Kenapa Harus Mempelajari Pengertian Cross-Selling?

Mungkin beberapa dari Anda ada yang belum tahu mengenai pengertian cross selling. Kenapa Harus Mempelajari Pengertian Cross-Selling?. Merupakan salah satu metode lama dan terkesan kuno namun tetap bisa menarik calon konsumen dalam jumlah banyak, jika penerapannya terlaksana dengan benar.

Pengertian Cross-Selling

Teknik penjualan cross selling merupakan salah satu strategi di mana penjual mendorong pelanggan untuk membelanjanjakan lebih banyak produk dalam satu badan usaha. Caranya yakni dengan memberikan rekomendasi terkait barang-barang sesuai kebutuhan calon konsumen.
Biasanya, setiap produk memiliki kesinambungan satu sama lain. Setelah merekomendasikan barang, Anda bisa mencocokkan barang lainnya yang masih memiliki fungsi sama dengan produk sebelumnya. Teknik ini harus dibekali dengan penyampaian kata-kata secara persuasif.

Baca juga : Memulai Kuliner dengan Konsep Angkringan Lesehan yang Menjual

Kenapa Harus Mempelajari Pengertian Cross-Selling?
Kenapa Harus Mempelajari Pengertian Cross-Selling?

Anda bisa memberikan penawaran yang menarik dan membanding-bandingkan harga produk dengan produk lainnya. Misalnya, memberi diskon atau potongan harga dengan persyaratan tertentu. Seperti maksimal pembelian dan gunakan harga pengecoh menggunakan akhiran ….999.

Selain hanya Mempelajari Pengertian Cross-Selling, pelajari juga tentang kelebihan cross -selling

Kelebihan dari Cross-Selling

Dalam kelebihan cross selling , setiap hal yang tercipta karena adanya inovasi baru oleh beberapa orang pasti memiliki keuntungan dan kekuatan di baliknya. Tidak terkecuali pada teknik penjualan ini.

Adapun beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan ketika menerapkan teknik ini dalam proses penjualan produk.

1. Membantu Anda dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Mendapatkan loyalitas dari pelanggan bukanlah hal yang mudah. Namun, jika menggunakan teknik sesuai, maka Anda bisa dengan mudah mendapatkan hal tersebut. Pahami kebutuhan masyarakat, kemudian rekomendasikan produk yang sesuai.
Apabila Anda dapat meningkatkan kepercayaan dalam diri pelanggan, tentu merek juga bisa meningkatkan loyalitasnya. Apalagi jika konsumen sangat merasa puas terhadap pelayanan dari perusahaan, kemungkinan besar mereka akan membagikan informasi terkait produk ke orang lain.

2. Keunggulan Kompetitif

Dalam bisnis, persaingan menjadi semakin ketat jika tidak perhatian terhadap apa yang sedang Anda kerjakan. Misalnya, kualitas produk, kepercayaan konsumen, dan aspek penting lainnya. Untuk menggaet lebih banyak pelanggan, cobalah untuk menawarkan potongan produk maupun promo.
Lakukan pengamatan mengenai pesaing produk tersebut dan amati berapa harga yang mereka tetapkan. Dari situ, Anda bisa menjual produk dengan harga yang mampu bersaing, sehingga konsumen pun nantinya bisa lebih banyak serta setia atau langganan.

3. Meningkatkan Prospek

Dengan teknik penjualan cross-selling, Anda bisa meningkatkan prospek pendapatan baik secara material maupun jumlah jual produk. Jika konsumen puas akan kualitas barang dan juga pelayanan dari perusahaan, biasanya mereka merekomendasikan produk tersebut ke lingkungan sosialnya.
Apabila lingkungan sosial mereka tertarik dengan penyampaian konsumen tersebut, kemungkinan besar, orang-orang itu akan menjadi pelanggan Anda nantinya. Maka dari itu, selalu tingkatkan kualitas serta pertahankan pemberian pelayanan secara optimal dan menyeluruh kepada pembeli.

4. Membangun Hubungan Pelanggan

Teknik ini juga bisa membangun hubungan antara pelanggan dan perusahaan. Untuk mendapatkan keuntungan ini, maka perlu untuk menguasai metode persuasi melalui penyampaian kata-kata kepada calon konsumen.
Buatlah mereka percaya akan produk serta kualitasnya. Jalin komunikasi dimanapun dan kapanpun. Apalagi sekarang sudah banyak sekali inovasi-inovasi baru di bidang teknologi. Walaupun tidak bertatap muka secara langsung, Anda tetap bisa menawarkan produk melalui beberapa platform.

Baca juga : Pengertian Unique Selling Point dan Tujuannya

Strategi Penerapan Cross-Selling

Untuk bisa menikmati berbagai kelebihan dan keuntungan di dalamnya, Anda perlu tahu juga apa saja strategi yang bisa membantu dalam menunjang keberlangsungan penjualan sebuah produk tersebut. Berikut ini 3 strategi penjualan cross selling !

1. Sebelum Penjualan

Strategi penerapan cross selling dalam  penjualan haruslah dilaksanakan bahkan sebelum melakukan teknik tersebut. jika Anda ingin menjual barang di marketplace secara online, maka pastikan terlebih dahulu bahwa produk tersebut mampu berada di urutan paling atas dalam halaman pencarian agar konsumen mudah menjangkau.
Berikanlah penawaran terbaik, namun sebelum itu, buatlah rencana terlebih dahulu. Tentukan strategi pemasaran dan ketersediaan modal yang Anda siapkan. Setelah itu, gunakanlah gambar produk nyata untuk meyakinkan calon konsumen mengenai barang tersebut.

2. Selama Proses Penjualan

Setelah melakukan berbagai persiapan secara matang mengenai cross selling , Anda bisa melaksanakan strategi selanjutnya. Cara berikutnya adalah dengan merekomendasikan produk tersebut melalui berbagai lapak promosi, bisa lewat sosial media dalam bentuk video maupun gambar.
Pastikan untuk selalu aktif memasarkan produk Anda. Merekomendasikan produk secara langsung kepada calon konsumen melalui staf penjualan merupakan teknik paling penting. Karena perusahaan bisa memberikan rekomendasi terkait barang yang pelanggan butuhkan juga inginkan.

3. Setelah Melakukan Penjualan

Setelah menerapkan strategi cross selling selama proses penjualan tadi, Anda jangan sampai putus hubungan dengan konsumen sebelumnya. Terus rekomendasikan kepada mereka barang-barang terkait maupun terbaru dari perusahaan. Misalnya, melalui email, sms, pesan di sosial media, dan banyak lainnya.

Berikanlah penawaran terbaik dengan potongan harga yang menggiurkan. Untuk menghindari spam yang mengganggu bagi konsumen, Anda bisa melakukan komunikasi personalisasi secara langsung. Menunjukkan syarat dan ketentuan berlaku ketika terjadi kegiatan komersial tersebut.
Demikianlah informasi yang berkaitan dengan cross selling. Sebenarnya, ada banyak sekali metode penjualan bisa Anda terapkan, namun pastikan dulu. Apakah teknik tersebut cocok dengan produk dan kemampuan staf penjualan di dalam sebuah perusahaan tersebut?

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.