Sistem managerial keuangan UMKM adalah sistem pengaturan keuangan yang sebaiknya diterapkan pada usaha level mikro, kecil, dan menengah. Pemberdayaan dan peningkatan ekonomi untuk rakyat merupakan prioritas yang harus diperhatikan. Efektivitas pengaturan keuangan pada UMKM dapat meningkatkan perekonomian rakyat. Hal ini membuat pemerintah pusat dan daerah terus bekerja sama untuk meningkatkan sektor UMKM di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Dalam mengemabngkan UMKM di berbagai wilayah di Indonesia, banyak poin yang harus diperhatikan. Bukan hanya dari hasil produksinya saja, namun manajemen keuangan dalam bisnis atau UMKM juga menjadi hal yang krusial untuk dipelajari. Berikut ini merupakan 5 poin terpenting dalam sistem managerial keuangan UMKM yang wajib Anda ketahui.

5 Poin Terpenting Dalam SIstem Managerial Keuangan UMKM
5 Poin Terpenting Dalam SIstem Managerial Keuangan UMKM

1 . Pisahkan Anggaran Usaha dan Rumah Tangga

Salah satu kunci keberhasilan managemen keuangan untuk UMKM adalah pemisahan anggaran yang digunakan dalam rumah tangga dan usaha. UMKM yang merupakan sebuah industri rumahan yang masih memiliki skala kecil hingga menengah. Pemisahan anggaran antara rumah tangga dan pengeluaran perusahaan sering menjadi sebuah tantangan tersendiri. Namun, bila dicampurkan akan membuat pencatatan arus pemasukan dan pengeluaran lebih sulit untuk dilakukan.

Trik paling sederhana untuk memudahkan pengembangan usaha UMKM adalah dengan memisahkan anggaran usaha dan rumah tangga yang akan digunakan untuk keperluan sehari-hari. Dengan pemisahan tersebut, pemilik usaha menjadi lebih mudah untuk mengelompokkan pengeluaran usaha. Bila dalam UMKM tersebut terdapat permasalahan atau kesalahan pencatatan, Anda lebih mudah untuk menemukan letak kesalahannya.

Baca Juga : Apa Saja Sih Sifat – Sifat Managerial?

2 . Tetapkan Target Penjualan Per Periode

Agar sistem managerial dalam UMKM berlangsung dengan optimal, para pemilik UMKM sebaiknya menetapkan target penjualan yang akan dicapai dalam sebuah periode. Periode bisa diatur sesuai dengan kesepakatan Anda dan seluruh manajemen UMKM, namun target ini harus menjadi sebuah patokan utama untuk melihat apakah usaha yang dijalankan sudah berjalan sebagaimana mestinya. Jangan ragu untuk selalu meningkatkan target dari satu periode ke periode lainnya agar pengembangan UMKM bisa dilakukan dengan lebih cepat.

3 . Lakukan Pengembangan Usaha

Dalam manajemen keuangan UMKM, pengembangan usaha menjadi cara yang paling penting untuk dilakukan dalam membuat bisnis UMKM tersebut menjadi lebih sukses. Bila Anda mempelajari sistem managerial UMKM, pengembangan bisnis merupakan satu poin yang harus benar-benar Anda perhitungkan. Dengan keuntungan dan omzet yang telah didapatkan oleh perusahaan, Anda bisa menggunakannya untuk mengembangkan bisnis UMKM agar dikemudian hari bisnis bisa berkembang dengan lebih cepat.

4 . Atur Pengeluaran Perusahaan Sebaik-baiknya

Pengeluaran yang tidak terkontrol dengan baik akan mengganggu keseimbangan neraca perusahaan tersebut. Agar bisnis UMKM berjalan dengan sebagaimana mestinya, sebaiknya pengeluaran perusahaan benar-benar dibuat sangat efektif. Tujuannya agar tidak banyak dana perusahaan yang terbuang. Bila ada dana berlebih di perusahaan UMKM, Anda bisa menggunakannya untuk mengembangkan usaha.

Pemotongan pengeluaran bisa dilakukan dari pemotongan dana operasional yang tidak terlalu diperlukan. Apabila masih terdapat alternatif lain untuk menjalankan operasional perusahaan, kurangi pengeluaran semaksimal mungkin. Prinsip menghemat seperti ini menjadi kunci utama percepatan pengembangan UMKM. Meskipun dimulai dari usaha level Mikro, namun pengeluaran yang efektif akan membantu menghemat dana perusahaan.

5 . Lakukan Evaluasi Berkala Untuk Kualitas Produk dan Kinerja

Agar kinerja perusahaan tetap terjaga, diperlukan evaluasi yang dilakukan secara berkala. Dalam setiap akhir periode tertentu, Anda harus melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh staff dan evaluasi dari segi keuangan. Bisa dilihat besaran pendapatan dan keuntungan yang didapatkan. Anda dapat melihat perkembangan UMKM dari hasil evaluasi akhir periode yang rutin dilakukan. Poin-poin yang menjadi permasalahan pada saat evaluasi akhir sebaiknya segera dicarikan jalan keluarnya serta  diberikan solusi terbaik supaya dikemudian hari tidak terjadi permasalahan yang sama.

Seluruh poin dalam pengenalan awal managerial dalam UMKM wajib Anda pelajari untuk mengembangkan bisnis UMKM. Pengembangan dan peningkatan keuntungan bisa didapatkan dengan beberapa langkah tersebut supaya bisnis UMKM cepat berkembang. Lakukan seluruh bagian dalam sistem managerial keuangan UMKM dan terapkan evaluasi secara berkala agar bisnis UMKM dapat dijalankan dengan konsep yang benar dan menghasilkan keuntungan yang besar.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.