Perusahaan membutuhkan kehadiran seorang pemimpin yang punya visi misi jangka panjang. Seorang leader bisa kita nilai dari karakternya. Karakter leadership yang kuat akan menghasilkan seorang pemimpin yang punya visi misi, goal, keberanian, semangat dan tanggung jawab tinggi.

Karakteristik leadership seorang pemimpin tercermin dari sikapnya. Mulai dari bagaimana mereka berkomunikasi dengan karyawan dan timnya, bagaimana mereka memotivasi mereka. Pendek kata, seorang leader hanya akan meraih kesuksesan bila mereka memiliki karakter yang tertanam dalam dirinya.

Karakter berbeda dengan pencitraan. pencitraan lebih bersifat lipstik, instan dan hanya karena kepentingan sesaat. Sedangkan karakter bersifat permanen, abadi dan terbentuk karena penanaman sejak kecil dalam waktu lama dan karena pengalaman. Seorang leader yang punya karakter kuat pasti punya rekam jejak yang positif dalam waktu lama.

Apa yang dimaksud dengan karakter kepemimpinan? Karakter kepemimpinan adalah karakter yang melekat dalam diri seseorang dalam jangka waktu lama. Mereka terbentuk karakternya

Dalam dunia nyata, bukan karena polesan dan kepura-puraan. Yuk, simak pembahasan lengkapnya dalam artikel ini.

1# Bertanggung Jawab

Karakter leadership pertama yang sangat penting adalah memiliki tanggung jawab. Seorang pemimpin (leader) perlu memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Tanggung jawab seorang pemimpin tentu berbeda dengan tanggung jawab karyawan dan bawahan.

Maka, siapapun yang menjadi pemimpin, mereka harus siap mengambil tanggung jawab apapun risikonya. Semakin besar tanggung jawab seseorang, maka semakin besar potensi kepemimpinannya. Untuk mampu memikul tanggung jawab yang besar ini, seorang pemimpin perlu memiliki bekal yang cukup. Mulai dari bekal mental, pengetahuan, keberanian dan bekal kesabaran.

Baca juga: Kemampuan Leadership Adalah. Pengertian Dan Cara memaanfaatnya

2# Memegang Erat Kejujuran

Kejujuran merupakan permata yang laku di manapun. Banyak orang mengesampingkan kejujuran karena ingin menikmati kesuksesan sesaat. Padahal, tanpa kejujuran, maka hanya kehancuran yang akan Anda peroleh. Seorang pemimpin perlu memiliki kejujuran dalam segala aktivitasnya.

Sehingga mereka memperoleh kepercayaan penuh dari tim, karyawan, stakeholder dan customernya. Saat leader memiliki kejujuran yang tinggi, maka trust perusahaan akan meningkat dan ujung-ujungnya omset perusahaan juga akan mengalami peningkatan.

3# Memiliki Keyakinan

Perusahaan berdiri tentu ingin memperoleh profit yang tinggi dalam waktu tertentu. Maka, untuk mencapainya perusahaan perlu dipimpin oleh orang yang punya kompetensi tinggi, punya pengalaman dan punya keyakinan.

Seorang pemimpin perlu memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Mereka percaya bahwa perusahaan yang mereka pimpin akan meraih kesuksesan dan mencapai goal dalam jangka panjang. Tentu, bukan sembarang kepercayaan tetapi kepercayaan yang berdasarkan pengalaman, kerja keras dan perencanaan yang matang. Jadi, semua berdasarkan data yang otentik bukan sekedar asumsi.

4# Tangguh Dan Punya Pendirian Kuat

Karakter leadership berikutnya adalah tanguh. Dalam rangka untuk mencapai goal dan visi misi perusahaan, tentu perusahaan punya perencanaan yang matang untuk mencapai semuanya. Perencanaan ini perlu dipegang erat oleh seorang pemimpin. Mereka harus punya pendirian yang kuat. Pendirian yang kuat ini akan jadi benteng bila ada yang ingin melakukan intervensi pada program dan planning (perencanaan) perusahaan.

Ibarat orang melakukan perjalanan jauh, program dan planning adalah peta kesuksesan yang ingin dicapai. Maka, seorang pemimpin harus punya pendirian kuat dan tangguh mempertahankan planning perusahaan jangka panjang. Mereka boleh lentur pada strategi dan cara untuk mencapainya tapi tidak pada goal yang ingin mereka capai.

Leader perlu memiliki pendirian yang kuat terkait dengan perencanaan ini. Mereka tak boleh semudah itu mengubah perencanaan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Ibarat orang berjalan, mereka akan cepat mencapai impian dan cita-cita perusahaan sesuai dengan perencanaan.

Sebaliknya, bila pemimpin tak punya pendirian yang kuat, maka akan banyak orang yang mengusulkan perubahan rencana dengan alasan ini itu. Akibatnya perusahaan tak menjalankan rencana dengan baik. Sehingga hasilnya bisa ditebak. Target yang tak tercapai. Bila hal ini terjadi, maka yang disalahkan pertama kali tentu pemimpin perusahaan. Mereka adalah orang yang pertama kali bertanggung jawab atas kondisi perusahaan yang tak berhasil meraih omset dan goal.

5# Memiliki Kecerdasan

Pada prinsipnya setiap orang tercipta cerdas dan pintar. Namun, dalam kenyataannya tak banyak orang yang cerdas dan pintar karena alasan sederhana, kurang belajar. Seorang pemimpin perusahaan harus punya kecerdasan melebihi tim dan karyawannya.

Tanpa kecerdasan di atas rata-rata, mereka berpotensi ditipu karyawannya. Banyak kasus karyawan perusahaan melakukan tindakan nekat menipu manajemen. Mereka berani melakukan karena mereka tahu leadernya kurang cerdas dan mudah dibohongi.

6# Memiliki Sikap Tenang

Seorang pemimpin mutlak perlu memiliki sikap yang tenang. Ketenangan akan membuat Anda jernih dalam berpikir sehingga dalam membuat keputusan Anda bisa mengambil keputusan yang tepat.  Sebaliknya, tanpa ketenangan, Anda akan memutuskan dengan emosional.

Akibatnya, Anda berpeluang mengambil keputusan yang kurang tepat dan ujung-ujungnya perusahaan yang mengalami kerugian. Bila kondisinya seperti ini, maka Anda sebagai pemimpin akan disalahkan.

Ketenangan harus selalu Anda pegang teguh dalam aktivitas membangun perusahaan. Bila Anda tenang, maka Anda akan mengambil keputusan dengan proporsional dan jauh dari emosional.

7# Mampu Berkomunikasi  Dengan Baik

Kemampuan berkomunikasi yang tepat adalah skill yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin (leader). Tentu Anda perlu membangun komunikasi yang intensif dengan konsumen (costumer), stakeholder,  karyawan dan tim Anda. Komunikasi yang terjalin dengan tepat akan mampu mengurai masalah-masalah, kesalahpahaman dan terjadinya miskomunikasi.

Banyak masalah teratasi dengan baik setelah terjadi komunikasi yang intensif. Sebagai seorang pemimpin, tentu Anda perlu mempelajari bagaimana cara membangun komunikasi yang baik dengan tim dan karyawan Anda. Karena komunikasi menjadi salah satu kunci untuk meraih kesuksesan dalam memimpin perusahaan.

8# Memiliki Empati yang Tinggi

Karakter leadership yang a kalah penting adalah punya empati pada orang lain. Seorang pemimpin perlu memiliki rasa empati yang tinggi. Empati adalah kesediaan untuk mendengar, memahami dan memaklumi orang lain.  Dalam kenyataannya, tak semua hal yang kita rencanakan terjadi dan berjalan dengan lancar sesuai rencana.

Adakalanya dalam proses perjalanan perusahaan, ada sesuatu yang tak sesuai dengan perencanaan Anda. Maka, dalam kondisi seperti ini Anda perlu mengedepankan rasa empati. Anda tak bisa asal marah-marah, menyalahkan dan memecat karyawan begitu saja. Ada banyak pertimbangan yang perlu Anda pikirkan sebelum marah dan memecat karyawan.

Boleh jadi, marah-marah dan memecat karyawan bukan solusi terbaik bagi Anda.  Tapi kemarahan Anda hanya akan jadi bumerang bagi Anda di masa yang akan datang.  Seorang pemimpin yang berkarakter mampu mengendalikan diri dari kemarahan. Sebaliknya, mereka mampu berempati kepada karyawan sehingga mereka semakin solid dan loyal pada perusahaan.  Sebenarnya mereka tak loyal pada perusahaan tetapi mereka layar pada Anda sebagai pemimpin.

Penutup

Apa yang dimaksud dengan karakter kepemimpinan? Karakter kepemimpinan adalah sesuatu yang melekat pada seorang pemimpin. Mulai dari sikap, sifat, pola pikir, kebiasaan yang ada dalam diri seorang pemimpin. Mereka menjadikan karakter ini sebagai bekal untuk memimpin dan mengelola perusahaan agar maju dan berkembang pesat.

Karakter leadership penting bagi perusahaan dalam jangka panjang. Betapa tidak, perusahaan akan dipimpin oleh orang yang berkompeten dan ahli dibidangnya. Maka, hasilnya, perusahaan akan maju dan mendapatkan konsumen loyal, memiliki stakeholder yang kuat dan memperoleh kepercayaan dari karyawan dan konsumen.

Semua tak terjadi begitu saja. Semua bisa terjadi karena kegigihan leader (pemimpin) yang ngotot untuk sukses dan berhasil.

Bila seorang leader (pemimpin) menerapkan karakter ini dengan konsisten, maka perusahaan akan memperoleh omset tinggi dan mudah meraih omset sesuai dengan target.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *