Jadi seorang brand ambassador bukan profesi yang mudah. Semua membutuhkan perjuangan, kesungguhan dan konsistensi tiada henti. Banyak orang yang ingIn jadi brand ambassador tapi mereka tak tahu bagaimana cara menjadi brand ambassador yang benar. Akhirnya, mereka tak jadi citra merek bisnis seperti yang mereka inginkan.

Padahal, menjadi seorang brand ambassador menjanjikan ketenaran, nama baik dan gaji tinggi.Cara Menjadi Brand Ambassador

Pada satu sisi banyak binsis yang membutuhkan seang yang bisa mewakili citra mereknya di mata konsumen dan calon konsumen. Tetapi pada sisi lain tak banyak orang yang tahu bagaimana cara jadi citra merek yang unggul.

Seseorang yang punya persona diri yang kuat akan dilirik perusahaan untuk jadi perwakilan mereka berinteraksi dengan konsumen dan calon konsumen.

Mau tahu bagaimana menjadi seorang brand ambassador yang kuat? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel ini.

Membangun Personal Branding

Brand ambassador merupakan seseorang yang dipercaya oleh sebuah bisnis untuk mewakili bisnis menghadapi khalayak publik. Sehingga secara tak langsung seorang brand ambassador mengemban misi penting perusahaan. Menjadi duta merek perusahaan adalah kebanggaan sekaligus tantangan.

Apa tugas brand ambassador? Tugas utama seorang brand ambasador adalah mengedukasi pelanggan, menjelaskan misi perusahaan. Dan bertindak sesuai dengan arahan manajemen perusahaan.

Untuk menjadi seorang brand ambasador yang tepat, Anda perlu mulai dari membangun personal branding Anda sendiri. personal branding adalah  pandangan orang lain terhadap Anda saat Anda tak ada. Personal brand tak bisa jadi begitu saja tanpa perencanaan dan konsistensi. Tetapi perlu perencanaan yang matang, eksekusi dan konsistensi yang tinggi.  Memiliki kemampuan personal branding yang kuat akan memudahkan Anda menjual apapun pada target market Anda.

Kita banyak mengenal tokoh yang punya personal diri yang kuat. Mulai dari kalangan artis, selebgram, dan desainer. Misalnya saja, kita mengambil contoh Inneke Koesherawati, Dewi Sandra, Dian Pelangi dan nama-nama lain yang serupa. Mereka adalah personal yang membangun jati diri mereka sejak lama. Sehingga saat nama mereka disebut ke publik, maka mereka memiliki identitas diri yang jelas dan tegas.

Begitulah, keajaiban personal brand yang kuat. Ia bisa jadi jembatan menuju citra merek yang patut diperhitungkan. Boleh dibilang, personal diri yang kuat akan jadi jalan pintas bagaimana cara menjadi brand ambassador.

Baca juga: Apa Itu Ekuitas, Pengertian, Jenis, Tujuan dan Perbedaannya Dengan Modal

Membangun Authority

Agar personal brand Anda semakin kuat, Anda perlu membangun authority.  Authority terkait erat dengan kemampuan Anda bercerita. Anda perlu menjadi seorang storyteller yang bagus. Sehingga audience mau mendengarkan apa yang Anda ucapkan. Mereka rela untuk menunggu konten yang Anda publikasikan.

Memiliki authority yang kuat adalah salah satu kata kunci meraih kesuksesan di era digital ini. Authority erat hubungannya dengan prestasi. Prestasi apa yang pernah Anda capai. Tentu bukan prestasi sekolah atau kaliah tetapi prestasi dan pencapaian hudup Anda yang luar biasa. Misalnya saja, Anda membangun bisnis dan mencetak omset 1 milyar dalam sebulan. Anda berhasil mencetak omset 100 juta sebulan tanpa modal. Tentu ini salah satu bentuk prestasi. Prestasi yang powerful ini bisa jadi daya tarik bagi orang yang membutuhkan pencerahan dan inspirasi Anda. Memiliki authority yang kuat memungkinkan Anda punya daya ungkit dan nama yang kuat dalam benak audiece-nya Anda. Sehingga saat Anda membuat konten tentang bidang yang Anda kuasai, mereka akan antusias menyimak dan mendengarnya.

Membuat Website

Website merupakan sebuah nama yang menggambarkan personal brand Anda. Sehingga saat ada orang membaca konten artikel dalam website Anda, mereka tahu kapasitas dan kualitas Anda.  Membuat website yang berkualitas tak bisa dalam semalam. Anda perlu waktu untuk mempunyai website yang berkualitas. Kata kunci web berkualitas adalah mampu menulis konten dengan sentuhan copywrithing dan story telling yang andal. Sehingga siapapun yang membaca konten artikel Anda akan terkesima, tertarik dan setuju dengan pendapat Anda. Punya website yang berkualitas sama dengan memiliki kartu nama yang profesional. Sehingga saat Anda berkenalan dengan seseorang, Anda bisa menunjukkan alamat website Anda dan serta mereka akan percaya dengan kualitas dan kapasitas Anda.

Membuat Akun Sosial Media

Banyak di antara kita yang tak menyadari bahwa kita sedang ada pada era digital. Era digital ditandai dengan hadirnya banyak sosial media. Sosial media menawarkan kepada manusia untuk mampu berinteraksi dengan orang lain dengan beragam cara. Kehadiran sosial media membantu kita tetap terhubung dengan saudara, teman dan sahabat.

Kendala ruang, tempat dan waktu teratasi dengan hadirnya sosial media ini.  Ada banyak sosial media yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu meningkatkan authority Anda. Mulai dari Facebook, Instagram, Telegram dan Youtube.

Lagi-lagi, kata kunci untuk sukses membangun akun sosial media yang powerful, Anda harus mampu menulis konten yang berkualitas. Bukan hanya mampu menulis konten yang berkualitas, Anda juga perlu mampu untuk membuat desain yang menarik.

Menulis Konten Berkualitas

Tiba kita pada pembahasan yang paling krusial dan penting dalam membangun personal branding. Apa itu? Yaitu mampu menulis konten yang berkualitas. Untuk eksis di era digital Anda ini, Anda perlu mampu menulis konten. Bukan sekedar konten tetapi konten yang berkualitas. Konten yang mampu menjawab pertanyaan dan kerisauan audience Anda. Anda boleh pintar sepintar-pintarnya. Gelar Anda bertingkat-tingkat tapi bila Anda tak mampu menulis dengan pendekatan storytelling. Maka Anda sulit terkenal dan bisa menyebarkan virus kebaikan kepada audience Anda.

Kabar baiknya, siapapun berpeluang untuk mampu menulis konten yang berkualitas.  Kata kuncinya adalah mampu menghadirkan manfaat. Audience Anda haus akan informasi motivasi dan pencerahan. Tugas Anda menghadirkan tulisan yang bernas, tak menggurui dan menginspirasi. Maka, audience Anda akan dengan senang hati membaca bahkan menshare tulisan Anda pada akun sosial media mereka.

Menjaga Konsistensi

Konsistensi adalah kunci untuk menang dan sukses dalam segala hal. Termasuk untuk membangun personal branding. Tanpa konsistensi Anda tak akan bisa membangun diri jadi seorang brand ambassador. Maka untuk jadi seorang brand ambassador yang  yang kuat, Anda perlu menjaga konsistensi Anda. Konsistensi dalam bidang apa? Anda perlu menjaga konsistensi dalam membangun konten. Jangan membuat konten yang gado-gado dan asal-asalan. Lebih baik Anda jarang  mengupload konten tetapi berkualitas daripada tiap hari update konten yang nggak bermutu. Maka, peluang Anda untuk memiliki personal diri yang kuat sangat besar.

Baca juga: 9 Brand Ambassador Wardah yang Mendunia. Siapa Saja Mereka?

Penutup

Perusahaan membutuhkan seorang brand ambassador untuk membantu meningkatkan brand awareness bisnisnya. Maka banyak orang yang berusaha untuk membangun personal diri yang berujung pada brand ambassador. Tetepi kenyataannya tak banyak orang mampu membangun diri hingga jadi citra merek perusahaan seperti yang mereka inginkan. Salah satunya karena mereka tak tahu tahapan membangun personal branding. Mayoritas orang yang jadi citra merek, mereka memiliki kemampuan personal diri yang kuat. Sehingga mereka memiliki authority dalam benak audiencenya.

Dalam artikel ini Anda sudah belajar banyak bagaimana cara menjadi brand ambassador. Sehingga Anda berpeluang jadi seorang yang perusahaan percaya untuk jadi corong mereka berkomunikasi dengan target market mereka.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *