Masih ingat dengan seorang tokoh yang satu ini? Ferry Unardi yang berasal dari Padang ini memilih merintis bisnis tiket pesawat online ketimbang gelar master di Amerika Serikat. Ferry Unardi sukses menjadi digital entrepreneur dengan Traveloka-nya. Ferry Unardi merupakan salah satu pendiri Traveloka.com, sebuah perusahaan e-commerce yang menyediakan kebutuhan perjalanan seper tiket pesawat dan hotel.Ferry-Unardi-Sukses Pendiri Traveloka merupakan Start Up Indonesia yang Paling  Sukses dan Bertahan sampai dengan Sekarang.

Ferry-Unardi-Sukses-Pendiri-Traveloka
Ferry-Unardi-Sukses-Pendiri-Traveloka

Disini kita akan sedikit membahas tentang Ferry Unardi. Layanan mereka tidak hanya tersedia melalui situs web, tetapi juga dapat di akses melalui aplikasi yang tersedia di Android dani OS. Padatahun 2015, Traveloka berhasil menjadi aplikasi terbaik di Google Play Store dan paling bertahan sampai dengan saat Ini.

Bagaimana Biografi Ferry Unardi Pendiri Traveloka?

Lahir di Padang pada 16 Januari 1988, merupakan lulusan Ilmu danTeknik Komputer di Universitas Purdue dengan gelar Bachelor of Science. Setelah menyelesaikan gelar sarjana pertamanya, Ferry bekerja sebagai Software Engineer di Microsoft, Seattle, Amerika Serikat (AS) selama kurang lebih tiga tahun. Ferry memutuskan untuk meninggalkan Microsoft dan mengejar gelar masternya di bidang administrasi bisnis di Harvard Business School. Sayangnya, ia hanya belajar selama satu semester.

Start Up Paling Sukses di Indonesia
Start Up Paling Sukses di Indonesia

Baca juga : Perjuangan Besar Hendy Setiono Pemilik Kebab Turki Baba Rafi Lebih 1000 Outlet

1. Profil Pribadi Ferry Unardi

Ferry Unardilahir di Padang, Sumatera Barat pada 16 Januari 1988. Dia adalah seorang pengusaha muda di Indonesia yang memulai sebuah perusahaan tiket online bernama Traveloka. Dia memulai bisnis pertamanya pada usia 23 tahun pada tahun 2012.
Ferry adalah seorang pemuda yang putus asa dan pemberani. Hal itu terungkap saat ia memutuskan untuk kuliah di Harvard University di Amerika Serikat setelah lulus dari SMA. Dia pergi karena mendapat beasiswa karena kecerdasannya.
Selainitu, Ferry memiliki jiwa bisnis sejak kecil. Saat memasuki semester pertama di Harvard University, ia sudah mulai mencoba peruntungan jual bel itiketpesawat. Hasil perjuangannya akhirnya berakhir dengan lahirnya perusahaan besar seperti sekarang ini.

2. MasaPendidikan Ferry Unardi

Sebagai seorang anak yang lahir di pinggiran Padang, barat Sumatera, feri Unardi hidup sederhana.Namun, ia memiliki mimpi besar dan mampu menyelesaikan studinya hingga gelar master di Universitas Harvard. Selama kuliah dan kuliah, ia mengambil cuti karena inginfokus membangun bisnis sebagai agen tiket dan agen tiket di AmerikaSerikat.
Namun karena merasa perlu, ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan dan pekerjaannya. Kisah selama Pendidikan Feri Unardi sungguh luarbiasa. Selain belajar, ia juga punya waktu untuk mengembangkan keterampilan wirausaha.

3. PerjalananKarir Ferry Unardi

Jangan mengira kesuksesan feri melalui Traveloka saat ini bisa dengan mudah dilewati. Sebelum itu, ia bahkan harus berhenti bekerja di sana-sini sebagai karyawan. Namun, dari situ, para pendiri Traveloka bisa menimba banyak pengalaman.
• Insinyur Perangkat Lunak Microsoft
Segera setelah lulus dari Universitas Harvard pada tahun 2008, Ferry langsung diterima sebagai insinyur perangkat lunak Microsoft yang berbasis di Seattle. Rekrutmen di sana sangat ketat dan hanya memilih orang-orang yang cerdas dan memiliki kekuatan tempur yang tinggi.
Di sini Ferry bekerja selama tiga tahun dan memutuskan untuk berangkat dan kembali ke kampung halaman nya pada beberapa tahun yang lalu. Meski berumur pendek, ia mendapatkan banyak pengalaman baik dari Microsoft sehingga ia bisa menerapkannya pada bisnisnya di Indonesia.
• CEO dan Pendiri Traveloka
Sesampainya di Indonesia, Ferry memutuskan untuk membuat Traveloka yang mengelola tiket pesawat. Dia memiliki banyak pengalaman dalam bisnis ini karena dia telah menjadi pionir sejak dia belajar di Amerika.
Ferry yakin bisnisnya yang bergerak di bidang penjualan tiket secara online akan dapat dia kses oleh masyarakat. Mereka tidak perlu pergi kebandara atau agen mana pun, tetapi mereka dapat melakukan transaksi pemesanan hanya dengan satu klik.

4. Perkembangan Bisnis Traveloka Ferry Unardi

Bisnis tiket feri Unardi saat ini yang disponsori oleh perusahaan besar Traveloka, tidak serta merta dibuka. Sejakawal, ini dimulai sebagai bisnis jasa kecil dan belum merambah keluar negeri.

• Awal dari Traveloka
Pada awal pendirian nya, Traveloka hanya memiliki delapan karyawan. Mereka dibagi menjadi beberapa bagian, masing-masing dengan tanggung jawab yang berbeda, seperti operator keuangan, pemasaran, operasi dan sebagainya.
Saat itu, kantor pusat Traveloka juga kecil dan tidak terlalu ramai. Meski demikian, Ferry tetap optimis tisusa hanya suatu saat akan berkembang pesat. Ia juga berupaya agar Traveloka lebih dikenalluas di masyarakat.

• Proses pengembanganTraveloka
Proses pengembangan Traveloka harus melalui pasang surut bersama Ferry dan timnya. Jika mereka gagal, mereka tidak akan menyerah. Bahkan, digunakan sebagai suntikan kesenangan agar lebih kuat dan lebih baik dalam mengembangkan strategi.
Dari perjuangannya, Ferry dipercaya banyak orang dan memiliki investor yang tertarik untuk berinvestasi di bawah naungan perusahaannya.

Secara bertahap, jumlah karyawan meningkat dan kantor operasi meningkat dengan langkah-langkah berikut:
• E-commerce besar-besaran di semua produk resmi di luncurkan
• Semuasis temdi buat online untuk menghemat biaya.
• Ferry terus membujuk investor untuk berinvestasi di perusahaannya.
Traveloka di MasaSekarang
Traveloka kini berkembang pesat menjadi salah satu penghasil pendapatan terbesar di Indonesia. Perusahaan ini juga dipandang sebagai pionir dalam mendirikan start-up mudalainnya di Indonesia. Tentunya semua ini berkat perjuangan Ferry Unardi.
Nilai appraisal yang diperoleh Traveloka saat ini mencapai Rp 26,2 triliun. Perusahaan juga telah mencapai level Unicorn, bersama dengan GoJek dan Tokopedia. Kesuksesan nya sebagai agen tiket nomor satu tak lepas dari jerih payah Ferry.

Prestasi dan Penghargaan Unardi Ferry
Pembahasan terakhir mengenai biografi Ferry Unardi adalah mengenai prestasi dan penghargaan yang diterimaoleh sang pendiri aplikasi Traveloka yang bisa kita gunakan dengan mudah. Jumlah ini besar dan bergengsi, sehingga dapat dijadikan sebagai insentif dan motivasi untuk mencapai kesuksesan bisnis.
• Majalah Pengusaha Muda Forbes
Karena masa mudanya sebagai pendiri Traveloka Ferry, Forbes Asia menobatkan nya sebagai pengusaha sukses di bawahusia 30 tahun. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya dan masyarakat Indonesia. Sejak saat itu, memulai bisnis di Indonesia berkembang pesat.
Penghargaan tersebut memungkin kan Ferry menerima investor asing yang menginvestasi kandananya di Traveloka. Inisangat beruntung, sehingga nanti nya paraperintis persuratan online bisa mengenal orang asing.
• Juara Pemasaran Indonesia
Setelah sukses menerima penghargaan dari Forbes Asia pada beberapa tahun yang lalu, Ferry juga meraih prestasi baru. Ia memenangkan kejuaraan  pemasaran e-commerce Indonesia yang diselenggarakan olehMarkplus.
Melaluipenghargaanini, Ferry mendapatkan banyak manfaat, antara lain:
• Traveloka berkembang pesat dan kemungkinan akan membuka lebih banyak cabang di kotaini.
• Jumlah investor lokal dana sing terus berdatangan
• Lebih banyak pembeli tiket di Traveloka
• Lebih banyak tiket direncanakan untuk dijual oleh Traveloka

Baca Juga : Karier Awal dan Akhir David Geffen Produser dan Eksekutif Studio Film Hollywood

Kesimpulan

Itulah ulasan biografi tentang Ferry Unardi yang bisa saya sampaikan, dalam artikel ini kita akan mengetahui perjalanan karir Ferry Unardi yang mendirikan sebuah aplikasi yaitu Traveloka. Semoga kalian senang membaca artikel ini dan menjadi inspirasi bagi kalian semua.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.