Pernahkah Anda melihat bermacam fitur dan konten yang disajikan didalam suatu situs atau didalam mesin pencari?. Nah, biasanya fitur tersebut dinamakan Optimasi CMS wordpress. Dimana CMS ini dapat mengelola dan membuat beraneka fitur dan halaman di dalam situs tersebut. Anda bisa mempraktekkannya setelah tahu konsep dan tujuan dari pengembangannya.

WordPress adalah sistem yang mudah digunakan untuk pemula dan terbukti sudah digunakan lebih dari 455 juta website di semua dunia. Artinya, jikalau Anda ingin membuat website, apapun jenisnya, WordPress bisa jadi pilihan terbaik. Nah, kecuali Anda ingin mengenal Optimasi CMS wordpress yang akan penulis jelaskan di bawah ini.

Apa Itu CMS? Mengapa Harus Menggunakan WordPress Sebagai Andalan Anda?

Apa Itu Optimasi CMS ?

Content Management System atau biasa disingkat dengan CMS adalah platform perangkat lunak yang digunakan untuk mengatur dan membuat beragam konten pada web site. Contohnya adalah web site company profile, blog, lembaga, landing page, dan lain sebagainya.

Platform manajemen konten merupakan salah satu solusi yang cocok bagi Anda yang ingin mengembangkan website tanpa harus studi lebih di dalam terkait bahasa pemrograman. Tidak perlu khawatir, Anda tetap bisa untuk mengeksplor dan dapat membangun website disesuaikan dengan keperluan Anda dan tidak kalah dengan tampilan suatu web site menggunakan proses coding.

Di di dalam platform manajemen konten juga mempunyai dua elemen dengan masing – masing manfaat yang berbeda, pertama adalah CDA (Content Delivery Application) yang digunakan untuk meng –update konten dari pemilik web site sebelumnya. Dan Kedua adalah CMA (Content Management Application) yang mempunyai kegunaan untuk mengelola dan mengatur konten yang ingin Anda buat.

Kegunaan Optimasi CMS ?

Optimasi CMS ini memiliki kegunaan utama untuk dapat mengelola dan mengembangkan konten secara lebih fleksibel, mudah, dan cepat. Sebagai suatu sistem, CMS juga memberi tambahan beragam kemudahan bagi pengguna untuk dapat mengeksplorasi lebih didalam berkaitan konten yang dimuat didalam web site tersebut.

Kemudahan didalam platform pengelolaan konten ini meliputi proses penyortiran artikel atau blog yang lebih mudah dan cepat. Anda hanya perlu untuk fokus dengan pembuatan konten dan perihal dengan pengembangan dan struktur layout sendiri sudah disediakan secara default oleh CMS.

kegunaan CMS pada akhirnya adalah dapat untuk mempertahankan kualitas dari desain dan tampilan website. Hаl yang sangat diperhatikan аgаr setiap pengunjung dаrі wеb ѕіtе mеndараtkаn реngаlаmаn dаrі ѕіѕі tаmріlаn dan реnggunааnnуа. Manfaat dari desain website agar tampilan lebih menarik, interaktif, dan tidak membuat pembaca merasa bosan ketika membaca konten artikel.

Manfaat CMS paling akhir adalah miliki fitur untuk hak akses sebagai administrator yang mengatur proses pengelolaan dan manajemen konten di dalam website. Di dalam beberapa website yang sering Anda temui tidak sediakan akses untuk administrator. Lain cerita jika Anda menggunakan platform manajemen konten yang sedia kan fitur secara gratis kepada penggunanya.

Macam – Macam Optimasi CMS

Terdapat bеbеrара macam aplikasi CMS уаng dapat Andа gunаkаn ѕесаrа grаtіѕ maupun bеrbауаr. Tentunya setiap aplikasi tersebut mempunyai keunggulan dan kekurangan masing – masing dari segi fitur dan penggunaannya.

1. WordPress

WordPress merupakan salah satu aplikasi open source yang termasuk ke di dalam CMS yang paling banyak digunakan di dunia. Biasanya wordpress digunakan sebagai blog engine yang yang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan platform basis data Mysql.

WordPress CMS adalah perangkat lunak yang menolong platform pengelolaan konten pada web site. Dengan menggunakan WordPress, Anda dapat memanajemen beraneka kegiatan konten mulai dari pembuatan dokumen, desain, sampai proses perilisan artikel terbaru

Keuntungan dari pemakaian WordPress CMS adalah punyai fitur plugin untuk mengembangkan tampilan dan menunjang proses optimasi web site web site. Kemudian, terdapat fitur templates untuk memudahkan user didalam membuat tampilan halaman atau section di dalam website. Dan juga menambahkan kemudahan didalam proses import data.

2. Drupal

Drupal merupakan aplikasi open source yang tergolong didalam CMS, meskipun penggunaanya masih sangat sedikit apabila dibandingkan dengan WordPress. Proses іnѕtаlаѕі dаrі druраl ѕаmа dеngаn aplikasi CMS yang lain.

Keistimewaan dari Drupal CMS adalah dari sisi keamanan yang sangat diperhatikan oleh pengembang Drupal. Kеmudіаn, mudаh untuk digunakan dіdаlаm penyusunan konten dаn bersifat flеkѕіbеl. Untuk versi terbaru dari Drupal, sudah mengalami bermacam perubahan dari segi optimasi CSS, Javascript, dan perbaikan cache.

3. Joomla

Joomla merupakan salah satu bentuk platform manajemen konten yang cukup banyak digunakan oleh pengembang website di dunia jika dibandingkan dengan Drupal. Paket dari Joomla dibuat terpisah agar mudah digunakan dan memiliki beraneka jenis plugin dan tema seperti pada WordPress.

Joomla juga menerapkan prinsip jenis view controller sama seperti prinsip pengembangan perangkat lunak berbasis web pada umumnya. Keistimewaan dari Joomla CMS adalah terletak pada platform manajemen user yang tersistem. Agar, proses pembuatan konten seperti blog, artikel atau laman web dapat dilaksanakan dengan cepat dan fleksibel.

Cara Efektif Optimasi CMS WordPress

Berikut bеbеrара cara yang dараt Anda lаkukаn untuk mеmbuаt WordPress lеbіh rіngаn, сераt, dan tеrukur. Pada bagian ini, kami akan fokus pada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki seberapa cepat server Anda dapat menghasilkan halaman yang akan dikirim ke browser website setiap pengunjung.

1. Optimasi WordPress mudah: leverage page cache

Wоrdрrеѕѕ mеruраkаn CMS (Cоntеnt Management Sуѕtеm) yang dіbuаt dеngаn bahasa pemrograman Phр. Salah satu disparitas fundamental antara web HTML dan PHP adalah pada web site HTML server hanya memberi tambahan arsip tidak aktif untuk melayani permintaan halaman oleh pengunjung.

Sedangkan, dengan web berbasis PHP server harus mengeksekusi kode PHP untuk membuat halaman terlebih dahulu dari arsip bergerak maju yang ada didalam database. Jika dibandingkan, pasti web site berbasis PHP (WordPress) membutuhkan sumberdaya server yang lebih besar.

Walaupun web berbasis PHP lebih banyak menggunakan suberdaya server, tetapi tipe konten yang dapat dilayani web site Anda lebih bergerak maju dan dipersonalisasi untuk pengguna Anda secara spesifik. Itulah sebabnya banyak orang memilih menggunakan WordPress sebagai platform manajemen konten untuk membangun suatu web bergerak maju.

Karena WordPress membutuhkan sumberdaya server yang besar, kami sangat menyarankan untuk menggunakan platform cache halaman. Metode yang digunakan adalah dengan cara menyimpan halaman yang sudah dibuat disimpan sebagai arsip tidak aktif di bagian caching di server website Anda, untuk melayani pengunjung selama jangka waktu eksklusif.

2. Gunakan Object Cache

Tak sekedar menghasilkan halaman dengan Php, website WordPress Anda juga bergantung pada database untuk membuat halaman dan menyimpan kabar. Ketika kabar diminta dari database, menjalankan query database itu juga dapat memakan banyak waktu dan kekuatan pada server.

Bila Anda menggunakan lapisan cache objek, sangat mungkin Anda menyimpan hasil query database WordPress di memori server. Jadi alih-alih menjalankan permintaan baru untuk data yang mirip untuk diproses oleh database setiap saat, WordPress bisa mendapatkan kabar ini dari memori server.

Para Penulis menggunakan lapisan cache objek untuk menyimpan hasil query berulang. Seluruh web site akan punya opsi untuk mengaktifkan lapisan caching ini dari Portal Pengguna. Anda juga dapat menggunakan aplikasi tambahan untuk mengoptimalkan object cache ini.

3. Mengurangi database bloat

Database bagi suatu web site berbasis bahasa pemrograman Php, jadi inti dari web Anda. Ada banyak query yang berlangsung untuk terhubung database. Hal ini pasti memakan banyak sumber energi server. Mempertahankan database Anda tetap prima jadi keharusan.

Bloat database adalah suatu moment peningkatan pemakaian space dan penurunan kinerja pada database. Hal ini dapat disebabkan oleh banyaknya query yang diminta oleh WordPress, seperti query penyimpanan revisi post, posting postmeta dan commentmeta, dan juga query-query autoload lainnya.

Untuk kurangi database bloat, berarti kurangi hal-hal seperti revisi postingan, posting postmeta / postmeta dan komentar / commentmeta, dan juga kurangi baris autoloaded di wp_options. di dalam WordPress, tabel database wp_options mempunyai banyak pengaturan konfigurasi website Anda seperti: siteurl, active themes, active plugins, cron jobs, dan banyak lagi.

Ini adalah bagian sangat penting yang bisa saja harus diatur agar proses pemuatan otomatis di setiap halaman dapat terjadi efektif. Secara default, sebagian besar pilihan yang tersimpan didalam wp_options ditetapkan pada kolom “Autoload” ke opsi “Ya”. Artinya mereka harus dimuat pada setiap halaman yang diminta.

Tapi, plugin atau tema kemungkinan memberikan baris dan transien ke tabel wp_options Anda, yang bisa saja bukan info yang perlu dimuat pada setiap halaman. Hal inilah penyebab kenapa sebaiknya Anda tidak memasang plugin yang tidak diperlukan.

Periksa secara berkala tabel wp_options Anda untuk melihat apakah ada baris yang ditambahkan oleh tema atau plugin yang barangkali sangat panjang, dan kemungkinan mengakibatkan penundaan waktu muat website WordPress Anda. Penulis Indonesia menerapkan standar optimasi wp_options pada layanan website enterprise.

4. Jagalah kebersihan agar si WordPress tetap cantik alami

WordPress adalah CMS yang sangat serbaguna. Kemampuannya hanya dibatasi oleh kreatifitas Anda di dalam mengoptimasi faedah setiap bagiannya. Dengan cinta si WordPress, Anda dapat membuat web site disesuaikan impian kami. Tetapi, terkadang kustomisasi bisa sangat mahal dan tingkatkan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk berisi website Anda.

Sebaiknya jaga arsip konfigurasi, seperti arsip .Htaccess dan wp-config, arsip php, mendekati dengan standing default mereka. Arsip-Arsip ini juga akan dimuat pada setiap halaman. Jadi kurangi hal-hal seperti kustomasi terlampau hiperbola pada arsip itu arsip .Htaccess khususnya, dapat membantu optimasi web WordPress Anda.

5. Optimasi WordPress paling wajib: Gunakan plugin yang relevan

WordPress adalah CMS yang didukung oleh banyak sekali developers dari semua global. Ada ribuan pilihan plugin dan tema yang bisa digunakan pada website Anda. Saat Anda menentukan plugin mana yang akan digunakan untuk meningkatkan fitur WordPress Anda, lihat baik-baik halaman plugin dan lihat seberapa kerap update, dan seberapa besar pemberian dari developernya.

Jika update plugin kerap dijalankan, dan juga developer masih aktif terlihat terlibat di dalam thread pendukung, ini jadi indikasi bagus bahwa plugin itu tengah dikembangkan secara aktif. Hal ini penting karena lebih kerap update berarti lebih banyak cara pengoptimalan faedah plugin. Ini juga berarti developer cenderung dapat membantu menanggulangi kerentanan keamanan yang bisa saja ditemui di dalam plugin.

Menggunakan plugin yang relevan dengan web Anda juga berarti kurangi plugin yang tidak dibutuhkan atau digunakan oleh si cantik WordPress. Jika plugin tidak aktif dan Anda tidak mengetahui kapan Anda akan menggunakannya lagi, sebaiknya hapus menyeluruh.

Penulis menerapkan standar pelayanan maintenance untuk terus memperbarui plugin dan tema yang digunakan. Standar maintenance meliputi pembaruan plugin, tema, pembersihan spam, pembaruan keamanan, dan backup website kesayangan Anda agar tetap kondusif.

6. Gunakan CDN untuk membantu WordPress lebih gesit

Menggunakan CDN mengacu pada berkas tidak aktif web site Anda seperti gambar, Css, dan Javascript dari jaringan server yang tersebar di semua global. Teknologi CDN sangat mungkin website Anda mengirimkan arsip ini lebih cepat ke seluruh orang, tidak peduli di mana pengunjung Anda berada secara geografis.

Prinsipnya, teknologi CDN akan mengirimkan berkas website yang diminta lewat server terdekat dengan pengguna. Penulis menerapkan teknologi CDN hampir ke semua web site yang dikembangkan. Dengan perlindungan dengan plugin super power Jetpack, website WordPress Anda dapat menyimpan arsip gambar dengan menggunakan teknologi Cdn.

Untuk beberapa layanan website enterprise, kami menawarkan teknologi CDN Amazon Situs Services (Aws) yang terkenal dengan ketangguhannya. Teknologi CDN yang kami gunakan melibatkan perutean web Anda lewat reverse proxy dan memanfaatkan caching pada level tinggi.

Perutean berkas-berkas tidak aktif web site Anda lewat CDN sangat berharga untuk website dengan taraf lalu lintas yang sangat tinggi. Teknologi ini sangat mungkin untuk dikerjakan kustomasi konfigurasi caching untuk halaman dan arsip jika Anda melakukannya dengan pendekatan metode caching.

Baca Juga : Mengenal Google Adsense dan Hubungan dengan Blog dan Youtube

7. Optimasi WordPress jaman depan: bertujuan untuk skalabilitas

Optimasi WordPress perlu ditunaikan pada web site dengan trafik yang sangat ramai. Tak sekedar itu, yang terpenting yaitu secara bergerak maju mengimbuhkan konten yang ringan untuk diproses oleh server Anda.

Website Anda bisa saja punyai fitur penghitung jumlah tampilan halaman, jumlah halaman dibagikan, dan sebagainya. Fitur ini biasanya ada pada web site pemberitaan yang berpotensi besar punya trafik sangat tinggi. Fitur-Fitur itu menggunakan teknologi javascript. Perlu Anda ketahui, proses perekaman tindakan bergerak maju pengunjung oleh Javascript dapat menaikkan beban ke server web Anda.

Optimasi WordPress untuk tujuan skalabilitas berusaha mempertahankan web site Anda tetap optimal agar sanggup mengatasi trafik yang sangat tinggi. Hal ini sangat penting untuk mempertahankan web site Anda agar tetap prima.

Coba batasi jumlah tindakan dan kueri PHP yang dipanggil di website Anda. Ini dapat berarti, kurangi tindakan yang harus diulang pada setiap pemuatan halaman. Coba gunakan pengaturan caching agar fitur bergerak maju Anda hanya akan disegarkan setiap beberapa menit, atau setiap jamnya. Anda dapat melakukannya lewat setelan kadaluarsa cache di arsip .

Cara Optimasi CMS WordPress Saat Browser Me-Render Halaman

Optimasi WordPress bagian ini, kami akan fokus pada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mengoptimasi waktu pembuatan halaman Anda di browser pengunjung. Secara khusus, optimasi perlu dilaksanakan pada elemen yang barangkali membawa dampak pengguna Anda melihat layar putih kosong benar-benar lama sebelum website Anda mulai menampilkan konten (Atau “Render”).

1. Optimasi WordPress mudah: leverage browser caching

WordPress merupakan CMS powerfull yang memudahkan Anda membuat desain web site dan konten bergerak maju. Kadangkala, Anda laksanakan revisi pada tampilan situs (Pada berkas css) dan halaman eksklusif.

Optimasi WordPress bagian ini beri tambahan Anda pemahaman bahwa, kebanyakan browser menyimpan berkas tidak aktif (Seperti: berkas css, javascript, dan gambar) dan halaman tidak aktif (Page) website Anda di memori lokal pengguna.

Apa akibatnya jika Anda tidak menentukan waktu kadaluarsa berkas itu saat Anda laksanakan revisi? Barangkali pengunjung Anda akan terima tampilan dan isi halaman sebelum waktu revisi. Bila server website Anda punya tajuk (Header) HTTP yang disiapkan untuk menentukan waktu kadaluarsa cache.

Ini akan membantu browser untuk paham berapa lama laman website harus disimpan didalam memori lokal browser pengunjung Anda. Ini memberitahu browser pengunjung Anda untuk mengunduh elemen website Anda (Seperti Css, Javascript, dan gambar) dari disk lokal peramban mereka daripada harus mendownload kembali dari server.

Optimasi WordPress dengan teknik leverage browser cache, menambahkan kelonggaran pada server karena browser miliki lebih sedikit koneksi ke server Anda. Ini dapat membantu halaman web site Anda dimuat lebih cepat oleh pengunjung.

2. Terapkan GZIP compression

GZIP compression juga dikenal sebagai “Kompresi browser” merupakan cara untuk mengompresi konten berbasis teks (Seperti kode css, javascript, teks halaman) web site Anda ke didalam rangkaian sifat yang lebih ringan dan cepat dipahami oleh browser. Karena browser dapat dengan mudah membaca teks, waktu render halaman web site Anda akan cepat dimuat.

Anda dapat menggunakan plugin tambahan yang membantu mengoptimalkan cara ini. GZIP compresion juga dapat diatur pada berkas .Htaccess website Anda secara manual. Tetapi, perlu diingat, Kompresi GZIP hanya dapat bekerja pada halaman dan berkas yang memang tersimpan di server website Anda. Anda tidak dapat mengontrol apakah sumber kekuatan eksternal seperti iklan, font website eksternal, atau gambar eksternal menggunakan Gzip.

3. Optimasi WordPress terbaik: menggabungkan dan mengecilkan sumber energi tidak aktif

Daya sesungguhnya dari CMS WordPress adalah dilengkapi dengan pilihan ribuan plugin untuk tingkatkan fitur si cantik WordPress. Perlu diketahui, bahwa setiap plugin membawa berkas tidak aktif (Misalnya berkas css dan javascript) dan akan ditampilkan pada setiap halaman website (Pada plugin berbasis fitur frontend, lebih-lebih backend). Misalnya, saat Anda memberikan fitur toko online dengan Woocommerce.

4. Optimasi WordPress dengan teknologi tinggi: Gunakan CDN

Seperti yang kami bahas pada bagian sebelumnya, teknologi CDN dapat membantu web site Anda kurangi beban pemuatan berkas tidak aktif. Sumber kekuatan tidak aktif web site Anda seperti gambar, Css, dan Javascript dapat dimuat dari jaringan server yang berada di semua global.

Misalnya, jika web site Anda menggunakan CDN Aws, pelanggan Anda berada di Indonesia maka mereka akan berisi berkas itu dari server terdekat. Misalnya dari server di Jakarta, jika tidak amat mungkin akan dialihkan ke Singapore atau Malaysia. Teknologi CDN sangat penting bagi suatu situs yang punyai target pangsa pasar dunia.

5. Optimasi WordPress terbaik: optimasi gambar

Web WordPress yang fokus menampilkan gambar didalam skala massif, sebaiknya melaksanakan optimasi pada gambar. Gambar yang tidak dioptimalkan dapat dengan mudah jadi sumber bloating (Beban) terbesar pada waktu pemuatan web site Anda.

Anda dapat menggunakan tes halaman website webpagetest.org untuk melihat aliran render web Anda. Jika elemen pemuatan terpanjang adalah gambar, maka web Anda perlu menggunakan alat (Plugin) tambahan untuk mengoptimalkan gambar.

Ada banyak pilihan plugin untuk mengoptimasi gambar. Tetapi, ingat untuk memilih plugin dengan review pengguna dan bantuan developer terbaik. Anda dapat memilih plugin yang menawarkan pilihan kompresi lossy, yang terlalu mungkin Anda untuk menekan ukuran gambar.

Hingga menjaga kualitas gambar yang mirip. Teknik ini  tidak hanya membantu mempercepat pemuatan laman web, tetapi juga kurangi pemanfaatan bandwidth dan membantu mengoptimalkan kegunaan seperti sat Anda menyalin web, atau membuat backup pengaman.

6. Menggunakan metode Lazy-Load pada halaman panjang

Optimasi WordPress metode ini, dapat jadi penghemat waktu terbaik. Lazy Loading pada dasarnya menahan halaman website dimuat hingga pengunjung menggulir ke bawah untuk melihat bagian halaman itu. Dengan tidak berisi seluruh konten sekaligus, terlalu mungkin website Anda lakukan rendering lebih cepat. Plugin generik yang digunakan untuk ini adalah BJ Lazy Load.

Penulis menerapkan metode ini dengan teknik praktik terbaik. Terkadang teknologi lazy-load dapat membawa dampak pengguna mengira bahwa halaman web site Anda ‘Berat’ untuk dimuat. Teknik terbaiknya.

Anda dapat mengatur preferensi jeda muat block halaman secara ideal disesuaikan dengan kecepatan muat halaman website Anda secara total. Biasanya, jeda muat ini diatur dengan sapta piksel. Untuk memahaminya, memperhatikan pernyataan berikut “Block A akan akan dimuat 300piksel sebelum pengguna menggulir ke bawah”.

7. Mengurangi eksteral DNS look up

Optimasi WordPress dijalankan kelanjutannya yaitu kurangi melihat alamat website lainnya di dalam website Anda. Pada dasarnya, saat halaman website dimuat setiap elemen pada halaman itu harus diminta oleh peramban website pengunjung Anda.

Beberapa web barangkali punya sejumlah besar pemuatan iklan, iframe media sosial, stylesheet dan font eksternal, atau elemen lainnya yang disematkan/ iframe dari web lain. Permintaan eksternal web sebabkan browser harus lakukan pencarian DNS lain tidak cuman alamat web Anda untuk mendownload elemen-elemen dari web eksternal itu.

Pencarian DNS baru pada akhirnya bisa beri tambahan waktu muat oleh browser pengguna. Dapat diperparah apabila website itu membutuhkan waktu lama untuk meresponsnya, hal itu pasti akan tingkatkan waktu halaman Anda sendiri.

Kurangi jumlah panggilan eksternal ini dapat memperbaiki waktu muat web. Anda dapat menggunakan alat optimasi website seperti Gtmetrix atau Google Pagespeed Tools untuk melihat list reduce DNS lookups pada website.

8. Optimasi WordPress Pamungkas: ‘Defer Javascript Parsing’

Jika Anda dulu menggunakan alat uji halaman untuk menguji kecepatan website website (Misalnya Gtmetrix.Com), Anda bisa saja menemukan istilah yang sulit dimengerti ini. Coba lihat pada bagian waterfall akan disajikan aliran waktu dan urutan render setiap element dari web site yang diuji.

Kebanyakan web WordPress akan me-render berkas Javascript (.Js) dan juga berkas CSS yang dimuat sebelum baris “Mulai render” Anda, atau istilah mudahnya berkas Javascript akan dimuat sebelum browser menampilkan sesuatu di layar. Keadaan ini dikenal sebagai “Render-Blocking Javascript“.

Optimasi WordPress bagian ini jadi pamungkas, karena hampir seluruh alat uji kecepatan melihat suasana ini pertama kali sebagai indikator evaluasi. Lebih-lebih, Google lewat alat uji Pagespeed Insights menjadikan ini sebagai preferensi kecepatan muat website, yang berimbas pada SEO total web site Anda.

Faedah utama Javascript yaitu lakukan tindakan eksklusif pada halaman situs. Misalnya; seperti popup, slider, chat online, dan lain sebagainya. Pada kenyataannya, tindakan itu tidak perlu dimuat hingga web Anda dimuat sepenuhnya. Jadi teknik “Defer Javascript Parsing” berusaha berkata, “Muat berkas ini nanti di bagian halaman utama, jangan di bagian atas/ kepala.”

Kelebihan Menggunakan Optimasi CMS

Berikut ini yang termasuk di dalam keistimewaan dari CMS adalah sebagai berikut:

  1. Memudahkan di dalam pembuatan dan manajemen konten.
  2. Didalam membuat web site menggunakan Cms, tidak memerlukan pemakaian bahasa pemrograman yang dominan.
  3. Menggunakan beragam macam plugin dan ekstensi untuk pembuatan halaman web.
  4. Memiliki fitur di dalam manajemen user, yang mengatur beberapa role user, seperti administrator, editor, subscriber, author, dan lain sebagainya.
  5. Menyediakan beraneka tema desain di dalam bentuk mentahan atau pre-design.
  6. Sudah terintegrasi dan membuka dengan bermacam lembaga, komunitas yang tersebar di beragam negara, seperti komunitas WordPress, Slack, Drupal, dan lain – lain.
  7. Aplikasi CMS bersifat open source dan dapat diinstal secara gratis. Anda hanya perlu mempersiapkan website hosting dan domain saja untuk pembuatan suatu website.
  8. Menyediakan artikel dan tutorial tentang dengan membangun aplikasi CMS baik secara custom, maupun profesional.

Kekurangan yang dimiliki Optimasi CMS

  • Tidak hanya memiliki keistimewaan mengenai dengan fitur dan penerapannya, CMS juga mempunyai beberapa kekurangan di dalam beberapa hal:
  • Untuk pemakaian beragam fitur tema desain yang digunakan dapat punyai desain visual yang mirip antara website satu dengan website yang lain. Meskipun dapat dikustomisasi, jika Anda menggunakan template desain yang populer, maka kadar kemiripan dengan website yang menggunakan desain yang lama akan meningkat.
  • Fleksibilitas di dalam pembuatan website masih cenderung kurang apabila dibandingkan dengan proses pengembangan aplikasi dengan menggunakan coding. Dapat merubah page load web atau kecepatan suatu website. Sehingga, dapat pengaruhi proses optimasi website pada mesin pencari (Search engine).

Keuntungan Menggunakan Optimasi CMS

Setelah menyadari kelebihan dan kekurangan, selanjutannya masuk pada pembahasan tentang manfaat CMS. Agar, untuk kedepannya Anda lebih memahami perihal pemanfaatan platform manajemen konten.

1. Membantu Proses Usaha

Jika Anda memulai suatu usaha dan bingung untuk mencari modal didalam memasarkan product dari layanan usaha Anda, CMS adalah salah satu jawaban dari permasalahan tersebut. Mengapa? Dengan menggunakan platform manajemen konten didalam pembuatan web.

Maka Anda dapat membuat web site sendiri tanpa harus belajar secara detail bahasa pemrograman dengan membuat suatu web site, maka Anda tidak perlu untuk mengeluarkan biaya amat besar didalam proses pemasaran product. Anda juga dapat menggunakan beraneka fitur yang disediakan secara gratis.

2. Mengoptimalkan kegunaan kerja web

Proses optimasi ini dapat berupa pengecekan page speed, SEO, manajemen konten dan lain sebagainya. Dengan adanya beragam ekstensi dan plugin yang disediakan, akan sangat membantu pengguna di dalam menyusun beraneka konten secara lebih komprehensif.

3. Memudahkan didalam manajemen konten

Manfaat CMS yang paling akhir adalah menambahkan kemudahan didalam proses manajemen konten tentang artikel, blog, portofolio, dan lain – lain. Dengan menggunakan CMS, maka Anda cukup dengan membuat konten dengan manajemen yang sudah ada didalam platform database-nya.

Nah, itulah beberapa ulasan yang membahas tentang apa itu CMS? dan apa itu WordPress? Semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan dapat dijadikan refrensi bagi Anda sekian dan terima kasih.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *