Bagi sebagian orang mengelola finansial keluarga bukan sesuatu yang mudah. Mengusai pengelolaan keuangan keluarga penting bagi Anda untuk memastikan masa depan finansial keluarga Anda. Untuk mengusai perencanaan keluarga, Anda membutuhkan contoh tabel perencanaan keuangan keluarga. Sehingga Anda mudah membuat perencanaan yang real sesuai dengan budget yang Anda miliki.

Apa Itu Perencanaan Keuangan Keluarga

Perencanaan keuangan keluarga merupakan seni, langkah individu atau keluarga untuk mencapai tujuan keluarga yang efektif dan efisien dalam rangka untuk mencapai keluarga bahagia sejahtera. Tujuan pengelolaan keuangan adalah terwujudnya keluarga yang bahagia sejahtera dengan pengelolaan keuangan yang baik.

Baca juga: Strategi Manajemen Bisnis Untuk Mencapai Goal Perusahaan

Manfaat Manajemen Keuangan Keluarga

Ada beberapa manfaat menerapkan manajemen keuangan yang rapi dalam keluarga. Di antara manfaat ini adalah:

Alokasi Keuangan yang Tepat

Keluarga adalah bagian terkecil dari sebuah bangsa dan negara. Bila negara punya  GBHN (Garis-garis Besar Haluan Negara). Maka keluarga juga punya aturan. Terutama aturan terkait dengan pengelolaan keuangan. Semua dalam rangka untuk mengelola keuangan agar mencapai alokasi yang tepat.

Memudahkan Mencapai Goal Keuangan Keluarga

Setiap keluarga pasti punya keinginan dan cita-cita. Baik keinginan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Untuk mencapai goal dan keinginan ini, maka perlu membuat perencanaan yang matang. Tanpa perencanaan yang matang, maka berapa pun uang yang masuk dalam keluarga tak akan pernah cukup. Apalagi bila ingin mencapai goal yang lebih besar di masa yang akan datang.

Membiasakan Hidup Simplicity Dalam Keluarga

Banyak orang yang mampu menahan diri saat tak punya uang. Tetapi saat punya uang melimpah, mereka lupa untuk berhemat dan menabung. Banyak orang yang gaya hidupnya naik  saat punya uang melimpah. Maka, Anda perlu membiasakan simplicity dalam keluarga. Apakah simplicity itu? Simplicity artinya sikap hidup semurah mungkin. Saat Anda membeli, maka Anda membeli apapun karena fungsi dan manfaat bukan karena gengsi dan gaya hidup.

Sehingga keluarga Anda akan terhindar dari membeli sesuatu yang berlebihan. Apalagi membeli sesuatu yang tak dibutuhkan keluarga.

Untuk melatih simplicity ini, kita bisa selalu bertanya. Misalnya:

  1. Apakah perlu membelinya
  2. Adakah yang lama sudah tak bisa dipakai?
  3. Apakah harus merek ini?

Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang sifatnya adalah melakukan aktivitas kritis (critical thinking).

Merencanakan Keuangan Keluarga

Manfaat berikutnya adalah merencanakan keuangan keluarga. Semua orang tahu uang itu enak dan suka bikin orang mabuk. Tanpa perencanaan, maka berapapun uang yang Anda pegang akan habis juga. Ini tentu sesuai dengan karakter dasar uang. Yaitu uang sebagai alat tukar. Saat Anda pegang uang, Anda ingin selalu menukarkannya dengan cara membeli hingga uang itu habis tak tersisa.

Merencanakan Pendidikan Anak

Anak dalam keluarga adalah investasi. Bukan sembarang investasi tetapi anak adalah investasi terbaik. Apa artinya anak investasi terbaik? Anak jadi investasi terbaik karena mereka akan jadi penerus kita melanjutkan keturunan kita, pelanjut perjuangan orang tua, pelanjut kalimat tauhid dan yang

Akan mendoakan kita saat kita mati.

6 Langkah Perencanaan Keuangan Keluarga

Untuk mencapai tujuan seusai keinginan, maka Anda perlu membuat perencanaan. Perencanaan dibuat untuk dilaksanakan bukan sekedar jadi pajangan saja. Begitu juga dengan keluarga. Saat keluarga punya tujuan, impian dan cita-cita. Maka perlu membuat perencanaan yang jelas dan matang.

Inilah beberapa langkah membuat perencanaan keuangan keluarga:

Menentukan Impian dan Goal Keluarga

Keluarga dibangun di atas impian dan cita-cita. Impian ini bisa berupa impian jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Misalnya, dalam impian jangka pendek, Anda ingin punya kulkas, punya sepeda motor. Jangka menengah, Anda ingin punya rumah. Jangka panjang ingin naik haji dan pergi umroh serta menyekolahkan anak-anak hingga kuliah.

Menambah Sumber Penghasilan

Untuk menunjang cita-cita dan impian keluarga, maka perlu sumber dana yang besar dan kuat. Impian dan goal keluarga bisa jadi pemicu dan motivasi kepala keluarga untuk bekerja lebih maksimal dan produktif. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan impian dan yang telah ditetapkan.

Menetapkan Strategi

Ibarat orang dalam perjalanan, impian dan cita cita adalah tujuan akhir. Untuk mencapainya perlu strategi yang matang. Misalnya, mengalkulasi jika sekarang anak-anak duduk di bangku TK dan SD, maka 10 tahun lagi mereka sudah duduk di bangku SMA dan kuliah. Maka, Anda bisa memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk sekolah dan kuliah.

Mengenalkan Keluarga Dengan Investasi

Mindset investasi tak selalu dengan angka yang jumlahnya besar. Investasi bisa Anda mulai dari pemahaman (mindset) yang tepat tentang investasi. Investasi adalah segala sesuatu yang berpotensi meningkatkan income (pemasukan) keluarga.

Maka, salah satu investasi terbaik adalah belajar. Dalam keluarga Anda bisa membiasakan untuk belajar bersama. Belajar tentang agama sebagai pedoman hidup. Mengelola emosi keluarga. Serta belajar finansial dan pengelolaannya.

Membuat Perencanaan Keuangan

Bila keluarga sudah mulai memahami arti penting investasi, maka perlu membuat rencana keuangan yang jelas. Sehingga investasi bisa terwujud dalam aktivitas sehari-hari. Misalnya, Anda mengajarkan anak-anak untuk belajar berinvestasi. Dalam praktiknya, Anda bisa menyisihkan 10% dari uang saku mereka. Mereka memasukkan uang ini dalam celengan. Ini adalah bagian dari membangun karakter kaya dalam keluarga.

Menjalankan Rencana

Rencana dibuat untuk dilaksanakan bersama anggota keluarga. Apa artinya membuat perencanaan bila tak ada pelaksanaan. Maka kita sering mendengar  motivator bilang “Sukses membuat rencana sama dengan separuh kesuksesan”. Maka, separuh sisanya adalah implementasi rencana menjadi kenyataan.

Misalnya merencanakan menabung 10% dari gaji. Maka Anda bisa mempraktikkan dengan menyisihkan 10% jadi tabungan. Bukan tabungan yang bisa diambil sewaktu-waktu tetapi tabungan investasi yang hanya akan Anda gunakan untuk investasi. Lagi-lagi, investasi adalah sesuatu yang berpotensi menghasilkan return (penghasilan). Misalnya, bagi hasil, deviden dan lain sebagainya.

Melakukan Evaluasi Berkala

Dalam praktiknya, sering pelaksanaan rencana tak sesuai dengan rencana yang kita buat. Maka, kita perlu melakukan evaluasi. Evaluasi kita lakukan dalam rangka untuk menyesuaikan berapa persen rencana terlaksana sesuai dengan rencana awal. Sehingga berpotensi mengantarkan pada impian dan goal keluarga jangka panjang yang telah Anda tetapkan sebelumnya.

Contoh Tabel Perencanaan Keuangan Keluarga

Untuk memudahkan Anda memahami perencanaan keuangan keluarga. Berikut penulis sajikan tabel perencanaan keuangan keluarga. Tabel ini bisa Anda duplikasi untuk membuat perencanaan keuangan keluarga Anda.

Contoh Tabel Perencanaan Keuangan Keluarga
Belajar Contoh Tabel Perencanaan Keuangan Keluarga

Membuat tabel perencanaan keuangan keluarga akan memudahkan Anda melakukan kontrol terhadap belanja Anda yang tak benar-benar membutuhkannya.

Penutup

Perencanaan yang matang akan memudahkan Anda mengelola keuangan keluarga Anda. Seberapa pun penghasilan Anda dengan pola dan perencanaan, maka memungkinkan Anda meraih posisi keuangan keluarga yang tepat. Sehingga Anda akan lebih mudah mendapat kesejahteraan untuk meraih kebahagiaan keluarga.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.