Banyak orang yang masih belum paham apa itu personal branding. Mereka menganggap bahwa personal branding adalah pencitraan. Personal brand bukan semata pencitraan tapi upaya untuk menebar manfaat sebanyak-banyaknya. Memang orang yang memiliki personal diri yang kuat akan terkenal, populer, mudah menjual, mudah dapat job, projek dan uang. Ini hanya efek atau bonus saha. Inti dari personal brand ya menebar manfaat sebanyak-banyaknya bagi orang lain.

Definisi personal branding

Personal branding adalah usaha untuk menciptakan persepsi diri di  hadapan calon customer, customer dan masyarakat luas.  Jadi personal branding merupakan  upaya terstruktur dalam rangka untuk menarik, membentuk dan memelihara persepsi orang terhadap diri seseorang.  Membangun personal brand terkait erat dengan keahlian (skill), kepribadian, value (nilai-nilai) yang sengaja dibangun dan kepribadian diri.

Personal diri yang terbangun kuat akan meningkatkan loyalitas dan kepercayaan orang lain.  Wujud nyata personal diri yang kuat adalah memiliki authority.  Apakah authority itu? Authority adalah kewibawaan di hadapan banyak orang.  Baik pada ranah dunia nyata atau dunia maya.

Orang yang mempunyai authority tinggi, maka setiap opini, pendapat yang dia sampaikan akan mendapatkan apresiasi banyak orang. Suaranya terdengar oleh orang dan banyak dipertimbangkan orang.  Sehingga dia menjadi orang penting, membawa banyak perubahan secara dramatis.

Kenapa Personal Branding Itu Penting

Personal branding penting bagi Anda yang ingin meningkatkan citra diri di hadapan banyak orang.  Jadi personal berenang bukan sekedar “cari muka” supaya dapat perhatian orang. Tidak!

Tetapi lebih dari itu, personal diri adalah upaya untuk membangun persepsi diri. Usaha ini kita lakukan secara  bertahan dan berkelanjutan  hingga benar-benar menghasilkan citra diri yang kuat berupa persepsi publik.

Personal diri yang kuat akan mampu menjelaskan tiga hal pada publik. Di antaranya adalah:

Siapakah Anda

Personal diri yang kuat akan mampu menjelaskan siapa diri Anda kepada orang lain.

Apa Yang Anda Lakukan Untuk Orang Lain

Membranding diri terkait erat dengan manfaat. Manfaat apa yang bisa Anda berikan bagi orang lain.

Apa visi misi Anda

Personal branding terkait erat dengan pribadi Anda yang visioner.  Semakin besar impian, cita-cita Anda maka semakin mudah bagi Anda untuk membangun personal branding.

Personal Branding Menurut Para Ahli

Beberapa orang ahli mengemukakan tentang personal branding.  Pendapat mereka tentang personal branding adalah:

Montoya (2006)  mengemukakan pendapat bahwa personal branding merupakan seni untuk menarik, memelihara lebih banyak klien dengan cara membangun persepsi publik secara aktif dan masif.

Mcnally dan speak (2004:21)  berpendapat bahwa personal brand merupakan persepsi diri seseorang yang tertanam dan terpelihara pada benak orang lain. Tujuan utamanya adalah dalam rangka untuk memperoleh pandangan positif sehingga membangun kepercayaan dan loyalitas.

Menurut wasesa (2011),  personal branding merupakan proses saat seseorang menggunakan diri dan kariernya sebagai brand (merek).  Boleh dibilang personal branding merupakan seni dalam rangka untuk menjaga dan menarik persepsi publik secara aktif. Bisa dengan membangun tanda, nama, simbol, desain yang bisa membedakan dirinya dengan kompetitornya.

Manfaat Personal Branding

Saat Anda konsisten membangun personal diri, maka ada beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh. Inilah beberapa manfaat membangun personal branding:

Meningkatkan Kepercayaan Publik

Manfaat personal branding pertama, mampu meningkatkan kepercayaan publik. Banyak di antara kita yang mengeluh pendapatnya banyak orang abaikan. Orang cuek padanya. Padahal, dia seseorang yang pandai dan pintar. Banyak orang yang kurang menganggap dan memperhatikan apa yang mereka sampaikan.

Saat Anda dalam kondisi seperti ini, maka Anda membutuhkan personal brand. Saat personal brand Anda terbangun, maka orang akan percaya  pada Anda. Mereka akan mendengar apa yang Anda ucapkan. Pendapat Anda akan mereka dengarkan. Pertimbangan Anda akan mereka perhatikan. Pendek kata, citra diri yang kuat akan membuat Anda jadi orang penting.

Memberikan Value (Nilai Tambah)

Personal brand merupakan  value (nilai tambah) yang tak terlihat (abstrak). Tetapi manfaatnya luar biasa. Personal branding penting bagi orang yang berkecimpung di dunia pubrik. Mulai dari tokoh masyarakat, ulama ustaz, motivator, pembicara publik, artis dan lain sebagainya.  Saat seorang tak punya personal brand yang kuat, Maka mereka akan mudah dilupakan oleh pubrik.

Meningkatkan  Kredibilitas

Seseorang menilai orang lain dari kualitas dan kredibilitasnya. Memiliki personal brand yang kuat akan meningkatkan kredibilitas Anda di mata public dan konsumen Anda.  Personal branding selalu terkait dengan skill (keterampilan) yang Anda miliki. Maka asah terus skill dan kemampuan Anda. Sehingga Anda bisa memberikan manfaat untuk orang lain.

Memiliki Audience

Seseorang yang memiliki personal branding yang kuat, maka mereka akan memiliki audiens spesial.  Siapa mereka? Mereka adalah orang-orang yang percaya dan loyal. Bukan hanya itu, mereka juga siap mendengarkan apa yang Anda sampaikan. Mereka siap pembeli apapun yang Anda jual. Dan dalam lagi, mereka siap mendukung ide, pendapat dan gagasan Anda.

Menunjukkan skill keterampilan Anda

Saat Anda membangun personal branding, maka Anda perlu memiliki sesuatu yang tak dimiliki orang lain. Sesuatu yang bagi Anda mudah tapi bagi orang lain luar biasa. Anda perlu menggali apa keterampilan yang melekat pada diri Anda. Kembangkan, latih terus skill ini. Sehingga Anda benar-benar mahir dan ahli.

Membangun Hubungan Yang Lebih Luas

Bila citra diri Anda kuat, maka Anda akan mudah mendapatkan koneksi yang berkualitas. Tentu bukan sembarang koneksi tetapi koneksi yang akan meningkatkan personal diri, kualitas dan kemahiran Anda. Ujung-ujungnya akan meningkatkan kualitas diri, penghasilan dan kekayaan Anda. Menarik, bukan?

Anda Lebih Menonjol Dibanding Kompetitor

Di tengah persaingan usaha yang semakin keras dan ketat ini, Anda perlu memiliki pembeda. Pembeda yang tak dimiliki oleh kompetitor Anda. Kabar baiknya, pembeda terbaik adalah personal branding.

Bukan sembarang personal diri tetapi personal diri yang terbangun secara terencana, sistematis dan berkelanjutan.  Banyak orang yang sukses membangun bisnis dan usaha berawal dari personal brand yang kuat.

Misalnya saja Deddy Corbuzier membangun podcast Close The Door. Raffi ahmad membangun The Runs.  Mereka berhasil membangun bisnis hingga sukses karena personal brand yang kuat. Tanpa personal brand yang kuat, mereka tak akan mampu membangun bisnis sekuat sekarang ini.

Personal Branding Strategy

Bila ingin memiliki citra diri yang kuat, maka perlu strategi personal branding. Citra diri tercipta secara sengaja dan penuh kesadaran. Jangan pernah berharap personal brand Anda kuat bila Anda tak pernah melakukan usaha yang terencana dan sistematis.  Berikut beberapa strategi personal branding yang bisa Anda lakukan:

Membuat Perencanaan yang Matang

Membangun personal branding bukan pekerjaan mudah. Perlu perencanaan yang matang, eksekusi yang cantik dan evaluasi yang berkelanjutan. Tahap awal Anda bisa melakukan perencanaan. Tahap perencanaan ini Anda bisa menemukan keunggulan atau reputasi apa yang Anda miliki sehingga berdampak dan bermanfaat bagi orang lain. Pesan apa yang ingin Anda tampilkan pada orang lain terhadap diri Anda.

Saat membuat perencanaan ini Anda bisa mempertimbangkan beberapa hal ini:

  1. Bagaimana pandangan orang terhadap diri Anda?
  2. Skill (keterampilan), keahlian apa yang Anda miliki?
  3. Apa value yang bisa Anda tampilkan?
  4. Bagaimana Anda menampilkan value ini pada orang lain?
  5. Media apa yang Anda gunakan untuk membangun citra diri Anda di depan public?

Dalam tahap perencanaan ini Anda perlu menjawab semua pertanyaan ini dengan gamblang dan jelas. Sehingga dalam proses selanjutnya, Anda tak akan kehilangan arah untuk menemukan personal branding Anda.

Cara Membangun Personal Branding

PR Anda selanjutnya adalah bagaimana Anda membangun personal branding Anda? Sehingga citra diri Anda terlihat jelas bagi orang lain. Sehingga akan meningkatkan loyalitas dan reputasi Anda di hadapan mereka.  Inilah beberapa tahapan yang bisa Anda lakukan untuk membangun personal branding:

Temukan Sesuatu yang Otentik Dalam Diri Anda

Faktor paling penting dalam membangun personal branding adalah memiliki sesuatu yang otentik dan keunikan. Jarang orang menyadari bahwa setiap diri kita adalah unik. Betapa tidak, setiap orang diciptakan dalam keadaan unik, unggul dan berbeda dengan orang lain.

Ini merupakan modal penting yang perlu kita sadari. Keunggulan tak selalu berupa sesuatu yang luar biasa. Banyak orang yang mampu mengeksplorasi keunikannya sehingga memiliki personal diri yang kuat.

Ujung-ujungnya mereka mudah maraih ketenaran, popularitas dan uang. Misalnya saja. Warkop DKI. Setiap kita pasti kenal siapa personel warkop DKI. Iya, kan?

Mereka adalah 3 sekawan; Dono, Kasino dan Indro. 3 sahabat ini mampu mendongkrak popularitas padahal mereka. Padahal, mereka bukan orang yang berwajah tampan dan ganteng. Mereka juga bukan orang kaya dan tajir.

Tetapi mereka memiliki keunikan. Keunikan yang mereka syukuri dan mereka eksplorasi jadi peluang. Maka lahirkan lawakan dan banyolan yang bisa bikin orang kocak dan ketawa.

Temukan Skill (Keterampilan) yang Anda Miliki

Anda juga bisa memulai membangun personal diri Anda dari keterampilan (skill) yang Anda miliki. Banyak orang sukses berawal dari keterampilan yang mereka kuasai. Mulai dari petinju seperti Muhammad Ali, penyanyi  Michael Jackson. Ada juga pebulu tangkis, Susi Susanti. Ary Ginanjar Agustian, sosok religius, pembicara publik yang memiliki bisnis, lembaga training dan bisnis buku. Mereka mengubah skill jadi pembeda dan modal untuk membangun citra diri.

Temukan Media yang Tepat Untuk Membangun Citra Diri Anda

Faktor penting membangun personal diri adalah memilih media yang tepat. Anda perlu melakukan  riset di mana audience Anda berkumpul. Bila mereka banyak berkumpul di sosial media seperti Facebook, Instagram, Youtube.

Anda bisa membuat konten sosial media. Sosial media bisa jadi daya ungkit (leverage) bagi Anda. Sehingga hanya dengan membuat konten setiap hari secara konsisten, personal diri Anda akan meningkat drastis dalam waktu singkat.

Kata kunci membangun sosial media untuk personal branding adalah konsisten.  Memahami siapa audience Anda memudahkan Anda membuat konten sesuai dengan voice mereka. Sehingga pesan yang Anda sampaikan melalui konten tersampaikan dengan baik. Mereka menerima konten Anda. Sehingga tanpa mereka sadari, membangun persepsi positif mereka tentang diri Anda.

Penutup

Dalam artikel ini penulis sudah membahas detail tentang apa itu personal branding lengkap. Sehingga tugas Anda selanjutnya adalah praktik apa yang ada dalam artikel ini. Sehingga apa yang Anda baca, Anda pahami bisa berimpact pada citra Anda sehingga Anda akan menemukan konsumen loyal. Memiliki citra diri yang kuat akan memudahkan Anda menjual, memengaruhi, populer, terkenal.

Jadi tak ada alasan untuk tak segera membangun persepsi tentang diri Anda sendiri sejak dini. Kalau gak sekarang, kapan lagi. Yuk, bangun persepsi tentang diri Anda sebelum orang membangun persepsi dalam diri mereka tentang Anda.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *