NLP, mungkin masih banyak yang belum tahu tentang apa itu NLP. Padahal kegunaannya dalam hidup sangat besar dan mendukung kesuksesan hidup serta penting dalam pengembangan diri. Berikut bahasannya.

NLP (Neuro Linguistic Programming)

NPL merupakan suatu pendekatan atau metode dalam berkomunikasi dan juga pengembangan diri yang meyakini bahwa komunikasi itu ada polanya juga model tersebut bisa dipelajari dan lalu diterapkan pada tiap manusia sesuai kebutuhan hingga terjadi perubahan sikap, respon juga perilaku dan lain sebagainya. NLP terdiri dari tiga kata, yakni Neuro dan Linguistic serta Programming, yang masing-masing memiliki makna sebagai berikut.

Apa itu NLP? Simak Yuk
Apa itu NLP? Simak Yuk

Neuro

Kata Neuro secara sederhana bisa diartikan sebagai suatu cara berpikir, yang meliputi juga cara untuk mengambil informasi dari dunia luar, dan cara menyaring atau melalukan filter berbagai data dan informasi yang masuk, serta cara untuk memproses informasi, dan cara memproduksi tindakan, dan lain sebagainya. Neuro berdasar pada yang pernah dipelajari dan juga telah diketahui di sepanjang hidup atau merupakan hasil pengalaman, sehingga cenderung bersifat subyektif.  Dengan mengubah cara berpikir atau cara memproses informasi, maka akan bisa mengubah perilaku dan sikap juga pandangan, berbagai aspek manusia. Dalam neuro meliputi pengindraan yang dipunyai oleh manusia yakni seperti visual (penglihatan), dan Auditori (pendengaran), serta Kinestetik (perabaan), dan Olfactory (penciuman), serta Gustatori (pencecapan). Tekniknya ada beragam.

Linguistic

Kata Linguistic mengacu pada makna bahasa. Lingyistic meliputi cara memproses bahasa yang diinderakan, serta bahasa yang dipakai baik secara internal (inner talk) ataupun secara eksternal ketika berbicara. Bahasa itu dapat mempengaruhi pikiran, dan juga cara berpikir.  Perubahan pada cara memproses bahasa serta cara berbahasa, akan mampu mengubah tindakan serta mengubah hasil juga. Teknik NLP berbasis bahasa yang ada banyak yang mengacu pada penggunaan pola kalimat ataupun bahasa yang juga memiliki maksud dan tujuan untuk mengubah suatu keadaan ataupun state yakni kondisi mood seseorang ke arah suatu kondisi ataupun jenis mood lainnya sesuai keinginan.

Programing

Kata Programming mengacu pada berbagai program ataupun strategi dalam berpikir serta berperilaku  yang meliputi berbagai tahapan dalam berpikir serta bertindak. Suatu strategi ada yang bisa berjalan efektif namun ada juga yang tidak. Perubahan dari hasilnya akan sangat tergantung pada program dan strateginya.

Secara keseluruhan NLP meliputi teknologi untuk berpikir, dan berbahasa, serta berstrategi, dan juga bertindak, untuk bisa mencapai hasil yang diharapkan dan diinginkan.  Dalam NLP itu terdapat berbagai konsep, juga teknik, serta beragam tools juga untuk implementasinya.

Contoh Teknik NLP, Swish Pattern

Terdapat banyak jenis teknik NLP, salah satunya ialah Swish Pattern. Teknik ini efektif digunakan untuk mengubah suatu kebiasaan lama yang dianggap buruk dan mengganggu dan hendak diganti dengan kebiasaan baru yang dianggap sebagai lebih baik dan lebih bermanfaat. Cara yang digunakan pada teknik NLP jenis ini ialah pada upaya menstimulasi sisi neuro nya. Dalam hal ini bisa dari menekankan pada  indra visualnya atau penglihatannya, dan Auditorinya atau pendengarannya, serta Kinestetiknya atau perabaanmya, dan Olfactorynya atau penciumannya, serta Gustatorinya atau pencecapan. Bisa salah satu saja atau lebih dari satu secara sekaligus. Dalam hal ini jika dilakukan pada indra penglihatannya atau visual nya, maka pandangannya dari yang sangat jelas terhadap yang sangat mengganggu dan menimbulkan kesan buruk, seperti ingatan akan foto seseorang yang sangat dibencinya maka ingatan akan foto yang semula sangat jelas di pikiran itu akan semakin diperkecil seperti di zoom out atau dikaburkan atau disamarkan hingga makin lama makin kecil dan terus mengecil sehingga tidak akan menjadi sebagai suatu gangguan lagi. Sedangkan dari sisi indra auditori atau pendengarannya maka akan dibuat suara yang semula sangat jelas dan keras terdengar namun memiliki efek yang buruk dan mengganggu dibuat semakin mengecil volumenya hingga semakin lama semakin kecil dan kalau bisa sampai hilang tak terdengar lagi. Contohnya jika mendengar kata bos galak misalnya maka lalu bisa menimbulkan rasa benci dan ketakutan juga memendam rasa marah yang sangat mengganggu dan berefek buruk, maka akan dilatih dengan teknik NLP Swish Pattern tersebut agar dampak atau efeknya akan semakin mengecil sehingga jika mendengar kata bos galak lagi maka sikapnya bisa lebih netral dan tenang serta tidak panik atau ketakutan lagi.

Salah satu teknik NLP ini bisa diterapkan untuk hal lain secara lebih luas, dan masih banyak jenis teknik NLP yang lainnya.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.