Ulasan tentang server – Sampai saat ini, Anda selalu menggunakan hardware berupa komputer, laptop, smartphone dan sejenisnya. Seberapa tahukah Anda apa itu server? Pasti sebagian dari kalian masih belum paham dengan istilah server.

Server dalam dunia IT memegang peranan yang sangat penting dalam fungsinya. Bahkan saat mengunjungi internet, Anda tanpa sadar menggunakan server. Nah, pada artikel kali ini Anda akan mempelajari pengertian, fungsi, cara kerja, jenis-jenis server.

Ulasan Tentang Server, Apa Itu Server?

Server adalah sebuah sistem komputer yang memiliki layanan khusus berupa penyimpanan data. Data yang tersimpan akan ada pada server berupa informasi dan dokumen. Layanan ini secara khusus ditujukan bagi pelanggan yang perlu memberikan informasi kepada pengguna atau pengunjung.

Server berperan penting dalam menyediakan layanan akses yang lebih cepat untuk mengirim atau menerima data dan informasi yang tersedia di server. Dalam bentuk fisiknya, server berbentuk seperti jaringan komputer dan berukuran sangat besar dengan beberapa komponen pendukung, prosesor, dan RAM berkapasitas besar.

Server tidak terdiri dari hanya satu jenis. Server dapat digunakan untuk kebutuhan banyak klien, mulai dari email, DNS, dan juga website. Inilah sebabnya mengapa server dapat terhubung ke banyak klien. Sedangkan komputer klien dapat terhubung ke server berbeda dan saling backup.

Dalam bentuk, server dapat berupa hardware, software, atau mesin virtual. Nah, server berupa hardware biasanya berupa jaringan komputer yang ukurannya sangat besar karena dapat menampung beberapa prosesor dan RAM berkapasitas besar.

Dengan server, sumber daya yang akan dikendalikan banyak. Oleh karena itu, server komputer harus memiliki spesifikasi yang tinggi agar server dapat berfungsi secara optimal dan optimal. Server menjalankan software administratif, sehingga mengontrol akses ke sumber daya dan jaringan di dalamnya. Jika Anda sudah tahu ulasan tentang server, mari kita lanjutkan tentang jenis server.

Ulasan Tentang Server Mengenai Jenis Server

Mengingat perannya yang begitu besar, maka tidak heran jika server terdiri dari berbagai jenis dan tipe untuk mendukung berbagai fungsi tersebut. Di sini kami akan membahas berbagai jenis server yang perlu Anda ketahui, simak penjelasannya!

Web Server

Web Server adalah jaringan komputer yang mengkhususkan diri dalam permintaan HTTP dan HTTPS. Jenis server ini menerima kode dari browser, kemudian mengirimkannya kembali dalam bentuk halaman web. Halaman web dikirim oleh web server berupa dokumen HTML dan CSS yang kemudian diproses oleh browser menjadi halaman web yang menarik dan mudah dibaca oleh pengguna.

Melalui penjelasan paragraf sebelumnya, web server memiliki fungsi utama mengirimkan file yang diminta oleh pengguna sebelumnya melalui browser dengan protokol tertentu. Sehingga pengguna dapat mengakses berupa teks, gambar, video dan lain sebagainya melalui browser.

Saat ini web server tidak hanya berperan dalam mempublikasikan World Wide Web (WWW). Ada berbagai hardware yang sudah dapat diakses melalui HTTP untuk tujuan meninjau manajemen pekerjaan. hardware seperti printer, kamera, dan router web.

Mail Server

Mail Server adalah server yang menyediakan fungsionalitas untuk mengelola dan menyimpan data email pengguna. Server ini akan menerima dan meneruskan email dari pengirim ke penerima email.

Mail Server memiliki protokol khusus untuk mengirim dan menerima email. Untuk mengirim email, server email memiliki Simple Mail Transfer Protocol (SMTP). Kemudian POP3 (Post Office Protocol) yaitu protokol untuk menerima dan mengarsipkan email.

Dibandingkan dengan ini, server surat adalah kantor pos virtual. Saat Anda mengirim email ke seseorang, server email akan mengidentifikasi alamat penerima. Baru karena hal tersebut email akan dikirim kepada penerima.

Server email biasanya digunakan oleh para pebisnis karena mereka dapat mengirim email pemasaran ke beberapa penerima sekaligus. Selain itu, server email juga memiliki sistem keamanan khusus yang dapat memblokir email spam yang masuk dan email keluar sebagai spam.

Umumnya Mail Server berfungsi untuk bertukar pesan dengan pengguna lain dengan melewati protokol email yang berbeda dengan file yang didukung berupa teks, gambar dan lain-lain sesuai dengan web client yang digunakan.

Database Server

Database server adalah jaringan komputer yang memberikan layanan berupa pengelolaan database dan menerima permintaan dari client untuk mengakses data di server. Ada empat jenis server database, yaitu, database file datar, database objek, database objek relasional, dan database hubungan.

Fungsi server database menyediakan layanan big data reguler kepada pengguna sehingga mudah untuk mencarinya. Selain itu, database server juga melayani akses ke suatu data secara bersamaan. Untuk mengakses database server pengguna harus menggunakan bahasa query, salah satu bahasa query adalah SQL (Structured Query Language).

Aplikasi Server

Aplikasi Server adalah perangkat yang menyediakan layanan atau menjalankan proses layanan untuk setiap permintaan akses dari klien yang terhubung ke jaringan. Komunikasi antara klien dan Aplikasi Server dapat menggunakan protokol HTTP.

Aplikasi Server ini biasanya digunakan untuk menjalankan suatu prosedur, baik itu program maupun script, agar aplikasi tersebut dapat berjalan. Sepintas, Aplikasi Server ini mirip dengan Web Server yang memberikan layanan kepada klien dan menggunakan protokol HTTP.

Namun, ada satu hal yang membedakannya karena Web Server biasanya digunakan untuk membuat situs web statis, di mana konten informasi yang dikandungnya tidak berubah. Sedangkan Aplikasi Server biasanya digunakan untuk membuat website atau aplikasi dinamis.

Seperti kumpulan objek, layanan pesan, aplikasi transaksi dan lainnya. Sebagian besar Aplikasi Server juga memiliki server web sebagai bagian integral. Sehingga Aplikasi Server secara umum dapat menjalankan fungsi web server dengan baik.

File Server

File server adalah jaringan komputer dengan menyediakan akses kepada lokasi disk. Lokasi disk berisi file berupa gambar, video, musik, database, dokumen, dan yang lainnya. Server ini dirancang untuk memungkinkan pengguna menyimpan dan mengambil data dengan perhitungan workstation.

Fungsi utama dari file server adalah menjadi jantung dari jaringan komputer yang cepat, dengan kapasitas harddisk yang besar dan RAM yang tinggi. Server ini memungkinkan Anda untuk mengontrol komunikasi dan informasi antar komponen jaringan. Pelanggan dapat mengakses layanan berupa pengelolaan file, upload data, download data, dan yang lainnya di server.

FTP Server

File Transfer Protocol atau FTP juga dapat digunakan untuk mengirim file besar ke web hosting. FTP akan terhubung ke server file dan menyediakan layanan untuk mentransfer, mengunduh, dan mengunggah file melalui Internet.

Fungsi FTP sedikit berbeda jika dibandingkan dengan dengan file server, karena FTP menyediakan data pada pengguna komputer melalui jaringan komputer. Oleh sebab itu, pengguna dapat mentransfer file dengan sangat mudah.

DHCP Server

DHCP atau Dinamic Host Configuration Protocol adalah jaringan yang menyewakan alamat IP dan informasi TCP/IP kepada klien. Biasanya sistem operasi (OS) seperti Windows 2000 Server, Windows Server 2003 GNU/Linux menggunakan layanan ini.

Secara umum, fungsi dari server ini adalah memberikan layanan alamat IP secara otomatis kepada klien/komputer/host pada jaringan TCP/IP yang meminta. Sehingga role administrator tidak perlu repot membuat IP address secara manual untuk client karena IP tersebut sudah diberikan oleh server.

Proxy Server

Proxy Server adalah jaringan komputer yang memainkan peran yang sangat positif bagi pengguna. Server jenis ini berperan sebagai perantara antara pengguna dengan server web. Setiap pengguna yang mengakses Internet akan selalu melewati proxy sebelum melanjutkan ke server web.

Fungsi utama dari Proxy Server adalah untuk melindungi alamat IP pengguna saat menjelajah Internet. Alamat IP mudah terlihat jika tidak dilindungi oleh proxy, sehingga rentan terhadap virus, malware, dan informasi kata sandi yang tersimpan di browser. Pengguna juga dapat mengatur pemblokiran beberapa situs web yang tidak ingin mereka kunjungi sebagai bentuk pencegahan.

Game Server

Jenis server terakhir khusus untuk seorang yang suka game alias gamer. Game Server ini dibuat untuk memberikan pengalaman bermain game yang lebih baik kepada pengguna. Saat ini kebanyakan pengembang game sering membuat game berbasis multiplayer online. Sehingga kemampuan gamenya terkadang lag atau semacamnya.

Game Server terdiri dari dua kategori, yaitu Game Server eksternal dan server game internal. Server eksternal adalah tempat penyimpanan data game yang disediakan langsung oleh pengembang game itu sendiri. Sedangkan server internal adalah memori sendiri melalui komputer pengguna.

Streaming Server

Streaming Server adalah server yang memberikan layanan untuk dapat memutar video langsung di website, seperti Youtube, Netflix, Viu dan lain-lain. Dengan server ini, Anda dapat menikmati siaran suara dan video berukuran besar tanpa harus mengunduhnya terlebih dahulu.

Itulah ulasan tentang server dalam jenisnya berikutnya Anda perlu tahu ulasan tentang sever yang lain yaitu fungsinya

Ulasan Tentang Server Mengenai Fungsi Server

Setelah mengetahui apa itu server dan jenis server, Anda mungkin penasaran dengan fungsi dan peran server, berikut penjelasannya:

Menyimpan Data dan Informasi

Sebagai tempat penyimpanan data yang dikirimkan oleh pelanggan, berupa jenis dokumen dan informasi. Server harus memiliki kapasitas yang besar untuk menampung banyak data. Oleh karena itu, satu klien ke klien lain dapat masuk secara bersamaan.  Perangkat ini menyimpan berbagai jenis data sehingga dapat diakses secara bersamaan menggunakan protokol FTP.

Selain itu, server membantu dalam mengelola berbagai dokumen dan informasi penting yang memerlukan penanganan cepat. Data dapat disimpan untuk jangka waktu yang lebih lama. Tak lepas dari itu, server membantu dalam mengelola berbagai dokumen dan informasi penting yang memerlukan penanganan cepat. Data dapat disimpan untuk jangka waktu yang lebih lama.

Melayani Permintaan Komputer Client

Seperti dijelaskan di atas, server akan melayani semua permintaan klien untuk diproses. Baik itu permintaan data serta aplikasi dengan digunakan oleh klien. Untuk mendukung fungsi ini, server biasanya menggunakan sistem operasi yang cepat dan aman.

Melayani semua permintaan dari komputer klien mungkin merupakan fungsi utama server. Semua permintaan dari klien akan diproses oleh server sehingga dapat dieksekusi oleh klien. Dengan demikian, pelanggan dapat bekerja lebih efektif dan tentunya aman.

Menyediakan database

Server juga memiliki fungsi untuk menyediakan tempat penyimpanan data dan pengolahan database. Perusahaan besar biasanya memanfaatkan fitur ini untuk mengimplementasikan big data. Selanjutnya, semua data yang disimpan dalam database dapat diproses dan dikonsultasikan oleh pengguna.

Dengan adanya layanan tersebut, banyak perusahaan mengembangkan produk bisnisnya sendiri. Banyak perusahaan besar yang menggunakan fungsi server ini untuk mengimplementasikan big data sehingga dapat mengembangkan produk bisnisnya sendiri.

Mengatur lalu lintas transfer data

Server bertanggung jawab untuk mengatur lalu lintas transfer data. Perangkat ini akan menangani komunikasi dan transfer informasi antar pengguna. Bisa dibayangkan betapa sibuknya server ketika banyak klien yang melakukan request. Perangkat server biasanya memiliki kapasitas tinggi seperti harddisk dan RAM.

Aman dari Serangan Hacker

Setiap kali ada permintaan data dari klien, server akan memeriksa alamat IP dan informasi lainnya. Jika sesuatu yang mencurigakan seperti ancaman malware, server dapat mencegah akses pada alamat IP. Dengan cara ini, data yang tersimpan di komputer atau situs web Anda dapat tetap aman.

Baca Juga : Cara Pasang Iklan di Blog WordPress yang Bisa Anda Coba

Cara Kerja Server

Cara kerja server sebenarnya cukup sederhana, yaitu bekerja sesuai permintaan pelanggan. Misalnya, komputer yang kita jalankan sedang bekerja untuk mencari informasi yang kita butuhkan. Kemudian, server akan menerima semua informasi yang sesuai dengan kebutuhan kita. Dengan demikian, kita dapat mengakses isi dari website tersebut.

Semua jenis server bekerja dengan menjalankan fungsinya masing-masing. Mulai dari penyimpanan data sampai perlindungan layanan pada komputer. Hanya saja, jenis server yang berjalan berbeda, layanannya juga berbeda.

Komputer yang digunakan sebagai server berbeda dari yang lain, umumnya dirancang agar lebih berbeda dari komputer klien. Spesifikasi perangkat juga berbeda, spesifikasi yang digunakan untuk server jauh lebih tinggi karena memproses data yang cukup besar, sedangkan sistem operasi menggunakan sistem operasi server khusus, yaitu Linux Ubuntu Server atau Windows Server.

Saat Anda ingin membuka situs web, Anda perlu mengetikkan alamat situs web di browser. Browser kemudian akan meminta informasi website pada web server, selanjutnya web server akan mencari data pada website terlebih dahulu.

Setelah mengetahui informasi yang diperlukan, server web akan mengirimkan informasi di situs web ke browser untuk ditampilkan di layar perangkat. Selain sebagai pusat penyimpanan, server juga memiliki banyak fungsi lain tergantung jenisnya.

Manfaat Server

Setelah mengetahui apa itu server dan fungsinya, berikut beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari sebuah server, yaitu:

Hemat biaya

Manfaat yang tentunya dapat menghemat biaya pembelian perangkat penyimpanan data yang diperlukan. Server menyediakan kapasitas penyimpanan lebih besar ketimbang komputer pada umumnya. Jadi tidak perlu membeli terlalu banyak komputer atau juga harddisk demi kebutuhan data bisnis.

Memastikan keamanan data

Dengan menggunakan server, Anda dapat menyimpan dan menyimpan semua data Anda dengan lebih aman dan terpantau setiap saat. Selain itu, data yang Anda simpan dapat diakses dengan cepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Dan yang paling penting, Anda juga dapat menyimpan penyimpanan data dari perangkat komputer klien Anda dan dapat diarahkan ke server.

Kemudahan mengolah data

Manfaat serupa lainnya adalah dapat mempermudah proses pengelolaan berbagai dokumen dan informasi penting yang memerlukan penanganan cepat. Server pun menjamin penyimpanan data dengan jangka waktu lebih lama. Penyimpanan server berbasis cloud atau saat ini juga tersedia. Data akan tersimpan pada internet dengan penyimpanan yang lebih besar.

Dapat mempermudah kerja tim

Manfaat terakhir adalah kemampuan untuk mempermudah kerja tim yang pastinya dapat menghemat waktu dan tenaga juga. Dimana dalam sebuah perusahaan khususnya di bidang IT, setiap tim dituntut untuk bekerja tidak hanya secara offline.

Namun, mereka harus dapat bekerja secara online atau jarak jauh. Oleh karena itu, server memegang peranan penting dalam meningkatkan produktivitas karyawan perusahaan atau instansi terkait.

Perbedaan Web Hosting dan Web Server

Ketika Anda memulai bisnis, menjadi seorang blogger, atau apapun alasan Anda membuat sebuah website. Tentunya Anda perlu mengetahui istilah-istilah yang terkait dengan website tersebut.

Dengan cara ini, Anda tidak akan mengalami kesalahpahaman di dunia situs web. Seringkali Anda akan mendengar perbedaan antara web hosting dan web server atau sebagainya. Dimana mereka memiliki hubungan yang erat dengan website yang ada.

Jadi apa yang membuat perbedaan antara web hosting dan web server? Secara umum perbedaan antara web hosting dan web server dapat dilihat dari pengertiannya. Apakah Anda ingin tahu perbedaan antara web hosting dan web server? Yuk simak pembahasannya di bawah ini.

Web Hosting

Web hosting adalah sebuah layanan yang menawarkan berbagai macam fitur dan setiap fiturnya memegang peranan yang sangat penting bagi sebuah website. Jika Anda mencari nama “hosting” di mesin pencari, Anda dapat melihat berbagai layanan hosting, baik itu hosting murah, hosting berkualitas, dan lainnya.

Jadi apa pentingnya web hosting? Web hosting dapat diartikan sebagai sebuah layanan yang dapat menyimpan semua data dari sebuah website yang ada. Data ini meliputi teks atau teks, gambar melalui video dan audio. Banyak orang mengklaim bahwa web hosting adalah layanan yang sangat berguna, karena dapat menyimpan berbagai jenis data situs web.

Web Server

Web server merupakan salah satu kebutuhan yang harus dimiliki oleh sebuah website yang menyediakan ruang penyimpanan yang cukup luas. Ini juga dapat diartikan sebagai akses cepat ke lalu lintas besar di situs web yang ada untuk menghindari waktu henti.

Banyak orang sering mengartikan server web sebagai sistem untuk menyediakan data atau layanan berbasis file di browser web. Web Server bertindak sebagai penerima permintaan dari HTTP atau HTTPS, disebut sebagai browser seperti Mozilla dan Chrome dan sebagainya.

Apa perbedaan antara web hosting dan web server?

Bedanya, Anda bisa melihat dari segi bahasa, karena web server hanya bisa disebut sebagai definisi teknis. Adapun web hosting, di mana ini hanya dapat didefinisikan sebagai definisi bisnis.

Jadi apa perbedaan antara web hosting dan web server? Perbedaannya tidak terlalu banyak. Kedua elemen ini memegang peranan yang sangat penting untuk sebuah web yang ada. Sebab, dengan web hosting dan web server, website Anda akan berjalan dengan lancar, aman dan mudah.

Perbedaan Komputer Server dan Komputer Biasa

Tidak semua komputer memiliki fungsi yang sama. Misalnya ada komputer yang didesain untuk keperluan pribadi yaitu Personal Computer (PC) dan ada juga yang berfungsi sebagai komputer server. Sebagian besar dari kita tidak tahu perbedaan antara kedua komputer. Apa perbedaan antara PC dan komputer server? berikut ulasan lengkapnya.

Beda sistem operasi

Sistem operasi komputer yang digunakan oleh komputer server sebenarnya mirip dengan sistem operasi PC, perbedaannya hanya pada sistem operasi jaringan. Contoh sistem operasi yang biasa Anda gunakan ke komputer server adalah Windows Server, Windows Small Business Server, dan Mac OS X Server.

Alternatif lain untuk sistem operasi server adalah Linux. Bahkan, tidak jarang pengguna server menginstal sistem operasi Linux, seperti Red Hat, Debian, dan SUSE. Dengan sistem operasi ini, sebuah komputer server mampu menjadi induk dari semua komputer yang ada di suatu instansi atau instansi.

Beda sistem dan fungsi

Performa server tidak jauh berbeda dengan PC, yang perlu ditegaskan adalah performa server lebih berat dibandingkan menggunakan PC biasa. Padahal, sudah ada PC yang memiliki spesifikasi seperti komputer server. Namun, ini tidak berarti bahwa PC dapat digunakan sebagai komputer server.

Sistem PC dirancang untuk memudahkan pengguna menyelesaikan tugas sehari-hari, sedangkan komputer server mengelola semua perangkat jaringan. Komputer server adalah komputer yang dirancang untuk mengelola, menyimpan, mengirimkan, dan memproses data dalam waktu 24 jam selama 7 hari berturut-turut.

Komputer server perlu perawatan khusus

PC dapat ditempatkan hampir di mana saja selama tidak berbahaya. Sedangkan komputer server harus berada di ruangan khusus, yang dapat menampung semua hardware yang diperlukan. Selain itu, karena harus digunakan 24 jam sehari, komputer server membutuhkan sumber daya yang berbeda.

Dan membutuhkan daya cadangan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Anda juga disarankan untuk menyimpan komputer server di ruangan yang sejuk jauh dari debu dan hewan pengerat untuk menghindari kerusakan pada kabel dan perangkat lainnya.

Beda spesifikasi hardware

Komputer Server memiliki hardware yang jauh lebih baik daripada PC. Tentu sudah jelas mengapa komputer server berperan sebagai pusat kendali akses data dalam suatu jaringan, LAN, W-LAN dan sebagainya. Server dapat mengontrol semua akses ke PC klien. Beberapa komponen server seperti hard drive, kipas, dan catu daya mendukung teknologi redundansi.

Teknologi yang dapat menggantikan perangkat ini tanpa perlu mematikan mesin. Jika perangkat PC desktop dimatikan, hanya satu orang yang akan dirugikan. Tetapi ketika server mati, banyak orang akan mengeluhkan hal ini. Oleh karena itu, server harus memiliki teknologi redundansi agar server dapat berfungsi tanpa downtime yang tinggi.

Perbedaan Lainnya dari Komputer Server dan Komputer Biasa

  • Komputer server memiliki banyak slot untuk penyimpanan harddisk, sedangkan komputer biasa hanya memiliki 1 slot. Maksimal empat slot tersedia untuk slot hard drive server.
  • Kipas angin di dalam Server dapat dilepas tanpa harus mematikan komputer Server. Sedangkan kipas komputer biasa bisa diambil jika dalam posisi mati.
  • Untuk membuka ekstensi server memiliki kunci untuk membukanya.
  • Untuk server, lebih aman untuk membuka tutup atau menambahkan sesuatu di dalam server tanpa mengaktifkan posisi power-on.

Cara Membuat Server Sendiri Dirumah

Jadi Anda ingin mengatur situs web Anda, tetapi Anda tidak ingin membayar untuk web hosting, kenapa untuk mencoba membuat server sendiri dirumah. Tidak hanya dapat menghemat biaya karena harus membeli hosting.

Tetapi juga dapat memberi Anda lebih banyak opsi untuk memutuskan software apa yang dapat dijalankan oleh server Anda. Berikut panduan singkat tentang cara membuat server sendiri dirumah.

Memilih sistem operasi

Dengan hardware yang ada, pilihan Anda selanjutnya ketika memutuskan bagaimana membangun server untuk situs web Anda adalah memilih sistem operasi Anda. Anda memiliki dua opsi realistis untuk dipilih: Microsoft Windows atau Linux.

Diperkirakan hampir 70% server di web saat ini menjalankan Linux. Alasannya mungkin berbeda, tetapi pertimbangan biaya dan kemudahan penyesuaian server ini memainkan peran penting. Jika Anda lebih suka menjalankan server web Windows, Anda harus membayar lisensi Windows.

Linux, sebagai perbandingan, gratis dan open source dan dapat jauh lebih dapat disesuaikan daripada instalasi server Windows biasa. Server Linux juga merupakan pilihan yang lebih aman, dengan lebih sedikit kemungkinan malware dieksploitasi oleh peretas.

Waktunya memilih hardware

Jika Anda punya rencana untuk melakukan hosting pada situs web. Langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui cara membangun server untuk situs web adalah memilih hardware yang dapat menampungnya.

Pertimbangkan persyaratan penggunaan potensial Anda terlebih dahulu. Berapa banyak pengguna yang Anda rencanakan untuk dilayani? Apakah Anda membutuhkan banyak penyimpanan atau daya pemrosesan.

Kabar baiknya adalah jika anggaran Anda terbatas, Anda tidak perlu membeli peralatan tambahan. PC yang lebih lama mungkin menjalankan cukup banyak perangkat lunak yang Anda perlukan untuk server web Anda. Namun, ingatlah persyaratan daya yang mungkin dibutuhkan PC lama, terutama jika Anda berencana menjalankan server 24 jam sehari.

Butuh koneksi yang bagus

Membuat web server atau web hosting sendiri membutuhkan koneksi internet yang sesuai untuk lalu lintas web. Seberapa cepat Anda dapat “memuat” data situs web Anda ke setiap pengguna yang mengunjungi situs Anda akan bergantung pada kecepatan ini.

Jumlah pengguna yang dapat mengakses situs Anda secara bersamaan juga harus berbagi koneksi ini. Uji koneksi internet Anda dengan menggunakan alat tes kecepatan seperti ini untuk mengetahui kecepatan Anda saat ini.

Anda juga harus mengonfirmasi dengan ISP Anda jika Anda memiliki batasan data pada koneksi Anda. Jika ISP Anda membatasi penggunaan data atau membatasi kembali jika digunakan terlalu banyak, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk mengganti penyedia Anda.

Konfigurasikan server Anda

Dengan hardware, koneksi, dan sistem operasi siap, Anda harus menyiapkan perangkat lunak yang diperlukan untuk meng-host situs Anda. Ini akan tergantung pada sistem operasi yang Anda pilih untuk server Anda.

Pengaturan Windows Server dapat menginstal IIS, server web yang ditambahkan. Dokumentasi dukungan Microsoft untuk IIS ini memberikan petunjuk terperinci tentang apa yang harus dilakukan. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan Linux, Apache, Lighttpd atau NGINX adalah tiga opsi untuk menginstal.

Apache adalah paling terkenal Anda juga dapat menginstal Apache pada instalasi Windows normal. Anda mungkin perlu membuka port pada router dan firewall rumah untuk memungkinkan lalu lintas web bolak-balik dari server web.

Port 80 dan 443 adalah yang paling penting untuk lalu lintas web, jadi pastikan port tersebut tidak diblokir. Jika Anda memerlukan bantuan untuk membuka port pada router Anda, panduan ini akan membantu Anda.

Setelah server diatur serta dikonfigurasi untuk traffic web, periksa server berfungsi atau tidak pada server Anda di browser web. Banyak server dengan halaman pengujian ditampilkan setelah dimuat. Anda dapat menggantinya dengan file website Anda nanti.

Menyiapkan domain Anda

Setelah server Anda diatur untuk diakses oleh pengguna Internet, langkah terakhir Anda adalah menyiapkan nama domain agar pengguna dapat menemukan Anda. Sebelum melakukannya, pengguna hanya dapat mengunjungi situs Anda dengan mengetikkan alamat IP eksternal server web Anda.

Anda perlu membeli nama domain dari pendaftar domain, tetapi Anda dapat mendaftar untuk subdomain gratis dari layanan seperti No-IP jika Anda mau. Dengan domain (atau subdomain) yang Anda inginkan, Anda kemudian perlu mengatur entri DNS yang relevan untuk domain Anda agar mengarah ke alamat IP server Anda.

Melalui penjelasan sebelumnya pada dasarnya tidak ada jenis server. Secara lebih mudahnya, fungsi server secara keseluruhan adalah sebagai layanan bagi pelanggan dan pengguna untuk menyimpan, memproses, menerima, dan mengirim berbagai data melalui beberapa protokol khusus.

itulah ulasan tentang server yang bisa Anda ketahui, semoga bermanfaat.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *