Servant leadership adalah orang yang mampu memberikan pelayanan terbaik pada tim dan anggotanya. Mereka tak hanya mampu memberi perintah dan instruksi. Lebih dari itu, mereka mampu melayani dan memberikan contoh bagaimana berbuat untuk orang lain, organisasi dan perusahaan.

Mau tahu lebih dalam lagi apa itu servant leadership? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel ini.

Pengertian servant leadership

Apa yang dimaksud dengan servant leadership? Orang yang pertama kali mengenalkan servant leadership adalah robert greenleaf tahun 70-an.  Menurutnya, servant leadership merupakan sosok yang mampu melayani lebih dulu. Mereka memulai pelayanan dengan memberikan perasaan alami. Mulai dari melayani akhirnya orang-orang rela dan ingin menjadikan mereka sebagai pemimpin.

Pengertian servant leadership Menurut Para Ahli

Ada beberapa ahli mengemukakan pendapat mereka tentang pengertian servant leadership berikut ini:

Spears (2002:255)  berpendapat bahwa servant leadership merupakan pemimpin yang mampu memberikan layanan terbaik. Mereka mengutamakan pelayanan. Pelayanan ini berwujud perasaan yang alami yang ingin melayani dan melakukan pelayanan kepada orang lain. Secara sadar pilihan ini akan mendorongnya untuk memimpin orang lain.

Poli (2011)  berpendapat bahwa servant leadership merupakan proses terjadinya hubungan timbal balik antara seorang pemimpin dan orang yang dia pimpin. Dalam prosesnya seorang pemimpin pertama kali memberikan pelayanan pemenuhan kebutuhan bagi orang yang dipimpinnya sehingga mereka mengakui dan menerimanya sebagai pemimpin.

Sendjaya dan sarros (2002:57)  berpendapat bahwa servant leadership merupakan seorang pemimpin yang mengutamakan kebutuhan orang lain. Bagi mereka, kepentingan dan aspirasi orang lain melebihi dirinya sendiri. Orang yang punya karakter servant leadership ini punya komitmen untuk melayani orang lain lebih dahulu.

Trompenaars dan voerman (2010:3)  berpendapat bahwa servant leadership merupakan gaya memimpin seseorang dalam bentuk melayani. Sehingga muncul interaksi dan harmoni dengan lingkungan dan orang-orang yang mereka pimpin. Orang yang punya jiwa servant leadership ini punya keinginan kuat untuk melayani saat mereka memimpin. Sehingga terjadi hubungan timbal balik yang saling menguatkan.

Ciri-Ciri Servant Leadership

Sebagai salah satu jenis leadership, maka servant leadership memiliki beberapa ciri khusus yang melekat padanya. Inilah beberapa ciri khusus orang yang punya karakter sesuai dengan servant leadership. Simak, berikut penjelasannya:

Secara umum ada 10 ciri-ciri karakteristik pemimpin servant leadership, yaitu:

Menjadi Pendengar yang Baik Listening

Seseorang yang punya jiwa servant leadership ini, mereka siap menjadi pendengar yang baik bagi bawahannya. Mereka tak menganggap dirinya paling benar, paling pintar dan paling berpengaruh. Tetapi mereka mampu menempatkan diri sebagai sahabat yang siap mendengar keluh kesah tim dan bawahannya.

Memiliki Rasa Empati Tinggi (Empathy)

Empati merupakan salah satu kecerdasan emosional. Di era modern ini kecerdasan emosional menjadi salah satu kecerdasan yang mengantarkan banyak orang menuju kesuksesan.

Mengapa servant leadership itu penting? Karena mereka memiliki empati yang tinggi. Mereka itu orang yang punya empati kepada orang lain, artinya mereka berusaha untuk memahami orang lain. Sehingga memberi kesan bahwa mereka menghargai, menghormati dan menganggap bahwa orang lain penting dalam pandangan mereka.

Memiliki Kesadaran Tinggi  (Awareness)

Mereka memiliki kesadaran yang tinggi untuk memahami permasalahan yang sedang terjadi. Dalam memimpin, mereka selalu melibatkan etika, akhlak dalam menyelesaikan masalah-masalahnya.  Sehingga mereka tidak menjadi pemimpin yang arogan apalagi diktator.

Memiliki Konsep yang Jelas (Conceptualization)

Pemimpin jenis ini memiliki konsep pemimpin yang jelas. Mereka mampu melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda dari orang kebanyakan. Bukan hanya itu, mereka juga mampu berpikir jangka panjang sehingga tidak mudah terbawa emosi (emosional). Setiap keputusan yang mereka ambil selalu berdasarkan institusi, data  dan kemanusiaan.

Menjunjung Tinggi Keterbukaan (Stewardship)

Mereka berusaha untuk melakukan yang terbaik, menekankan keterbukaan dalam lingkungan organisasi yang mereka pimpin. Semua akan menghasilkan kepercayaan yang tinggi dari tim yang mereka pimpin.

Memiliki Kemampuan Penyembuhan  (Healing)

Mereka hadir dalam organisasi atau perusahaan bukan hanya untuk memberikan perintah dan instruksi pada tim dan bawahannya. Tetapi mereka mampu menciptakan rasa percaya diri sehingga rasa percaya diri ini akan menyembuhkan sakit emosional tim dan anggotanya. Banyak organisasi atau perusahaan yang sakit salah satu penyebabnya karena dipimpin oleh orang yang kurang tepat.  Servant leader hadir sebagai penyembuh dan pelipur lara bagi semua anggota organisasinya.

Mampu Melakukan Persuasi (Persuasion)

Seorang pemimpin perlu memiliki kemampuan persuasi yang tinggi. Lebih dalam lagi, mereka  memiliki kemampuan persuasi ini.  Mereka mampu menyatukan ide, gagasan yang berbeda-beda.  Sehingga tiap anggota dan timnya tak memaksakan ide dan gagasan hingga terlaksana tetapi mereka bisa mengambil mana yang terbaik untuk organisasi dan perusahaan.

Memiliki Tingkat Kejelian Yang Tinggi (Foresight)

Seorang servant leader mampu melihat sesuatu yang tak terlihat. Matanya jeli melihat apa yang ada jauh dari pandangan. Mereka mampu melihat kejadian-kejadian yang belum terjadi.  Hal ini karena dia memiliki pengalaman dan pertimbangan yang matang terhadap suatu masalah. Sehingga keputusan ditetapkan oleh manajemen sudah mendapatkan terawangan darinya. Tentu saja, peluang kesuksesannya mencapai 85%. Sehingga setiap  project atau transaksi, tingkat keberhasilan sangat tinggi.

Memiliki Komitmen yang Tinggi Untuk Bertumbuh (Commitment To The Growth Of People)

Orang yang memiliki karakter servant leader ini selalu berusaha untuk menyelesaikan masalah. Mereka siap mengambil tanggung jawab apapun bentuknya.  Bukan hanya itu, mereka selalu berusaha untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan. Selalu berpikir bagaimana agar tim dan karyawannya menjadi profesional. Bagi mereka, kualitas  tim dan karyawannya menjadi prioritas utama dalam organisasi atau perusahaan. Mereka ingin tim dan karyawannya berkembang sehingga perusahaan akan semakin maju.

Manfaat Servant Leadership

Ada beberapa manfaat penerapan servant leader dalam sebuah perusahaan atau organisasi.  Berikut beberapa manfaat penerapan servant leader dalam perusahaan:

Meningkatkan Egalitarisme

Pada prinsipnya setiap manusia tercipta sama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga dalam sebuah organisasi atau perusahaan, seorang pemimpin berusaha untuk  bersikap melayani dan berlaku adil kepada semuanya.

Meningkatkan Komitmen Organisasi

Kehadiran seorang pemimpin dengan karakter servant leader mampu mendorong tim dan karyawan untuk komitmen terhadap organisasi atau perusahaan. Sehingga mereka akan melakukan pekerjaan penuh semangat dan tanggung jawab tanpa paksaan.

Membawa Dampak Perubahan Positif

Kepedulian seorang pemimpin yang suka melayani akan berdampak positif kepada tim dan bawahannya. Energi pemimpin ini akan dan menjadi value (nilai) bagi mereka. Mereka akan belajar bersikap sebagaimana contoh yang mereka peroleh dari pemimpinnya. Sehingga mereka lebih suka melayani daripada dilayani.  Karakter ini akan terus berkembang, hidup dan meningkatkan kualitas pribadi-pribadi yang ada dalam organisasi atau perusahaan.

Contoh Servant Leadership

Siapa pemimpin yang memiliki gaya servant leadership? Salah satu Contoh Servant Leader negeri kita adalah bung Hatta. Bung Hatta mampu hadir di tengah rakyatnya untuk melayani, membimbing dan mengarahkan mereka agar keluar dari cengkeraman kemiskinan. Maka, lahirlah gerakan koperasi. Koperasi merupakan hasil karya dari bung Hatta yang lahir dari keresahan beliau.

Kehadiran koperasi di tengah masyarakat untuk saling menguatkan antara satu orang dengan yang lainnya. Ibarat 1 lidi, tentu tak punya kekuatan. Namun, saat seratus lidi bersatu padu, maka punya nilai tawar. Berkat perjuangannya menegakkan koperasi dan mengikis rentenir, jadilah bung Hatta sebagai bapak koperasi Indonesia.

Penutup

Servant leadership adalah solusi bagi kepemimpinan yang ada di masyarakat. Seorang pemimpin tak hanya bisa memerintah dan memberi instruksi, tapi mereka bisa melayani dan memberi contoh bagaimana cara melayani orang lain. Mereka jadi pemimpin bukan karena kecakapan, kepintaran retorika tapi karena kemampuan mereka melayani orang lain dengan baik.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *