WordPress sebagai platform website builder memang menjadi pilihan banyak orang untuk mengelola websitenya. Namun beberapa hal dapat memperlambat loading website, seperti memasang plugin yang tidak terpercaya. Web hosting yang salah dan penuh dengan barang-barang yang tidak perlu. Karena itu, Anda perlu tahu cara mempercepat situs WordPress.

Masih ada banyak ruang untuk perbaikan untuk mempercepat situs WordPress. Sebelum membahas teknik yang bisa digunakan untuk mempercepat WordPress, mari kita bahas dulu mengapa kecepatan website penting untuk website.

Beberapa Cara Mempercepat Loading WordPress

Banyak orang yang sering menganggap websitenya baik-baik saja karena tidak merasa websitenya lambat saat dibuka dari perangkatnya. Namun, itu tidak bisa dijadikan patokan. Anda hanya memiliki sedikit waktu untuk menarik perhatian pengunjung.

Hal ini membuat mereka tetap tinggal dan menjelajahi situs web Anda lebih jauh. Jika waktu pemuatan situs web Anda lambat, pengunjung cenderung meninggalkan situs web Anda sebelum situs web selesai loading. Berikut cara mempercepat website WordPress yang bisa Anda lakukan:

1.      Memilih layanan hosting yang tepat

Ini adalah cara terbaik untuk mempercepat loading WordPress. Pasalnya, kualitas hosting yang baik akan menentukan performa website. Terutama, Anda dapat memperhatikan teknologi server yang digunakan, fitur tambahan yang dimilikinya, dan sumber daya yang ditawarkannya.

Misalnya, Anda dapat memilih layanan hosting yang menggunakan server LiteSpeed ​​karena merupakan server tercepat di dunia. Server juga memiliki sistem cache yang baik, sehingga mendukung kecepatan WordPress.

Selain itu, karena setiap situs web memiliki kebutuhan yang berbeda, hosting yang Anda gunakan harus memenuhi kebutuhan tersebut. Tidak hanya menyediakan berbagai pilihan paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Layanan hosting juga harus memberikan kemudahan untuk melakukan upgrade jika diperlukan. Mengapa ini penting? Jika banyak pengunjung yang mengantri untuk mengakses website Anda, mengakses situs tersebut akan semakin sulit. Jika dibiarkan tanpa memperbarui, situs web bisa menjadi lebih lambat dan bahkan tidak dapat diakses.

2.      Gunakan WordPress versi terbaru

WordPress adalah CMS open source dan siapa pun dapat mengembangkan dan menjadi pengembang di dalamnya. Untuk ini, pastikan Anda menggunakan WordPress versi terbaru. Jangan lupa untuk selalu memperbarui versi WordPress Anda.

Jika Anda mengalami masalah dengan fitur editor Gutenberg di WordPress versi 5.0 dan yang lebih baru, jangan khawatir. Anda masih harus memperbarui ke versi terbaru WordPress dan menginstal editor klasik.

3.      Optimasi gambar

Melengkapi website dengan berbagai gambar pendukung akan membuatnya lebih menarik. Sayangnya, menggunakan terlalu banyak gambar besar akan mempengaruhi kecepatan WordPress Anda. Jadi, cara mempercepat loading WordPress selanjutnya adalah dengan mengoptimalkan gambar pada website.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menemukan ukuran gambar maksimum untuk gambar mini dan gambar berukuran sedang atau besar. Anda akan menemukan opsi ini di Pengaturan / Media. Jika Anda mengunggah gambar 1024px dan area konten hanya 604px, ukuran gambar akan otomatis diubah menggunakan CSS.

Ukuran yang mereka gunakan untuk mengubah ukuran gambar akan memakan waktu lebih sedikit untuk diunduh. Hal kedua yang dapat Anda manfaatkan yaitu memperkecil gambar. Mengurangi di sini berarti memperkecil ukuran gambar tanpa mengubah ukuran atau mengurangi kualitas gambar.

Untuk melakukan ini, Anda dapat menggunakan tools seperti reSmush.it atau tinypng. Ada juga beberapa plugin di WordPress yang bisa digunakan seperti Optimus. Cara ketiga yang bisa Anda lakukan adalah slow loading.

Teknik ini cukup efektif bagi website dengan menggunakan banyak gambar untuk kontennya. Gambar hanya akan ditampilkan saat dilihat di browser pengunjung situs web, bukan saat halaman sedang dimuat. Ini dapat mempercepat waktu loading halaman, tetapi masih akan ada penundaan dalam penerbitan gambar saat halaman di-scroll ke bawah.

Cara keempat, yaitu memilih format gambar denga tepat untuk website. Beberapa format gambar lebih mudah digunakan, sementara yang lain berukuran lebih kecil. Misalnya, SVG memiliki ukuran file yang lebih kecil, terutama jika Anda mengoptimalkan web dan mengompresnya dengan gZip.

4.      Optimasi tema

Kebanyakan orang memilih tema website yang bisa menarik perhatian pengunjung. Dan terkadang kita secara tidak sadar memilih tema website dari segi gambar saja. Meskipun tema juga mempengaruhi kecepatan loading website kita.

Menggunakan tema yang tepat dapat mempercepat WordPress. Tema sendiri mempunyai banyak fitur dengan opsi menyederhanakan proses konfigurasi tata letak. Tetapi server dan browser akan bekerja lebih keras. Beberapa tema WordPress berukuran megabyte. Ini secara signifikan meningkatkan waktu loading situs web.

Bahkan jika Anda tidak menggunakan beberapa fitur yang tersedia, mereka tetap akan memperlambat situs web. Jika Anda nyaman dengan pengkodean, Anda dapat memilih tema dengan opsi yang lebih sedikit tetapi dapat membantu loading situs web lebih cepat.

Tidak bisa dipungkiri juga, tema adalah cara jitu untuk membuat website menjadi menarik. Namun, beberapa tema sebenarnya berukuran besar. Jadi jika digunakan, memperlambat loading website.

Jadi, cara mempercepat loading WordPress dengan memilih tema yang ringan adalah solusinya. Idealnya, tema yang ringan harus berukuran 500KB-1MB. Nah, saat memilih tema yang ringan, usahakan untuk membuatnya responsif di ponsel agar tampilan website Anda pas dengan layar ponsel Anda.

5.      Optimasi widget

Untuk hal ini sebaiknya Anda gunakan widget yang mudah dimuat dan tidak berat. Beberapa widget perlu loading JavaScript atau CSS saat merender. Hal ini bisa Anda gunakan pada widget Facebook, Twitter, serta Google+. Jika widget tidak sering diperbarui, unggah langsung ke server. Dengan tidak harus bergantung pada server eksternal, waktu loading website Anda akan meningkat.

6.      Optimasi konten statis

Pertama-tama, kompres konten statis menggunakan gZip. File terkompresi pasti memiliki ukuran yang lebih kecil, ini akan membantu loading situs web Anda lebih cepat. Jika Anda menggunakan server bersama, opsi terbaik adalah mengaktifkan kompresi gZip langsung dari cPanel (jika hosting web Anda menawarkan opsi itu).

Anda juga dapat mengaktifkan opsi kompresi gZip dengan plugin seperti W3 Total Cache. Kedua, untuk meringankan beban di server, Anda juga bisa menggunakan CDN. Aset statis seperti gambar, skrip, dan file CSS akan disajikan langsung.

Yang nantinya dari jaringan pengiriman konten yang dioptimalkan di seluruh dunia, biasanya dari server terdekat dengan pengunjung. Salah satu CDN yang terkenal adalah Cloudflare. Jika menggunakan plugin caching, Cloudflare adalah hal tepat untuk Anda gunakan karena bekerja dengan caching.

7.      Optimasi database

Seiring bertambahnya website WordPress Anda, maka data yang tersimpan akan bertambah sehingga database semakin besar. Sayangnya, di antara data tersebut, banyak juga data sampah yang tersimpan. Misalnya tag yang tidak terpakai, sisa-sisa revisi, bahkan komentar spam dari pengunjung website.

Tentu saja sampah yang menumpuk dan tidak dibuang ini juga akan membebani database. Akhirnya, loading WordPress akan lebih lambat. Nah, solusi untuk membuat database relief adalah dengan mengoptimalkan database tersebut. Ada tiga cara untuk melakukan ini.

Yang pertama, menggunakan plugin seperti WP-Optimize dan WP-Sweep. Kedua, bersihkan tabel database secara manual. Dan cara ketiga untuk mempercepat loading WordPress tanpa plugin adalah dengan fitur optimasi database otomatis mingguan pada layanan hosting.

8.      Menggunakan WordPress accelerator

Biasanya penyedia layanan hosting dan domain telah memudahkan pelanggan untuk membuat website mereka lebih cepat. Tentunya penyedia layanan hosting dan domain memiliki fitur WordPress Accelerator yang merupakan gabungan fitur dari Memcached dan W3 Total Cache untuk meningkatkan performa website.

WordPress Accelerator bisa menjadi solusi untuk mengelola cache data yang besar di WordPress. Jika cache website dikelola dengan baik maka kinerja website akan meningkat sehingga website lebih cepat loadingnya. Anda dapat mengaktifkan fitur ini di cPanel Hosting. Masuk ke cPanel Hosting, lalu cari WordPress Accelerator dan Anda dapat menikmati fitur ini.

9.      Menggunakan embed video

Menambahkan video ke situs web seringkali diperlukan untuk mendukung informasi yang disampaikan. Sayangnya, file video berukuran besar dan akibatnya pengunjung harus menunggu proses upload video saat masuk ke halaman website. Jika beberapa video digunakan di website akan mempengaruhi kecepatan loading website Anda secara keseluruhan.

Jadi, agar Anda dapat menggunakan video di situs web Anda tanpa membebani database, gunakan metode embed. Embedding adalah proses menautkan tautan pada platform ke situs web. Untuk metode embedding, Anda hanya perlu menyalin URL video yang ingin Anda lihat (misalnya video YouTube), lalu menempelkannya ke bagian situs web yang Anda inginkan.

Dengan embed, video akan ditampilkan langsung dari server video asli, tanpa Anda mengunggahnya ke server Anda sendiri. Penyematan ini merupakan cara mempercepat website WordPress yang bisa Anda terapkan.

10.  Lihat plugin yang digunakan

Cara mempercepat website WordPress Anda selanjutnya adalah dengan meminimalkan jumlah plugin yang Anda gunakan. Sebelum memasang plugin apa pun, pikirkan lagi apakah Anda benar-benar membutuhkan plugin tersebut.

Memiliki banyak plugin tidak akan secara langsung mempengaruhi kecepatan situs web Anda, tetapi juga meningkatkan risiko menginstal plugin yang memiliki konsekuensi negatif. Kedua, pastikan plugin dioptimalkan untuk versi WordPress yang Anda gunakan. Sebaiknya lakukan riset sebelum memasang plug-in, terutama jika plug-in tersebut memiliki rating rendah.

Hal ini tentunya untuk jadi tanda bahwa plugin tidak berguna dengan baik. Ini akan memperlambat kerja situs web. Jangan lupa juga untuk memperbarui plug-in yang Anda gunakan untuk memastikan Anda memiliki fitur dan patch keamanan terbaru.

Plugin sangat penting untuk mendukung fungsi website. Namun, jika plugin yang diinstal tidak digunakan, itu bisa menjadi masalah. Karena plugin akan memakan lebih banyak sumber daya dan menyebabkan situs web Anda dimuat dengan lambat.

Oleh karena itu, menghapus plugin yang tidak digunakan adalah cara yang efektif untuk mempercepat situs WordPress Anda. Jadi apa yang Anda lakukan? Langkah pertama adalah memeriksa plugin mana yang ingin Anda hapus dan mana yang harus disimpan.

Selanjutnya, ikuti langkah-langkah untuk menghapus plug-in yang tidak perlu. Cara uninstall plugin adalah dengan masuk ke menu Plugins dari dashboard WordPress, pilih plugin yang akan dihapus, lalu pilih Delete.

Baca Juga : Cara Mengatasi dan Menghindari Blog Terkena AGC

11.  Instal WP Smush

Untuk foto dan semua gambar yang diunggah ke WordPress, Anda dapat mengoptimalkannya dengan plugin WP Smush. Plugin ini akan memampatkan gambar dengan ekstensi JPEG, GIF atau PNG di situs web.

Cara instalnya adalah dengan klik menu Plugin kemudian klik Add New. Kemudian, di kata kunci, tulis smush dan klik Instal sekarang di Smush – kompres. Optimalkan, dan unggah gambar denga jangan lupa klik Aktifkan.

Untuk menggunakan plugin WP Smush ini, Anda dapat memeriksa menu Media dan klik pada gambar yang diinginkan. Untuk melakukan pengoptimalan gambar, klik Smush. Jika proses kompresi berhasil, akan ada tulisan Already optimized yang akan ditampilkan. Anda juga dapat melakukan proses kompresi ini saat memasukkan gambar di WordPress.

12.  Menggunakan hotlink protection

Anda pun juga dapat menggunakan URL situs web Anda di situs web mereka untuk melihat konten Anda. Ini bisa menjadi alasan mengapa situs WordPress Anda lambat. Tentu alasannya file website seperti gambar, audio dan video yang digunakan akan memanfaatkan bandwidth yang Anda miliki. Hotlinking akan menambah beban pada server karena bandwidth yang keluar cukup tinggi.

Hal ini akan membuat loading website menjadi lambat. Nah, untuk menghindari hotlinking, Anda bisa mengaktifkan fungsi Hotlink Protection melalui cPanel. Jika Anda membuat konten yang berkualitas, ada kemungkinan seseorang akan mencuri konten tersebut.

Salah satu hal yang dapat terjadi adalah situs web lain menyajikan gambar langsung dari URL mereka alih-alih loading gambar dari server mereka sendiri. Dalam hal ini, mereka mencuri bandwidth hosting web Anda dan tidak mendapatkan lalu lintas yang menunjukkannya.

Anda dapat melakukan ini melalui file .htaccess untuk memblokir hotlinking gambar dari situs WordPress. Cukup tambahkan kode ini ke file .htaccess. Selain cara-cara di atas, Anda juga bisa memanfaatkan plugin WordPress.

Salah satunya All-in-One WP Security dan Firewall memiliki menu pengaktifan hotlink protection. Dengan perlindungan hotlink ini, kecepatan website Anda akan lebih stabil karena tidak ada penggunaan bandwidth yang berlebihan. Mencegah pencurian bandwidth melalui penggunaan sumber daya situs web Anda secara sembarangan adalah cara yang bagus untuk mempercepat situs web WordPress Anda.

13.  Menggunakan Google AMP

Mengaktifkan Google AMP adalah cara untuk mempercepat loading WordPress dengan target audiens pengguna seluler. Bagaimana bisa? Karena sebagian besar masyarakat mengakses internet melalui smartphone mereka.

Google AMP sendiri merupakan fitur milik Google yang manfaat utamanya adalah memastikan konten website Anda lebih cepat diakses di perangkat mobile. Fungsinya untuk membatasi resolusi gambar, mengubah format gambar agar sesuai dengan tampilan perangkat seluler dan mengurangi kualitas gambar.

Nah, jika website Anda sudah AMP ready, audiens pengguna mobile tidak akan terkendala dengan loading login website lama, karena semua format website mobile sudah berubah. Selain mempercepat loading, share internet pengunjung juga lebih hemat.

14.  Melakukan caching

Mengaktifkan caching WordPress adalah cara mudah untuk mempercepat loading WordPress. Langkah ini akan paling efektif jika layanan hosting Anda mendukung manajemen cache yang baik. Caching adalah cara efektif untuk optimasi situs web, salah satunya situs dengan traffic yang tiinggi.

Setiap kali halaman WordPress dimuat, informasi diambil dari database dan file CSS. Dengan hal ini informasi akan digabungkan dengan file HTML dan dimuat pada browser pengunjung dan ini jelas membutuhkan waktu.

Caching dapat menyimpan file HTML sehingga segera tersedia untuk pengunjung lain, ini pasti membantu dalam mengurangi waktu loading. Untuk pengguna WordPress, Anda dapat menggunakan plugin untuk melakukan ini. Anda dapat membaca ulasan dan tutorial kami tentang berbagai plugin caching untuk WordPress seperti W3 Total Cache, WP Super Cache, dan WP Fastest Cache.

15.  Maintenance WordPress dengan rutin

Jaga situs WordPress Anda dalam kondisi baik dengan melakukan perawatan rutin. Beberapa perawatan rutin dapat mempercepat WordPress, seperti:

  • Tetap perbarui WordPress dan plugin.
  • Hapus revisi posting lama
  • Hapus komentar spam
  • Melihat revisi postingan

Jika Anda mengedit posting di WordPress, WordPress akan menyimpan revisi apa pun yang Anda buat pada draf. Tidak peduli berapa banyak Anda meninjau draf, WordPress akan menyimpannya. Saat sebuah postingan diterbitkan, tentunya Anda tidak membutuhkan revisi tersebut lagi, bukan?

Agar situs web Anda tidak penuh dengan revisi ini, Anda dapat memeriksa jumlah revisi yang ingin Anda simpan. Anda dapat menggunakan plug-in Kontrol Revisi. Dengan plugin ini Anda dapat mengontrol berapa banyak revisi yang ingin Anda simpan.

16.  Lakukan update WordPress

Salah satu penyebab lambatnya loading website WordPress adalah versi WordPress yang tidak update. Bahkan, setiap update WordPress akan memberikan peningkatan performa. Misalnya, jika ditemukan bug atau celah keamanan dari malware atau ancaman virus. Anda harus mengambil risiko jika masih menggunakan versi sebelumnya.

Belum lagi jika ada fitur baru yang bisa mempercepat WordPress, Anda malah tidak akan bisa menikmatinya. Nah, cara update WordPress bisa dilakukan langsung melalui dashboard WordPress di menu Updates.

17.  Menurunkan query database

Semakin banyak permintaan database WordPress ke server, semakin besar beban kerja server. Ini akan membuat situs web Anda lambat. Karena itulah Anda perlu mengurangi penggunaan tabel database query tinggi agar performa website lebih baik.

Untuk melakukan ini, Anda dapat langsung memeriksa database situs web dan menentukan tabel mana yang perlu dihapus karena membebani server. Jadi, jika Anda bingung tabel database mana yang membebani server, Anda bisa menggunakan plugin Query Monitor. tools ini akan memudahkan Anda untuk memeriksa kueri basis data.

18.  Mengurangi redirect

Terkadang, redirect diperlukan untuk mengarahkan pengunjung dari halaman A ke halaman B situs web. Umumnya, karena informasi di halaman A sudah kadaluwarsa. Meskipun bermanfaat, redirect sebenarnya akan membuat pengunjung lebih lama mengakses situs web Anda.

Hal ini dikarenakan proses melihat data memakan waktu lebih lama dari server ke browser pengunjung. Jadi, pastikan Anda meminimalkan redirect ini. Jika redirect dikurangi, loading data dari server akan lebih singkat.

Sehingga pengunjung tidak membutuhkan waktu lama untuk mengakses website Anda. Itu sebabnya ada baiknya menerapkan metode ini untuk mempercepat loading situs WordPress tanpa plugin.

19.  Disable trackback dan pingback

Pada dasarnya, Tracback dan Pingback adalah fitur bawaan WordPress yang dapat membuat situs web lebih cepat terindeks oleh mesin pencari. Sayangnya, fitur ini sering digunakan oleh para spammer untuk mendapatkan backlink otomatis. Jika hal ini terjadi, lama kelamaan backlink tersebut akan menjadi spam yang menumpuk di database WordPress.

Dan akhirnya website akan loading dengan lambat. Untuk itu, Anda memerlukan cara untuk mempercepat loading WordPress dengan menonaktifkan fungsi Trackback dan Pingback. Jadi Anda akan menonaktifkan dua fitur ini. Ada dua cara untuk menonaktifkan Trackback dan Pingback. Pertama, gunakan plugin WordPress untuk mempercepat loading Disable XML-RPC Pingback.

20.  Menggunakan Minify CSS, JavaScript, dan HTML

Untuk mengecilkan file website seperti CSS, JavaScript, dan HTML, Anda bisa menggunakan teknik minification. Minimalkan adalah proses menghilangkan karakter seperti spasi, tab, dan penyisipan yang tidak diperlukan dalam kode CSS, JavaScript, dan HTML Anda.

Kemudian resource website selanjutnya akan lebih kecil sehingga kecepatan website Anda akan meningkat. Nah, mengecilkan file CSS, Javascript dan HTML di website itu tidak ribet lho. Karena Anda dapat melakukannya secara otomatis dengan bantuan plugin.

Plugin kecepatan loading WordPress yang terbukti efektif dalam meminimalkan situs WordPress adalah LiteSpeed ​​​​Cache. Setelah plugin diinstal, Anda cukup mengaktifkan Minify melalui pengaturannya.

21.  Menggunakan CDN

Apa itu CDN? CDN atau Content Delivery Network adalah jaringan server yang mendunia, yang berfungsi untuk menyampaikan berbagai konten pada website ke browser pengunjung dari server terdekat.

Menggunakan CDN untuk mempercepat loading situs WordPress adalah keputusan yang tepat. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa menggunakan CDN dapat dengan cepat meningkatkan kecepatan situs web.

Misalnya, server situs web Anda berada di Inggris dan pengunjung dari Indonesia mengakses situs web Anda. Jadi konten yang diakses pengunjung Anda datang langsung dari server Indonesia.

Oleh karena itu, CDN ini akan membuat distribusi data lebih cepat, karena mendukung server jaringan dari lokasi manapun.  Menggunakan CDN adalah langkah yang tepat untuk mempercepat loading website WordPress tanpa plugin.

22.  Menaruh JavaScript di Footer

Apakah situs web Anda menggunakan JavaScript untuk membuat tampilan di situs lebih teratur? Dalam hal ini, yang terbaik adalah meletakkan skrip JavaScript di bawah / footer. Karena pada dasarnya JavaScript akan dimuat di browser pengunjung. Oleh karena itu, akan cukup memberatkan jika ditempatkan di awal atau di badan halaman.

Jika Anda meletakkan JavaScript di footer, Anda akan memberi kesempatan pada server untuk loading data terlebih dahulu. Kemudian JavaScript akan dimuat. Ini akan membuat pengguna merasa lebih cepat ketika mereka masuk ke situs web Anda. Karena itulah Anda perlu menerapkan cara mempercepat loading website WordPress dengan menyisipkan JavaScript di footer.

23.  Melakukan pembatasan revisi

Untuk menghasilkan konten terbaik, Anda perlu melakukan perubahan atau revisi, bahkan berkali-kali. Sayangnya, sisa-sisa revisi itu masih tersimpan di database. Dengan meningkatnya penolakan ulasan, jelas beban database akan meningkat, yang mengakibatkan kinerja kecepatan situs web lebih lambat. Jadi sebaiknya Anda membatasi revisi untuk setiap posting.

Pada kenyataannya, membatasi revisi tidak secara langsung mempercepat loading situs web Anda. Namun, dengan lebih sedikit revisi, ada lebih sedikit revisi yang tersisa di database, jadi database Anda juga akan lebih ringan. Sangat mudah untuk membatasi revisi. Anda perlu menambahkan baris kode pada file wp-config.php

24.  Menghapus query string

Metode mempercepat loading WordPress ini mungkin tampak teknis, bukan? Tenang saja, cara ini sebenarnya mudah dilakukan lho. Pada dasarnya, Anda perlu menghapus sumber kueri statis seperti stylesheet dan Javascript untuk meningkatkan kecepatan situs web Anda.

Caranya, install saja plugin Remove Query String from Static Resources, lalu aktifkan fitur plugin tersebut. Kemudian, plug-in akan bekerja secara otomatis untuk menghapus sumber kueri statis.

Cara Mengetahui Kecepatan Website

Banyak orang yang sering menganggap websitenya baik-baik saja karena tidak merasa websitenya lambat saat dibuka dari perangkatnya. Namun, itu tidak bisa dijadikan patokan. Jika Anda sering mengunjungi situs web Anda pada browser modern.

Seperti Chrome sudah menyimpan data situs web di cache mereka dan akan secara otomatis mengambil data dari folder. Hal ini untuk memastikan situs web Anda segera disajikan saat Anda menekan tombol Enter. Tapi itu tidak selalu terjadi pada orang yang mengunjungi situs web Anda untuk pertama kalinya.

Bahkan, pengunjung yang mengakses website dari berbagai daerah sangat mungkin memiliki pengalaman yang sangat berbeda ketika mengunjungi website tersebut. Inilah sebabnya mengapa disarankan untuk memeriksa kecepatan situs web menggunakan pagespeed insight atau tools lain untuk memeriksa kecepatan situs web.

Dengan tools ini, Anda dapat memeriksa kecepatan situs web dari lokasi yang berbeda. Waktu loading website yang relatif cepat kurang dari 2 detik. Tetapi jika Anda bisa membuatnya lebih cepat dari itu, itu pasti bagus untuk situs ini.

Manfaat Memiliki Website yang Cepat Loading

Jika Anda memiliki situs web, pastikan untuk mengoptimalkan kinerja situs web Anda sehingga loading lebih cepat. Ada beberapa manfaat jika Anda membuat situs web Anda loading lebih cepat, berikut diantaranya:

·         Masuk ke halaman pertama google

Dalam pengelolaan sebuah website, tentunya aturan SEO harus dipahami agar konten tersebut muncul di halaman pertama mesin pencari Google dan dipilih oleh banyak orang. SEO juga memperhatikan kecepatan website sebagai faktor persaingan. Untuk alasan ini, jika Anda masuk ke situs web Anda cukup cepat, peringkat SEO jelas akan memuaskan.

Beberapa pakar SEO mengklaim bahwa kecepatan website saat ini menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi peringkat Google Search. Untuk itu, mempercepat kinerja website menjadi sangat penting agar Google memprioritaskannya untuk masuk ke halaman pertama Google. Meski begitu, kecepatan tentu bukan satu-satunya. Namun, kualitas konten harus lebih diperhatikan.

·         Membuat nyaman pengunjung

Ketika seseorang mengakses situs web yang loadingnya lambat, mereka dapat segera meninggalkan situs web tersebut dan pergi ke situs web lain dengan kinerja yang lebih cepat. Sebaliknya, jika sebuah website berkinerja cepat, maka akan memberikan kesan nyaman dan menarik bagi pengunjung.

Oleh karena itu, potensi untuk meningkatkan jumlah lalu lintas situs web akan semakin tinggi. Selain itu, pengunjung tidak keberatan menjelajahi konten situs web lain. Semakin banyak pengunjung menelusuri konten situs web, Bounce rate juga akan menurun.

·         Meningkatkan penjualan

Seseorang yang baru saja mengunjungi website Anda tidak serta merta langsung melakukan transaksi, bukan? Pertama dia akan melihat-lihat, menjelajahi situs web Anda, lalu mempertimbangkannya. Bayangkan jika website Anda lambat, orang tersebut pasti tidak akan betah dan mencari produk sejenis di website kompetitor. Dengan kata lain, Anda kehilangan pembeli potensial.

Di sinilah pentingnya membangun situs web yang memuat cepat. Semakin banyak pengunjung yang merasa nyaman menjelajahi website toko online Anda, maka semakin besar pula peluang untuk meningkatkan penjualan.

·         Bounce Rate Rendah

Bounce rate adalah persentase pengunjung yang meninggalkan situs setelah mengunjungi satu halaman. Semakin rendah bounce rate semakin baik kualitas website, baik dari konten ataupun performanya.

Semakin tinggi BR tentu tidak baik karena salah satu pemicu BR tinggi adalah lambatnya loading website. Namun jika mengakses website anda cepat pasti pengunjung bisa mengakses halaman demi halaman yang membuat BR Rendah.

Penutup

Mungkin itu sajaCara Mempercepat Loading WordPress yang bisa Anda terapkan. Waktu loading yang lambat tidak hanya memberikan kesan buruk pada pengunjung website, tetapi juga mempengaruhi SEO. Oleh karena itu penting untuk memastikan bahwa situs web bekerja dengan cepat.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *