  • Site Description: Mengisi deskripsi website seperti yang Anda inginkan
  • Import Sample Data, Pilih None
  • Admin Username: Masukkan nama pengguna yang akan Anda gunakan untuk masuk ke dasbor Joomla.
  • Admin Password: Masukkan kata sandi untuk masuk ke Joomla,pastikan indikator menunjukkan kata sandi yang kuat karena hal tersebut untuk memastikan bahwa password Anda tidak mudah ditebak oleh pengguna lain.
  • Real Name: Mengisi nama yang akan ditampilkan di halaman dasbor Joomla.
  • Admin Email: Wajib mengisi email yang valid untuk proses verifikasi.
    Select Language: Pilih bahasa yang akan digunakan untuk tampilan halaman dasbor Joomla.

Setelah memasukkan informasi seperti di atas, klik Install untuk memulai proses instalasi situs web Joomla, tunggu hingga proses instalasi selesai. Selanjutnya akan muncul informasi untuk masuk ke dashboard situs web Joomla.

Login Halaman Admin Joomla

Setelah cara sebelumnya selesai, Anda akan diarahkan ke menu login situs web Joomla. Masukkan nama pengguna dan kata sandi yang Anda buat selama proses instalasi Joomla dan klik Login.

Kelebihan Membuat Website dengan Joomla

cara membuat website dengan joomla

Manajemen konten yang bagus

Fungsi utama dan paling menarik dari situs web Joomla adalah manajemen konten. Tidak seperti CMS lainnya, di Joomla Anda dapat dengan mudah mengelola pengguna dengan tingkat otorisasi yang berbeda tanpa harus mengubah tab.

Sangat mudah untuk situs web baru dalam urutan hierarki tertentu. Penggunanya dapat membuat situs web mereka dan mengaksesnya dengan cara yang disederhanakan.

Faktanya, tidak diperlukan pengalaman pemrograman untuk membuat situs web dengan benar dan ini karena Joomla dirancang dengan tujuan untuk memudahkan penggunanya.

Baca juga : Ini 5 Strategi Digital Marketing yang Penting Dalam Bisnis

Bersifat Open Source

Salah satu alasan utama yang membuat Joomla begitu populer adalah infrastruktur open source-nya yang dibangun menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman paling umum untuk platform open source.

Pengembang dari seluruh dunia mudah menulis ekstensi baru untuk Joomla. Oleh karena itu, metode ini telah diterima oleh pengembang di seluruh dunia dan akan tetap populer di masa depan karena kepraktisannya.

Banyak Pilihan Ekstensi

Ekstensi CMS Joomla dibagi menjadi 33 kategori dari Komunikasi, Pemasaran, Pengeditan, Media Sosial, Manajemen Situs, Bahasa dan sebagainya.

Di luar itu, ada kategori umum yang mencakup fungsionalitas, kegunaan, dukungan, dokumentasi, dan banyak lagi. Dukungan lebih dari 8000 ekstensi CMS Joomla, tanpa batasan fungsionalitas dan interaktivitas situs web.

Mendapat Dukungan SEO

Joomla dioptimalkan untuk SEO dan salah satu keuntungan utamanya adalah CMS ini memiliki URL yang kompatibel dengan mesin pencari bawaan.

Jika Anda ingin menggunakan dukungan ini, Anda hanya perlu mengaktifkannya agar dapat meningkatkan peringkat SEO Anda. Sehingga opsi ini menjadi lebih praktis dengan pengaturan default Joomla 1.6.

Anda juga memiliki kebebasan untuk memilih kata kunci dan deskripsi meta untuk halaman web Anda yang berarti Joomla memungkinkan Anda untuk melakukan SEO dasar sendiri.

Cocok Sebagai Komunitas Pengguna

Sebagai pengguna baru, Anda pasti akan merasa membutuhkan bantuan dan dukungan dari pengguna Joomla yang paling familiar dengan CMS ini. Oleh karena itu, Anda dapat bergabung dengan komunitas Joomla yang memiliki lebih dari 200.000 pengguna.

Di sini siapa pun dapat dianggap sebagai penguji dan komunitas Joomla sangat aktif. Kesenjangan, pembaruan, masalah keamanan, kesalahan perangkat lunak dapat dideteksi dengan sangat cepat dan diunggah ke forum.

Mungkin dari Anda masih awam dengan yang namanya situs Joomla apalagi tentang cara membuat website dengan joomla. Baik itu situs web yang mudah digunakan atau portal perusahaan yang sedang dikembangkan, Joomla menawarkan semua template untuk semua jenis aplikasi yang Anda butuhkan.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *