Penyebab kegagalan bisnis startup – Bisnis startup merupakan peluang bisnis yang dalam beberapa tahun terakhir diminati banyak orang, terutama anak muda. Tidak hanya menjanjikan keuntungan besar, bisnis ini juga bisa bertahan selamanya, asalkan pelakunya tahu cara mengelolanya.

Namun sayangnya, banyak bisnis startup yang gagal karena tidak bisa mengelola manajemennya dengan baik. Secara umum, kesalahan terbesar yang sering terjadi pada start-up ketika ingin menarik investasi adalah mencari investor yang tidak ada hubungannya dengan bisnis.

Banyak pengusaha startup mencari investor hanya dengan mempertimbangkan investor nama besar. Dan cara mencari investor harus satu garis dan satu visi dengan apa yang dilakukan oleh para pebisnis startup. Di bawah ini adalah daftar kesalahan penyebab kegagalan bisnis startup yang harus Anda waspadai.

Kesalahan Yang Menyebabkan Bisnis Startup Gagal

Secara detail, setidaknya ada beberapa kesalahan yang menjadi alasan utama mengapa bisnis startup bisa gagal, di antaranya sebagai berikut:

Tidak memiliki rencana yang jelas

Perencanaan yang cermat sangat penting untuk mengelola bisnis apa pun, termasuk startup. Tidak hanya berperan dalam operasional bisnis, rencana yang jelas juga akan menentukan kesuksesan bisnis startup Anda di masa depan.

Jadi pastikan Anda memiliki rencana yang konkrit dan ide bisnis yang baik sebelum Anda memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis digital. Untuk sukses dalam bisnis startup Anda, Anda harus memiliki konsep bisnis yang jelas sejak awal.

Setiap pengusaha diperbolehkan untuk menjiplak startup lain yang sudah ada, namun jangan lupa Anda juga memiliki ide-ide segar dan orisinal, yang tentunya dapat memuaskan selera pasar.

Tidak memiliki tujuan SMART

SMART adalah singkatan dari Specific, Measurable (Measurable), Achievable (Achievable), Relevan, dan Tepat Waktu (Deadline). Akronim ini biasa digunakan oleh berbagai kalangan sebagai tolak ukur untuk mencapai tujuan bisnis. Saat menetapkan tujuan, Anda perlu mempertimbangkan aspek SMART.

Tujuan bisnis Anda harus jelas, memiliki indikator yang terukur, realistis dengan situasi, relevan dengan bisnis Anda, dan memiliki tenggat waktu yang akan menjadi tenggat waktu. Bisnis yang tidak mempertimbangkan lima hal ini saat menetapkan tujuan bisnis berpotensi gagal.Hal ini karena SMART merupakan garis besar dari langkah-langkah bisnis sehari-hari.

Tidak memanfaatkan peluang yang ada

Sebagai seorang wirausahawan, Anda perlu peka terhadap lingkungan sekitar Anda, termasuk kepekaan untuk melihat peluang. Peluang ini dapat mengambil banyak bentuk. Mulai dari kerjasama dengan bisnis lain, permintaan pasar dan konsumen, dan sebagainya.

Tidak memiliki modal yang cukup

Keterbatasan modal juga menjadi salah satu penyebab gagalnya usaha start-up. Meski modal besar tidak menjamin kesuksesan bisnis, pastikan kondisi keuangan perusahaan dikelola dengan baik agar tidak terjadi defisit di kemudian hari.

Kurang percaya diri pada produk

Terkadang, sebagai pemilik bisnis pemula, akan ada saat-saat ketika Anda merasa sedikit tidak yakin dengan apa yang Anda lakukan dan produk yang Anda tawarkan. Jika Anda merasa seperti ini, segera buang pikiran itu.

Ketakutan yang luar biasa akan kegagalan biasanya menjadi pemicu pikiran-pikiran ini. Sebagai seorang pendiri startup, Anda harus memiliki pola pikir yang positif agar bawahan Anda juga menyerap energi positif tersebut.

Dijamin produk yang kami buat adalah produk yang bagus.Tim Anda harus bekerja keras untuk mengembangkan produk menjadi yang terbaik.

Baca Juga : Langkah Cepat Memulai Bisnis Dropshipping

Menghindari teknologi

Teknologi adalah fondasi utama sejak awal. Mempelajari teknologi saat ini bukanlah hal yang mudah, apalagi jika Anda memang tidak memiliki latar belakang IT. Tidak masalah, untuk menggunakan teknologi dalam bisnis Anda, akan selalu membutuhkan biaya yang cukup tinggi, meskipun keuangan bisnis Anda sedang tidak lancar.

Memotong anggaran Anda ketika Anda baru memulai adalah ide yang bagus, tetapi menggunakan teknologi adalah investasi penting dalam kelangsungan hidup bisnis Anda. Selain itu, teknologi juga membuat pekerjaan sehari-hari menjadi lebih efisien dan efektif. Tidak ada salahnya menghabiskan lebih banyak uang untuk teknologi.

Memiliki sikap mudah menyerah

Persaingan bisnis start-up semakin ketat. Matinya sebuah startup bisa diikuti dengan tumbuhnya seribu startup baru. Memiliki sikap mudah menyerah hanya karena satu atau dua masalah (internal dan eksternal) tentu bukan keputusan yang bijak.

Pengeluaran tidak konsisten

Saat membuat bisnis startup, banyak orang berpikir bahwa dibutuhkan anggaran yang besar untuk menarik konsumen melalui strategi pemasaran atau teknologi canggih. Hal ini tidak salah, namun ada baiknya jika Anda menyesuaikan pengeluaran dengan anggaran yang Anda miliki.

Sebagai pemilik bisnis baru, Anda perlu memiliki prioritas apa yang penting, dan apa yang bisa ditunda. Di sisi lain, ada juga yang berpendapat bahwa startup harus hemat dalam pengeluaran. Hal ini tidak salah, namun Anda tetap perlu mengeluarkan modal sebagai investasi di berbagai aspek bisnis Anda. Jika Anda terlalu hemat, ini sama saja dengan membatasi potensi pertumbuhan startup Anda.

Itulah kesalahan penyebab kegagalan bisnis startup yang bisa Anda tahu. Dengan adanya artikel ini tentu Anda bisa berhati-hati jika ingin membangun bisnis startup.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *