Seperti yang sempat dijelaskan sebelumnya, Google Adsense adalah program periklanan besutan Google. Layanan periklanan ini punyai basis CPC atau Cost Per Click dan sangat mungkin pemilik web atau web site untuk mendapatkan penghasilan lewat iklan yang terpasang pada web mereka.

Semenjak pertama kali diluncurkan, banyak pemilik web yang langsung mendaftarkan situsnya dan jadi publisher dari layanan Google Adsense ini. Hal ini terbukti sampai saat ini sudah ada sebanyak lebih dari 2 juta publisher Google Adsense dan tersebar di seluruh dunia dan juga tetap meningkat tiap tahunnya.

Daftar Isi

Mengenal Lebih Dalam Tentang Google Adsense dan Hubungannya dengan Blog dan Youtube

Layanan dari Google Adsense menampilkan iklan di suatu web dengan bentuk teks, gambar, maupun video yang nantinya akan ditunjukkan kepada pengunjung web. Iklan yang ditampilkan kepada pengunjung website pun sesuai dengan minat.

Kemungkinan anda bertanya-tanya, bagaimana cara mencari tahu minat dari pengunjung suatu web? Mudah saja, Google Adsense akan lihat cache aplikasi browser untuk tahu histori dari kegiatan internet pengunjung web.

Nantinya, iklan yang ditampilkan kepada pengunjung itu akan sesuai dengan ketertarikan pengunjung supaya pemasang iklan bisa memperoleh audiens iklannya dengan lebih seksama. Sebagai contoh, anda baru saja mencari product fashion pria dan wanita.

Nah, jika terhubung suatu website, Google Adsense akan menampilkan iklan dari toko product fashion yang sudah anda buka sebelumnya atau semacamnya. Iklan yang anda dapatkan nanti juga akan berubah dengan berjalannya waktu sesuai cache aplikasi browser dan histori pencarian dan juga aktivitas internet.

Sejarah Kemunculan Google Adsense

Kehadiran Google Adsense berawal saat Google mengakuisisi Pyra Labs, suatu perusahaan yang jadi cikal bakal munculnya Blogger, pada Februari 2003. Satu bulan berselang, lewat CEO dan Chairman Google, waktu itu diumumkan mengenai layanan periklanan yang dikeluarkan oleh perusahaan itu dan diberi julukan Google Adsense.

Guna menyempurnakan layanan periklanannya, Google melakukan akuisisi suatu teknologi lewat Applied Semantics. Berasal dari proses akuisisi itu, Google dapat mengoptimalkan kinerja layanan Adsense dengan jauh lebih baik lagi.

Sejak diluncurkan pertama kali, Google Adsense sebatas ada bagi konten atau website berbahasa Inggris dan juga sejumlah bahasa lain di wilayah Eropa, Asia Timur , Thailand, dan juga Timur Tengah.

Sejalan berjalannya waktu, lebih tepatnya pada awal Februari 2012, Google Adsense konsisten meningkatkan bahasa yang didukung pada layanan periklanan itu, termasuk juga Bahasa Indonesia.

Cara Kerja Google Adsense

Cara kerja Google Adsense pada dasarnya tidaklah rumit, malah mudah dipahami oleh orang awam sekalipun. Disesuaikan namanya, layanan periklanan ini membayar ke pihak pemilik web site atau pembuat konten di Youtube tiap-tiap kali ada tindakan terhubung atau klik pada iklan oleh pengunjung atau penonton.

Didalam kata lain, semakin banyak pengunjung yang terhubung atau mengeklik iklan yang terpasang pada situsmu, artinya pendapatan dari Google Adsense akan jadi lebih tinggi lagi. Akan tetapi, untuk dapat melaksanakan hal itu, anda perlu menguasai cara membuat konten di web disesuaikan dengan SEO atau Search Engine Optimization.

Untuk lebih mudah memahaminya, simak cara kerja Google Adsense berikut ini.

Terdapat Ruang Iklan pada Web site

Sehingga web dapat memperoleh iklan dari layanan Google Adsense, anda harus menyediakan ruang untuk meletakkan iklan itu. Biasanya, peletakan iklan dari layanan ini berada di bagian header, tengah artikel, sidebar, dan juga footer.

Untuk bisa memasangnya, anda hanya harus menempelkan kode iklan berupa script di bagian yang sudah ditentukan. Nantinya, secara otomatis iklan akan muncul di bagian itu dengan menyesuaikan minat dan histori penjelajahan internet dari pengunjung web.

Iklan bersama dengan Biaya Paling Mahal Jadi Prioritas

Harus dipahami jika pemasang iklan pada layanan Google Adsense ini sangat banyak. Tak hanya itu, jumlah pengunjung dari suatu web site juga bervariasi dengan gaya konten yang bermacam pula. Nah, untuk menyiasati hal itu, pihak Google Adsense biasanya akan memunculkan terlebih dahulu iklan yang mempunyai harga paling tinggi.

Baru iklan dengan harga lebih rendah akan dimunculkan secara bergantian di ruang iklan suatu web. Gampangnya, iklan dengan biaya paling mahal akan jadi prioritas untuk ditunjukkan kepada pengunjung web site terlebih dahulu supaya lebih berpotensi dilihat oleh audiens.

Pendapatan Tergantung dari Banyaknya Iklan Dibuka dan Persaingan Bid

Wajib diingatkan lagi, pendapatan dari Google Adsense hanya akan diberikan saat iklan diklik atau dibuka oleh pengunjung. Artinya, jika iklan hanya dilihat, pemilik web tidak akan meraih penghasilan dari layanan periklanan itu. P

enghasilan yang didapat dari iklan yang diklik oleh pengunjung pun bermacam, tergantung jenis product dan juga persaingan bid atau penawaran yang dijalankan oleh para pengiklannya.

Meskipun begitu, ada sebagian layanan yang bersedia menambahkan bayaran saat iklan hanyalah dilihat saja oleh pengunjung. Akan tapi, pendapatan dari model iklan itu pasti lebih rendah.

Pedoman Memanfaatkan Layanan Google Adsense Khusus Pemula

Sebelum memutuskan untuk mendaftar layanan periklanan dari Google Adsense, anda mesti lebih dulu tahu bahwa tidak seluruh web atau situs bisa memanfaatkan layanan itu. Ada sebagian syarat yang harus lebih dulu dipenuhi oleh pemilik web, salah satu contohnya jumlah traffic pengunjung tiap harinya.

Biasanya, saat pengajuan layanan iklan Google Adsense ditolak, anda dapat mengerti alasannya dan berusaha untuk memenuhinya sebelum mencoba untuk mengajukan lagi. Berikut adalah pedoman memanfaatkan layanan Google Adsense khusus untuk pemula.

Ketahui Beda Tayangan dan Klik

Cara kerja Google Adsense adalah menampilkan iklan di suatu web, lalu penghasilan yang didapatkan berdasarkan jumlah klik pada iklan itu. Jadi, jikalau iklan dari layanan ini hanya dilihat oleh pengunjung dan tidak ada kegiatan lanjutan seperti mengeklik atau mengakses iklan, maka pemilik web tidak bisa memperoleh bayaran.

Hal ini juga memunculkan aturan bahwa pemilik situs tidak boleh mengeklik iklannya sendiri, termasuk menyuruh orang lain untuk melakukannya. Peletakan iklan yang membuat pengunjung terjebak untuk mengeklik iklan juga dilarang. Jika sampai melanggar, tentu akan konsekuensi yang harus siap ditanggung oleh pemilik situs.

Pedoman Jenis Konten yang Boleh Dibuat

Seluruh mitra dari Google AdSense diharap mampu bertanggung jawab terhadap seluruh konten yang dibagikan pada situsnya. Sebagai contoh, situs tidak boleh membuat konten dengan unsur pornografi, kekerasan, dan SARA, serta mengandung copyright. Utamanya, pastikan konten yang disiarkan bersifat relevan dan unik, serta banyak dicari oleh orang agar meningkatkan jumlah pengunjungnya dan potensi iklan dibuka.

Pengimplementasian Iklan

Saat sudah menjadi publisher, pastikan untuk bisa menayangkan iklan pada situs. Caranya mudah saja, yaitu memasang kode dari iklan Google AdSense di ruang yang telah disiapkan pada situs. Namun, dalam pengimplementasiannya, iklan tidak boleh bersifat pop up atau muncul secara tiba-tiba, maupun format lainnya yang mampu merugikan pengiklan atau pengunjung.

Alasan Akun Google AdSense Bisa Dinonaktifkan

Jika pemilik situs terbukti melanggar ketentuan pada pedoman Google AdSense, siap-siap untuk mendapatkan konsekuensinya. Biasanya, kalau sudah dalam taraf merugikan atau semacamnya, hak untuk memanfaatkan Google AdSense dan mendapatkan penghasilan dari layanan tersebut bisa dicabut atau dinonaktifkan.

Apa Itu Blog, Blogger dan Blogging?

Pada dasarnya, pengertian blog adalah “web log”, yang berarti website untuk menyimpan “log” atau catatan, yang dikelola oleh satu atau beberapa blogger.

Apa itu blogger? Blogger adalah orang yang membuat atau memiliki dan mengelola blog, membagikan pandangan serta perspektif kepada audiens untuk tujuan pribadi maupun bisnis. Blogger juga merupakan nama layanan blogging dari Google, dengan alamat Blogger.com atau yang sering kita jumpai sebagai Blogspot.

Blogging adalah aktivitas mengelola blog, seperti menulis, memperbarui, atau menambahkan elemen lainnya (misalnya video) pada konten blog. Aktivitas ini dilakukan oleh blogger dengan memanfaatkan tool digital yang ada di Internet.

Aktivitas blogging mulai populer pada awal tahun 2000-an ketika sejumlah blog berbau politik bermunculan. Beberapa saat setelahnya, tema how-to dan tutorial mulai muncul. Sejak saat itu, aktivitas ini pun menjadi sangat populer. Namun, yang jadi pertanyaan, mengapa kegiatan mengelola blog bisa jadi seterkenal ini?

Pengertian YouTube

Secara umum, YouTube adalah situs web yang memfasilitasi penggunanya untuk menyimpan, menononton, serta membagikan video secara public. YouTube menjadi wadah terbaik untuk berbagi video dari seluruh dunia.

Video dapat berupa tutorial, film pendek, tips & trick, trailer film, video musik, animasi, hiburan, berita, edukasi, vlog, serta video lainnya. Pertumbuhan pengguna smarthphone dan internet yang semakin meningkat membuat video yang ada di YouTube menjadi lebih beragam.

Konten yang ada di YouTube merupakan video yang di upload oleh individu dan bisa kita sapa dengan Youtubers atau konten kreator. Semakin kemari, para konten kreator tidak lagi bekerja sendirian, mereka perlahan membentuk tim agar proses pembuatannya video menjadi lebih baik lagi.

Dimulai dari tim yang membuat ide, mempersiapkan alat-alat atau properti untuk produksi, hingga para editor yang berkualitas. Bahkan, saat ini perusahaan media dan TV mulai membagikan video melalui YouTube, sebut saja TRANSTV, CNN, KOMPAS, serta berbagai organisasi dan lembaga.

Pengguna yang terdaftar dapat menggunggah video tanpa batas, berlangganan ke channel yang disuka, serta mendapatkan konten yang paling sering ditonton (hal ini mengatur algoritma YouTube).

Selain itu, YouTube juga memberikan ketentuan untuk konten yang bersifat ofensif atau dewasa. Pengguna di bawah 18 tahun tidak memiliki izin jika video tersebut bersifat ofensif.

Hal ini diperuntukkan demi menjaga anak-anak dan remaja dari sembarangan konten video yang tidak sesuai dengan umurnya. Youtube pun juga membuat aplikasi tersendiri untuk anak yang berusia di bawah 13 tahun, yakni YouTube Kids.

Apa Youtuber Itu Sebuah Pekerjaan?

Youtuber merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut seorang pengguna platform YouTube. Definisi youtuber memiliki arti yang sesederhana itu, sebagaimana pengguna Facebook yang juga sering dipanggil Facebooker.

Namun saat ini Youtuber lebih diartikan sebagai seorang yang membuat konten dan mempublikasikannya di youtube, dan bukan hanya sekedar menggunakannya saja. YouTube merupakan salah satu sosial media yang biasanya digunakan sebagai hiburan untuk memanjakan telinga dan mata kita dengan berbagai macam video yang telah terupload didalamnya.

Meskipun memiliki sistem yang hampir mirip dengan televisi, namun perbedaannya adalah televisi memiliki kanal yang terbatas dibandingkan dengan Youtube yang menyediakan berbagai macam video yang bisa dipilih sesuai dengan yang diinginkan.

Selain itu nilai tambah untuk YouTube adalah ada terdapat fitur user generated content yang membuat setiap pengguna dapat mengunggah video kreasi yang mereka buat sendiri. YouTube ditonton dengan rata-rata satu miliar pengunjung setiap bulannya, sementara setiap menit terdapat sekitar seratus video yang diunggah oleh youtuber.

Mereka mengunggah video kreasi dengan berbagai macam alasan, akan tetapi secara umum mereka hanya membagikan konten yang mereka sukai saja. Mulai dari video klip, film pendek, komedi, game, komedi dan masih banyak lagi yang lainnya.

Youtuber memiliki pengertian lain yaitu sekelompok atau individu yang memiliki channel YouTube sendiri, membuat, menanyangkan, dan mencari subscribers. Pada awalnya profesi ini hanyalah diawali sebagai hobi saja, namun seiring dengan banyaknya pengunjung platform tersebut menjadikannya sebagai peluang untuk mendapatkan penghasilan jika di seriusi lebih jauh.

Seorang youtuber, untuk menambahkan penghasilannya tidak jarang yang menggunakan iklan. Anda bisa membuat akun Google Adsense yang akan menyalurkan iklan di videomu dan untuk proses pembayaran, setidaknya anda harus memiliki tiga video yang sudah ter-upload.

Namun persyaratan dari Google Adsense sendiri selalu berubah-ubah mulai dari jumlah subscribers, jenis konten, hingga watch time video. Selain itu anda juga bisa bekerja sama dengan suatu brand.

hubungan google adsense dengan blog dan youtube

Salah satu anak perusahaan dari Google disebut AdSense. Sebagian besar dari Anda pasti pernah mendengar tapi tidak yakin apa itu dan bagaimana membantu orang membuat banyak uang secara online.

Nah memberitahu Anda di sini semua yang perlu Anda ketahui tentang Google AdSense dan bagaimana Anda juga bisa mendapatkan keuntungan dari itu. Google AdSense adalah pemasaran perusahaan.

Tapi Anda harus naik di atas tingkat bahwa jika Anda benar-benar ingin juga bekerja untuk Anda.  Hal ini tidak hanya perusahaan pemasaran lainnya biasa. Ini adalah sebuah perusahaan pemasaran online dan teknik pemasaran yang untuk sedikitnya sangat inovatif.

Ini adalah sebuah perusahaan perIklanan yang dibayar hanya jika orang melihat iklan dan klik di atasnya. Iklan Google AdSense adalah salah satu cara gratis yang paling nyaman dan kerumitan dari iklan di situs Web dan youtube Anda.

Anda hanya perlu mendaftar dengan Google AdSense, menerima persyaratan mereka dan kemudian hanya duduk kembali dan melakukan bagian Anda tawar-menawar, yang blogging dan posting konten relevan di blog Anda,begitu juga dengan youtube.

Setelah Google menempatkan iklan di blog Anda dan pengunjung klik di atasnya Google akan membayar Anda fee atas dasar Pay Per Click.jadi google adsense adalah perusahaan periklanan yang bisa di gunakan oleh para blogger dan youtube.

Cara Mendaftarkan Website ke Google AdSense

Secara sederhana, cara daftar Google AdSense yang perlu anda tempuh adalah:

  • Kunjungi Google AdSense, buat akun
  • Masukkan URL ke website yang ingin didaftar
  • Isi rincian akun
  • Masukkan rincian pembayaran
  • Masukkan kode HTML ke website

Berikut penjelasan lengkap mengenai langkah-langkahnya:

1. Kunjungi Website Google Adsense dan buat akun

Untuk daftar Adsense, pertama-tama, kunjungi website Google AdSense dan masukkan data-data yang diminta untuk membuat akun AdSense.

2. Masukkan URL ke Website yang Ingin Didaftarkan

Anda akan melihat layar seperti di atas. Masukkan URL Website, alamat email, dan pilih apakah ingin mendapatkan bantuan dari AdSense. Setelah itu klik Save and Continue. Setelah itu, Google akan memastikan bahwa URL dan info sudah benar.

3. Isi Rincian Akun

Pilih negara asal, dan jangan lupa centang Yes, I have read and accept the agreement. Setelah itu klik Create Account.

4. Masukkan Rincian Pembayaran

Masukkan detail alamat pembayaran. Isi data dengan lengkap.

5. Masukkan Kode HTML ke Website

Setelah itu, anda akan diminta untuk memasukkan kode ke HTML website sebelum AdSense bisa berjalan.

Cara Pasang Kode Verifikasi Adsense ke WordPress dengan Plugin

  • Unduh dan pasang plugin Insert Headers and Footers.
  • Setelah plugin aktif, pilih Settings di bagian kiri layar.
  • Klik Insert Headers and Footers.
  • Masukkan kode verifikasi Google AdSense ke dalam kotak berlabel ‘Scripts in Header‘.
  • Klik Save, dan kode verifikasi Google AdSense sudah tersimpan.

Cara Pasang Kode Verifikasi AdSense ke WordPress Secara Manual

  • Jika tidak ingin menggunakan plugin, anda bisa memasukkan kode verifikasi Google AdSense secara manual. Pilih Appearance di dashboard WordPress dan kemudian pilih Editor.
  • Setelah itu, anda akan melihat layar seperti di bawah ini. Cari header.php di bagian kanan dan klik pilihan tersebut.
  • Masukkan kode verifikasi Google AdSense setelah kode </head>
  • Selamat! Anda sudah memasukkan kode verifikasi AdSense ke website. Setelah ini anda hanya perlu lanjut mengupdate website dan menunggu persetujuan dari AdSense.

Cara memasukkan kode verifikasi AdSense ke Blogger/Blogspot

Berikut langkah-langkah untuk memasukkan kode verifikasi AdSense ke Blogger/Blogspot:

  • Sign in ke akun Blogger
  • Di bagian kiri atas, klik tanda panah ke bawah
  • Pilih blog yang ingin didaftarkan ke Google AdSense
  • Di layar sebelah kiri, klik Earnings
  • Klik Sign Up for AdSense. Jika tidak melihat tombol apapun, itu berarti blog dianggap tidak terkualifikasi untuk AdSense.
  • Setelah klik pilihan itu, isi formulir dengan akun Google
  • Ingat bahwa mereka butuh waktu paling tidak 48 jam untuk me-review.

Cara Memasukkan Ads ke Website Anda

Setelah website diterima oleh Google AdSense, anda sudah bisa memasukkan ads ke website.

  1. Akses dashboard AdSense dan klik MyAds yang ada di bagian atas menu
  2. Klik New ad unit
  3. Atur settingan ads. Ini penting karena mereka membantu mengkostumisasi ad dan menjadikannya lebih cocok untuk desain website. Ada dua hal yang harus diisi yaitu:
  • Nama dari ad. Masukkan nama yang unik disitu agar tidak sulit mengelola beberapa ad di kemudian hari.
  • Ad size. Ini adalah setting yang penting karena ukuran ads bisa mempengaruhi tampilan website. Anda direkomendasikan untuk memilih Responsive agar ads dioptimalkan untuk berbagai device.
  1. Klik Save and get code. Kode AdSense kemudian akan muncul dan akan terlihat seperti kode verifikasi Google AdSense.
  2. Masukkan kode Ads ini melalui Widget Custom HTML. Caranya sama seperti di atas.

Cara mengatur pilihan pembayaran AdSense

Tergantung dari alamat yang dimasukkan, ada beberapa opsi pembayaran yang bisa digunakan untuk menerima pembayaran AdSense yaitu:

  • Check
  • Electronic Fund Transfer
  • Electronic Fund Transfer melalui Single Euro Payments Area
  • Wire Transfer
  • Western Union Quick Cash

Di Indonesia sendiri, kebanyakan orang memilih opsi Western Union untuk menerima pembayaran dari Google AdSense. Berikut adalah cara untuk mengatur pilihan pembayaran Google AdSense:

  • Sign in ke akun AdSense
  • Di panel navigasi di sebelah kiri, klik Settings
  • Klik Payment
  • Lalu klik Manage payment methods
  • Klik Add payment method
  • Di bagian Add a payment method, pilih Western Union Quick Cash
  • Verifikasi bahwa nama penerima sudah benar
  • Klik Save

Pastikan bahwa nama yang digunakan untuk pembayaran Western Union sama dengan nama pada kartu tanda pengenal atau KTP.

Setelah memasukkan data-data tersebut, anda bisa mengecek status pembayaran Google AdSense. Anda bisa mengeceknya langsung dari akun Google di menu Settings > Payments kemudian klik View Transactions. Disitu, anda bisa melihat rincian status pembayaran Google AdSense.

Di bagian itu, juga bisa melihat laporan detailnya dengan mengklik transaksi yang ingin anda lihat dengan lebih detail. Jangan lupa untuk mencatat informasinya, terutama Nomor Western Union MTCN karena ini adalah kode valid penerimaan uang.

Mencairkan Uang di Western Union

Setelah mengecek status pembayaran dan mendapatkan nomor MTCN, anda bisa langsung mengunjungi Western Union dan mencairkan dananya. Anda bisa mencairkan uangnya di tempat manapun yang memiliki lambang Western Union.

Saat penarikan dana, anda akan diminta mengisi formulir dengan kop surat berlogo Western Union, silahkan isi formulir tersebut dengan biodata lengkap, isi data pengirim uang  dengan Google Inc dan perkirakan jumlah uang yang akan diterima.

Setelah itu serahkan formulir beserta fotokopi KTP dan tunjukkan KTP asli. Setelah semua selesai, tinggal tunggu beberapa saat untuk mendapatkan uang penghasilan Google AdSense. Sebelum mengambil uangnya, anda juga bisa melihat kurs Western Union terlebih dahulu di website resminya.

Jangan lupa bahwa batas akhir pengambilan uang di Western Union adalah 60 hari setelah Google mengirimkan pembayaran ke akun AdSense. Jika dalam waktu tersebut tidak mengambi uangnya, uangnya akan secara otomatis masuk kembali ke balance akun Google AdSense.

Cara Daftar Google Adsense untuk Youtuber Pemula, Mudah Dicoba

YouTube merupakan salah satu media sosial yang paling populer di dunia. Hampir semua kalangan mengenal serta menggunakan platform media sosial ini. Berbagai macam konten video dapat ditemukan di YouTube, sehingga tak heran jika YouTube digemari oleh hampir semua orang.

Di samping itu, YouTube juga memungkinkan penggunanya untuk mengunggah atau berbagi video. Sehingga setiap orang atau pengguna diberi kesempatan untuk membagikan karya videonya ke pengguna lain.

Hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik seseorang mau menggunakan jenis media sosial ini. Banyaknya pengguna YouTube di Indonesia juga dimanfaatkan oleh para konten kreator untuk membuat karya-karya video yang menarik.

Selain menjadi tempat untuk menyalurkan hobi, media sosial ini juga dapat menghasilkan uang melalui Google Adsense. Program periklanan yang dimiliki Google Incorporation ini memungkinkan para Youtuber mendapatkan uang dari konten online.

Lantas, bagaimana cara daftar Google Adsense bagi mereka yang ingin menjadi seorang Youtuber? Simak ulasannya berikut ini.

Google Adsense merupakan program advertising CPC (cost-per-click) yang memungkinkan para pengguna website mendapatkan uang dari konten online. Melalui Adsense Anda dapat menghasilkan uang dengan cara yang simpel dan mudah.

Cukup membuat konten online, baik berupa text, gambar, atau video, maka Anda berkesempatan untuk mendapatkan keuntungan. Setidaknya ada dua cara yang memungkinkan para konten kreator untuk menghasilkan uang dari Google Adsense, yaitu per-impression dan per-click.

Cara per-impression merupakan jenis pembayaran yang bergantung pada jumlah page views yang akan Anda dapatkan setiap bulannya. Sedangkan per-click adalah jenis pembayaran yang bergantung pada jumlah orang yang mengklik iklan tersebut.

Syarat Mendapatkan Uang dari Google Adsense untuk Youtuber

Adsense YouTube adalah sumber penghasilan utama bagi para Youtuber. Hampir semua Youtuber mengaktifkan Adsense di video mereka. Melalui Adsense, para Youtuber akan mendapatkan keuntungan yang cukup menjanjikan.  Tak heran, jika banyak orang ingin menjadi seorang Youtuber.

Sebelum mendapatkan uang dari Adsense, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi bagi Youtuber pemula. Adapun beberapa syarat tersebut di antaranya sudah terverifikasi, mempunyai minimal 1.000 subscriber, tidak melakukan spamming, dan sudah mendapatkan 4.000 jam tayang selama 12 bulan terakhir.

Jika beberapa syarat tersebut sudah dipenuhi, maka Youtube akan segera monetisasi channel Youtube Anda.

Cara Daftar Google Adsense untuk Youtuber

Setelah mengetahui beberapa syarat untuk mendapatkan uang dari YouTube Adsense, berikut ini langkah-langkah cara daftar Google Adsense yang bisa dilakukan untuk para pemula.

1. Buat Akun Gmail

Langkah pertama yang Anda harus lakukan ialah membuat akun Gmail terlebih dahulu, karena YouTube dan Adsense merupakan produk dari Google. Sehingga Anda akan memiliki alamat e-mail dan akun Google yang bisa digunakan untuk masuk ke semua produk layanan dari Google.

2. Daftarkan Diri Ke YouTube

Setelah Anda memiliki akun Gmail, langkah berikutnya bisa langsung membuat akun YouTube. Anda hanya tinggal klik YouTube, kemudian pilih login jika sudah memiliki akun. Dan klik sign up jika belum mempunyai akun YouTube.

3. Masuk pada Pengaturan Video Manager YouTube

Cara daftar Google Adsense berikutnya yang harus dilakukan ialah pengaturan video manager yang ada pada akun Anda. Setelah itu, akan muncul pada gambar bagian pojok kanan atas pada gambar profil, kemudian cari dan klik ‘Creator Studio’ dan akan muncul tampilan ‘Buat Saluran’.

4. Upload Video

Setelah daftar dan melakukan pengaturan video manager YouTube, langkah berikutnya yaitu upload video di akun YouTube Anda minimal tiga hingga lima video. Sertakan deskripsi dan pastikan bahwa video yang Anda upload adalah hasil karya sendiri.

5. Aktifkan Monetasi YouTube

Untuk mengaktifkan monetasi YouTube, langkah pertama pilih menu ‘Creator Studio’, setelah itu masuk ke menu ‘Saluran – Status dan Fitur’. Di sana akan ada kolom ‘Monetisasi’ kemudian pilih ‘Aktifkan’.

Lalu silakan beri tanda checklist pada semua kolom kotak yang tersedia, kemudian langsung klik ‘Saya Setuju’. Beri tanda checklist pada kolom kotak dan klik ‘Monetisasi’. Setelah itu, akun Anda sedang berada dalam peninjauan oleh pihak Google Adsense.

6. Kaitkan Adsense YouTube

Langkah terakhir klik ‘Monetisasi’, kemudian klik ‘Bagaimana Saya akan Dibayar’ dan klik ‘Mengaitkan Akun Adsense’. Setelah itu, Anda bisa klik pilihan ‘Berikutnya’. Kemudian isi data, jangan sampai asal isi data saat mendaftar Adsense di Youtube ya. Kemudian pilih ‘Kirim Permohonan Saya’.

Email mengenai status pengajuan ini akan Anda terima kurang lebih dalam waktu seminggu. Jika pengajuan permohonan Adsense diterima, Anda akan mendapat surat pemberitahuan yang dikirim ke alamat email yang sudah Anda daftarkan.

Dari penjelasan di atas sudah banyak disimpulkan bahwa memiliki akun google adsense untuk blogger dan youtuber sangat menguntungkan. Mau mencoba? Semoga berhasil.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *