Ingin Punya Profesi Sebagai Korektor Atau Proofreading? Pahami Dulu Ulasan Berikut Ini

Korektor atau proofreading merupakan salah satu aktivitas untuk bisa memeriksa apakah ada kesalahan dalam teks. Hal tersebut biasanya penting untuk dilaksanakan, agar sebelum dipublikasikan ke khalayak umum telah dalam kondisi berkualitas tinggi.

Apa Sebetulnya Korektor dan Juga Proof Reading Ini?

Ingin Punya Profesi Sebagai Korektor Atau Proofreading? Pahami Dulu Ulasan Berikut Ini
Apa Sebetulnya Korektor dan Juga Proof Reading Ini?

Sebetulnya pelaksanaan dari kegiatan tersebut bukan hanya memeriksa typo pada teks ataupun kalimat. Namun tentunya melihat apakah tanda baca kecil memang sesuai dalam penempatannya. Apalagi jika itu merupakan tugas bahkan sampai karya ilmiah besar.
Misalnya saja seperti makalah akademis, skripsi dan beberapa dokumen lain. Kemudian seperti artikel online, brosur cetak bahkan sampai lamaran kerja. Tapi sebetulnya juga akan tergantung pada budget yang Anda punya apakah ingin menggunakan sebuah layanan atau mengoreksinya sendiri.
Tapi di dalam industri penerbitan biasanya korektor ataupun seorang proofreading akan melakukan pemeriksaan dari teks yang sudah tercetak. Kemudian menandai koreksi tersebut dengan beberapa tanda khusus. Tapi untuk sistem digital biasanya akan menggunakan fitur dari Microsoft Word.

 

Baca Juga : CMS Website yang Mudah Kalian Gunakan

Tips dan Trik Proofreading Dari Korektor

Ingin Punya Profesi Sebagai Korektor Atau Proofreading? Pahami Dulu Ulasan Berikut Ini
Tips dan Trik Proofreading Dari Korektor

Ketika ingin menjadi seorang kolektor yang handal, maka harus bisa mengetahui beberapa keterampilan dasar dari proofreading. Sebetulnya memang ada beberapa teknik agar nantinya proses dari mengoreksi itu lebih efisien dan juga efektif. Simak saja ulasan di bawah ini :

1. Lakukan Pengeditan Pada Tulisan Anda

Pastikan Anda ini melakukan revisi terlebih dahulu sebelum mencapai tahap akhir dari pengoreksian secara menyeluruh. Sebab memang tidak akan ada gunanya menghabiskan banyak waktu hanya untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kecil.
Jika pada akhirnya nanti akan mengharuskan Anda untuk menghapus seluruh bagian ataupun melakukan penulisan ulang pada salah satu paragraf. Jika memang proses dari penulisan telah selesai. Alangkah baiknya melakukan pengeditan sendiri terlebih dahulu.

2. Istirahat Saja Sebelum Melakukan Proof Reading

Apakah Anda telah membaca kalimat tersebut secara berulang-ulang selama berjam-jam? Sebetulnya cara seperti ini malah membuat setiap orang sulit sekali sadar jika muncul kesalahan. Penundaan ini tentu ada fungsi tersendiri, agar mata lebih segar dan mudah temukan kesalahan kata.
Sedangkan untuk idealnya adalah Anda ini diwajibkan menunggu setidaknya hanya satu hari saja sebelum proses pemeriksaan paling akhir. Tapi ketika memang punya tangkap waktu lumayan ketat. Lebih baik mengistirahatkan mata selama beberapa jam saja.

3. Lakukan Pengoreksian Pada Cetakan

Saat menjadi korektor atau Proofreading, pastikan untuk melihat setiap kata di halaman tercetak dan ini jadi strategi lain. Kemudian amat sangat berguna dalam memperhatikan hal-hal yang mungkin saja luput dari perhatian.
Dalan versi final, biasanya akan dicetak menjadi satu buku terlebih dahulu. Maka akan ada kesempatan besar untuk bisa memeriksa format. Karena biasanya, format awal bisa saja berubah saat proses cetak telah dilakukan, jadi perlu lakukan pengecekan bukan.

4. Gunakan Pelayanan Proofreading dan Corrector

Pada saat Anda masih merasa kurang percaya diri dalam bahasa Inggris ataupun bahasa Indonesia. Kemudian ingin melakukan pengoreksian secara detail dan tidak ingin melewatkan dokumen penting apapun. Anda juga dapat pertimbangkan dari pemakai layanan proofreading.
Sebetulnya akan ada dua pilihan paling utama, yaitu Anda ini harus melakukan penyewaan proofreader lepas. Bisa juga Anda pilih perusahaan pengeditan terkenal untuk lakukan pengecekan. Jadi, Anda hanya perlu mengirim soft copynya.

 

Baca Juga : Mengenal Tentang Auto Generate Content (AGC) dan Tentang Blog

Hal yang Harus Dimiliki Oleh Korektor atau Proofreading

Ingin Punya Profesi Sebagai Korektor Atau Proofreading? Pahami Dulu Ulasan Berikut Ini
Hal yang Harus Dimiliki Oleh Korektor atau Proofreading

Siapa yang bilang apabila profesi ini gampang untuk dilakukan. Meski terlhat gampang, jangan pernah meremehkannya ya. Jadi ketika Anda ini ingin menggeluti dunia tersebut. Maka inilah beberapa hal wajib untuk dikuasai :

1. Perlu Memahami Bagaimana Ejaan Beserta Tata Bahasa

Tertarik masuk ke dalam dunia buku tentunya wajib memahami bagaimana ejaan serta tata bahasa. Ini adalah syarat mutlak jika ingin jadi korektor ataupun proofreader yang profesional. Kenapa seperti itu? Supaya nantinya Anda ini mampu menyunting naskah dengan baik dan sesuai kaidah bahasa.
Karena sangat tidak lucu bukan seseorang pengoreksi malah tidak mengetahui beberapa kata-kata dari bahasa Sendiri. Jadi seorang korektor atau proofreading memang harus sangat akrab dengan kamus besar bahasa Indonesia.

2. Memahami Grammar Dalam Bahasa Inggris

Tapi ketika juga akan lakukan pengoreksian naskah berbahasa asing. Tentunya yang perlu sekali memahami grammarnya bukan. Karena biasanya untuk profesi seperti ini tentu bukan hanya melakukan penelitian kesalahan dari naskah Bahasa Indonesia saja.
Para penulis biasanya tak hanya lakukan percetakan di dalan negeri. Mereka pasti akan mencetak ke dalam bahasa inggris untuk seluruh penggemar internasional. Ini juga alasan kenapa wajib sekali memahami grammar dan tata bahasanya.

3. Perlu Meneliti Ketika Menyortir Kata

Bekerja secara teliti dan lebih cermat, ialah tuntutan paling banyak dirasakan saat punya profesi ini. Alhasil pengoreksian dari naskah ataupun tulisan apapun selalu bagus dari kata per katanya. Lalu gimana cara untuk bisa memiliki kebiasaan seperti ini?.
Tentu saja harus sering melatih kemampuan diri dalam menyortir kata. Kemudian sering-seringlah menyunting naskah saat masih mentah. Kemudian coba saja mencari kata ataupun kalimat yang memang ada kesalahan ataupun, kegiatan ini dapat membuat anda semakin lebih peka.

4. Punya Kemampuan Menaruh Tanda Baca yang Sesuai

korektor atau proofreading – Orang berprofesi korektor beserta proofreading juga punya kewajiban dalam pengecekan gimana tanda baca di dalam naskah. Apa sudah sesuai dengan kalimatnya atau tidak, jadi bukan melihat typo kata saja. Karena penggunaannya memang sangat fatal sekali.
Tanda baca apapun jika diletakkan di dalam kalimat yang sesuai, pada akhirnya enak dibaca bukan. Lalu gimana agar lebih pro saat punya profesi ini? Yakni, selalu melatih diri dengan meneliti naskah masih mentah tentunya tak akan menemukan kesulitan saat mengoreksinya.

5. Bisa Menyunting Kalimat Secara Logis

Ketika para pembaca bisa dengan mudah memahami tulisan maka artinya artikel ataupun naskah tersebut memang enak untuk dibaca. Seorang korektor serga proof reading harus punya kemampuan dalam menyunting suatu kalimat. Agar bisa terlihat logis dan juga sistematis.
Pastinya Anda juga pernah bukan membaca buku-buku telah tercetak tapi setiap kalimatnya terdengar tidak logis. Akhirnya apa? tentunya sulit sekali dalam memahami semua isi yang mau disampaikan ke pembaca. Maka dari itu, pastikanlah untuk jadi seorang korektor terbaik.

6. Harus Kaya Akan Diksi

Ketika Anda ingin menjadi korektor handal ketika mengoreksi ataupun menyunting sebuah naskah. Jadi, diksi dan setiap kata pun wajib dipunyai oleh semua orang denga profesi ini. Sebab, jika kosakata lebih sedikit maka pada akhirnya proses koreksi pun tak berjalan lancar.
Jadi ketika ingin memperkaya diksi satu-satunya cara yaitu harus rajin-rajin membaca buku. Bisa juga memiliki beberapa tulisan ilmiah berasal dari internet. Ini merupakan cara terbaik agar vocabulary semakin mumpuni sebagai seorang kolektor dan proof reading.
Karena jadi kolektor atau proofreading itu tidak mudah, maka tak heran jika kebanyakan orang akan berusaha sedikit mungkin untuk mempelajari dasar-dasarnya. Bahkan sampai aneka ragam teknik dalam penyuntingan. Anda juga bisa ikuti beberapa penjelasan seperti di atas ya.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *