TRABASAN. Indikator kualitas produk. Setiap hari muncul produk baru dari berbagai macam brand. Produk ini ditawarkan dengan iklan yang menarik dan bombastis. Akhirnya, banyak orang yang beli karena rasa penasaran. Singkat cerita, setelah menggunakannya selama beberapa hari, mereka mulai merasakan sesuatu yang beda. Ternyata, produk yang mereka beli kemarin sudah mulai rusak dan tak bisa dipakai lagi. Duh, menyesal jadinya.

Inilah akibatnya bila membeli sesuatu yang tak dibutuhkan tetapi membeli hanya karena tertarik dengan penawaran dan iklan yang menggiurkan.  Produk-produk baru dari brand yang baru ini belum terbukti memiliki kualitas yang bagus dan dapat diandalkan. Tetapi karena mereka mengejar target penjualan, maka cara apapun mereka lakukan. Salah satunya dengan membuat penawaran yang over promise. Akhirnya, pembeli yang kecewa.

Produk baru tentu belum memiliki indikator kualitas berdasarkan pengalaman pelanggan atau riset perusahaan. Sehingga pembeli yang jadi kelinci percobaan. Mereka membeli untuk mencari benefit dan manfaat. Mereka malah harus membayar mahal percobaan perusahaan atas produknya yang belum, layak jual.

Indikator Kualitas Produk Menurut Para Ahli

Tentu kita tak bisa menentukan indikator kualitas sebuah produk dengan persepsi kita sendiri. kita perlu melihat pendapat orang yang ahli pada bidang ini. Inilah beberapa pendapat para ahli tentang indikator kualitas produk. Di antara pendapat mereka tentang kualitas produk adalah:

Indikator Kualitas Produk Menurut Kotler

Menurut Kotler dan Keller, kualitas produk merupakan kemampuan sebuah produk untuk melaksanakan fungsinya.  Termasuk kualitas, ketetapan, keandalan, mudah digunakan, mudah diperbaiki dan value (nilai) yang lainnya.

Menurut Prawirosentono (2006:6),  kualitas produk merupakan mutu suatu produk berupa fisik, fungsi, sifat yang melekat kepadanya yang memenuhi selera dan kebutuhan konsumen dan mampu memuaskan konsumen sesuai dengan nilai uang yang mereka keluarkan.

Menurut Gitosudarmo (2008:155),  kualitas produk merupakan kemampuan suatu produk pada fungsinya. Boleh dibilang, kualitas produk adalah kesesuaian produk dengan harapan konsumen atas biaya  yang mereka tanggung dalam rangka untuk membeli produk itu.

Menurut Schroeder (2008 : 155),  kualitas produk merupakan nilai kegunaan maupun harga dari barang atau jasa tersebut.

Indikator kualitas produk

produk berkualitas

Sebagai seorang pembeli terkadang kita merasa bingung saat melihat produk dari sisi kemasan bagus tapi tetapi ketika sudah memakainya, kita merasa kecewa karena kualitasnya hancur. Ada juga penjual yang bilang produknya bagus dan berkualitas. Sehingga harganya lumayan mahal. Tetapi saat kita menggunakannya, tiba-tiba rusak tak terpakai. Lantas bagaimana kita menilai sebuah produk itu berkualitas atau tidak? Berikut beberapa indikator kualitas produk:

1. Keandalan (realibility)

Sebuah produk dikatakan berkualitas bila produk itu mampu bertahan jangka panjang saat digunakan. Orang-orang menyebutnya produk yang awet dan tahan lama.  Bukan hanya itu, produk berkualitas adalah produk yang membantu pemiliknya mudah saat menggunakannya. Sehingga akan mengurangi biaya, termasuk biaya perawatan.

2. Penampilan (performance)

Produk yang berkualitas, tentu memiliki performance (penampilan) yang bagus dan menarik. Mulai dari desain, bentuk, warna dan bahan. Semua memiliki penampilan yang menarik dan sedap dipandang.  Penampilan memiliki posisi vital bagi sebuah produk dalam ranah penjualan.

Seseorang yang akan membeli produk, pertama kali dia pasti melihat desain, bentuk, model dan warna. Bila sebuah produk memenuhi persyaratan ini, maka ia layak pakai dan layak jual.

Namun, produk berkualitas tak selalu diukur dengan penampilan ini. Walaupun mempunyai penampilan yang keran, bagus, menarik tetapi bila mudah rusak, cepat aus tetap tidak memenuhi kriteria produk berkualitas.

3. Memiliki Nilai Seni (Aesthetics)

Produk yang berkualitas biasanya memiliki desain yang menarik dan berkesan. Desain yang menarik ini wujud dari nilai seni dan cita rasa yang tinggi.  Produk yang memiliki nilai seni, nilai estetika tinggi mampu menaikkan harga jual. Nilai seni nilai estetika termasuk salah satu value (nilai tambah) sebuah produk. Orang tak selalu membeli produk karena manfaat dan kegunaannya. Banyak orang mulai mereda karena nilai estetika seni yang tinggi.

Produk yang berkualitas, tentu bukan produk yang mirip-mirip, jiplakan apalagi mitasi. Orang tak akan tertarik pada produk yang imitasi apalagi kw.

4. Mampu Memberikan Servis Pelayanan Serviceability

Produk yang bagus dan berkualitas biasanya memiliki nilai pelayanan (serviceability) yang tinggi.  Sehingga kehadirannya mampu memuaskan pemiliknya.

5. Tahan Lama Durability

Produk yang bagus tentu memiliki kualitas manfaat yang tahan lama. Sehingga walaupun harganya lumayan mahal, orang tetap membelinya karena pertimbangan tahan lama saat digunakan. Tahan lama artinya produk itu bisa manfaatkan berkali-kali tanpa ada kendala dan masalah. Sehingga akan memberikan manfaat yang terus menerus tanpa jeda. Sehingga uang yang kita keluarkan untuk membelinya tak sebanding dengan manfaat yang kita dapat.

6. Fitur (Features)

Produk yang bagus dan berkualitas biasanya memiliki karakteristik dan rancangan yang sempurna. Bukan hanya itu, produk yang bagus memiliki fitur yang lengkap yang mampu memenuhi ekspektasi konsumen untuk memenuhi kebutuhannya.

7. Kesan Kualitas (Perceived Quality)

Produk yang bagus mampu membuat kesan dan gengsi penggunanya naik.  Sehingga seseorang membeli produk bukan karena fitur, fungsi dan kegunaannya saja. Mereka juga membeli produk karena produk yang memiliki, berkesan karena memiliki kualitas yang tinggi. Sehingga mereka akan bangga saat menggunakannya.

8. Bentuk Yang Sempurna (Form)

produk yang bagus dan berkualitas biasanya memiliki bentuk, ukuran, struktur fisik yang sempurna. Karena produk ini biasanya didesain dengan rancangan yang matang. Sehingga benar-benar mampu memuaskan konsumen dalam jangka panjang.

9. Kualitas Kinerja (Performance Quality)

Produk yang bagus dan berkualitas memiliki karakteristik kualitas yang berbeda dengan produk sejenis. Sehingga pembeli akan merasa memperoleh banyak benefit dari keuntungan membeli produk itu. Keuntungan yang mereka peroleh lebih tinggi daripada harga yang harus mereka bayar untuk produk ini.

10. Kemudahan Perbaikan (Repairability)

Produk yang bagus dan berkualitas memiliki celah untuk melakukan perbaikan, reparasi saat mengalami penurunan kualitas. Sehingga pembeli memiliki ruang dan kesempatan untuk melakukan perbaikan. Sehingga roda yang mereka beli tak habis pakai tetapi masih bisa digunakan dengan cara memperbaiki melakukan servis.

11. Gaya (style)

Produk yang bagus memiliki gaya yang menarik. Gaya ini berbeda dengan produk sejenis yang kualitasnya kurang bagus.  Sehingga gaya ini menjadi nilai tambah dimata konsumen.

12. Desain Yang Menarik (Design)

Produk yang bagus dan berkualitas bisa biasanya totalitas dalam fitur rasa warna. Sehingga siapapun yang melihatnya akan tertarik untuk membeli. Sehingga produk itu layak untuk dijual dengan harga mahal. Orang membeli produk ini bukan karena fungsi dan kegunaan lebih dari itu mereka membelinya karena desain yang menarik futuristik dan elegan.

Manfaat Produk Berkualitas

Manfaat Produk Berkualitas

Saat Anda memiliki produk yang berkualitas, maka siap-siap saja, produk Anda akan diserbu oleh pembeli. Anda akan memperoleh penjualan dalam jumlah besar.  Lantas, apa saja manfaat memiliki produk berkualitas? Berikut beberapa manfaat memiliki produk berkualitas:

Mudah Menjual

Aaat Anda memiliki produk yang berkualitas, maka Anda akan mudah melakukan penjualan. Tentu bukan sembarang penjualan tetapi menjual kepada target market yang telah Anda tentukan sebelumnya. Pembeli pasti mencari produk yang berkualitas, awet, bermanfaat dan tahan lama.

Setiap orang pasti ingin membeli produk yang berkualitas. Tetapi dalam perjalanannya, mereka membeli produk yang tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Sehingga hasilnya di luar ekspektasi mereka. Bila mereka menemukan produk yang tak sesuai dengan harapan, maka mereka akan kecewa.

Ujung-ujungnya, tak akan membeli lagi. Solusinya, mereka akan membeli produk lain yang relevan atau sejenis.  Hingga akhirnya, mereka berhasil menemukan produk yang sesuai dengan harapan mereka.

Meningkatkan  Brand Image

Sadar atau tak sadar, produk yang berkualitas akan meningkatkan brand image bisnis Anda.  Bahkan, produk yang berkualitas mampu menjual dirinya sendiri. Sehingga dengan budget iklan yang minim tetap akan terjadi penjualan. Berapa banyak orang yang membeli produk karena harga murah tetapi Anda harus yakin bahwa lebih banyak orang yang membeli produk karena kualitasnya bukan karena harganya.

Menjual Dengan Harga Lebih Mahal

Saat pembeli datang berbondong-bondong untuk mendapatkan produk Anda. Maka, ini adalah saat yang tepat bagi Anda untuk menaikkan harga.  Banyak orang menjual produk dengan mengambil keuntungan pas-pasan.

Padahal, produk mereka berpeluang untuk dijual dengan harga yang mahal dan untung berlipat-lipat. Kata kunci agar mampu menjual dengan harga mahal adalah produk Anda berkualitas.  Saat barang Anda berkualitas, maka jangan kuatir dan takut tak ada yang membeli produk Anda.

Karena secara prinsip setiap produk memiliki pembeli masing-masing. Mereka adalah orang yang memiliki kapasitas dan uang untuk memilih  dan membeli sesuai dengan keinginan mereka.

Mampu Meningkatkan Repeat Order

Bila seseorang membeli produk yang berkualitas, maka mereka akan membeli lagi bila persediaan mereka telah habis. Hal ini akan berlangsung terus-menerus. Kata kunci agar produk Anda berkualitas dan mampu mendatangkan debitur, maka produk Anda harus jadi solusi.

Produk berkualitas adalah produk yang mampu memuaskan konsumennya. Sehingga mereka akan datang lagi untuk membeli dan memilih lagi. Inti dari membangun kekayaan dari bisnis adalah mampu menciptakan penjualan yang masif.

Salah satunya dengan meningkatkan kualitas diri, usaha, produk dan jasa. Bila Anda punya produk yang bagus. Maka pembeli akan datang. Beli lagi dan lagi. Bukan hanya itu? Produk yang bagus akan menciptakan repeat order yang tinggi.

Menumbuhkan Sistem Keagenan

Saat produk Anda berkualitas untuk bermanfaat bagi banyak orang, maka akan banyak orang yang datang untuk melamar sebagai reseller, agen dan distributor. Orang yang pernah memakai bedak Anda dan merasakan manfaatnya. Mereka berpikir ini adalah sebuah peluang.

Maka, mereka akan mendatangi Anda untuk menanyakan bagaimana cara ikut menjadi reseller dan distributor.  Anda bisa merekrut mereka, mengajari mereka cara jualan online.

Memiliki rasa agen dan distributor sama dengan memiliki pasukan penjualan. Saat mereka berhasil menjual dengan nominal berapapun maka penjualan mereka akan lari pada Anda.

Penutup

Mengetahui indikator kualitas produk tak bisa Anda lakukan tanpa survei. Produk yang bagus memiliki indikator yang istimewa luar biasa. Sehingga produk mereka mudah menjangkau konsumen secara tak langsung. Promosi, iklan, brand ambassador, influncer hanya bumbu penarik orang mau datang, melihat-lihat dan ujung-ujungnya terjadi penjualan.

Produk yang bagus mampu menjual dirinya sendiri. Nyaris, tanpa iklan dan penawaran yang bombastis. Mereka tetap eksis dan berhasil mengantongi penjualan secara masif.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *