Mendengar istilah ESQ mungkin masih banyak masyarakat yang belum begitu familiar. Padahal sebenarnya ESQ ini erat kaitannya dengan kehidupan sehari – hari. Agar lebih jelas lagi, simak penjelasan dibawah ini.

Pentingnya Menjaga Kestabilan Emosi Dan Spiritual

ESQ mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang. Sebenarnya di dalam kehidupan sehari – sehari hampir setiap orang pastinya selalu mengalami perubahan mood atau emosi. Pemicunya pun beragam, bisa karena tekanan pekerjaan, kondisi perekonomian hingga permasalahan sosial yang seringkali menjadi masalah umum yang sering terjadi.

Bicara masalah kehidupan memang tak ada habisnya. Manusia dituntut untuk berpikir, bersikap dan bekerja untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Walaupun kebutuhan masing – masing orang adalah berbeda, namun tetap saja bahwa semua orang pastinya akan selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tersebut.

Jika semua rencana bisa berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan, tentunya akan memberikan kepuasan dan kebahagiaan tersendiri. Namun bagaimana jika tidak sesuai dengan rencana? Tentunya akan menimbulkan kekecewaan yang luar biasa. Rasa kecewa ini kadangkala ada yang bahkan bisa mempengaruhi kestabilan emosi maupun spiritual seseorang.

Mengenal Manfaat ESQ Bagi Manusia
Mengenal Manfaat ESQ Bagi Manusia

Misalnya saja ketika si A mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah ekonomi yang sedang sulit. Tentunya si A akan terbebani dengan beragam pemikiran. Mulai dari harus berusaha mencari pekerjaan baru yang belum tentu cocok atau belum tentu mudah didapat, harus memulai karir dari bawah lagi, harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru serta bagaimana caranya mengatur keuangan agar tetap bisa memenuhi kebutuhan selama belum mendapatkan pekerjaan yang baru.

Meskipun terdengar permasalahan yang lumrah, namun hal seperti itu seringkali membuat orang yang mengalaminya menjadi rawan stress bahkan depresi. Mengapa begitu? Ketika dihadapkan pada sebuah situasi yang membuat seseorang merasa sulit dan terjepit, tentunya ada pergolakan batin yang menyiksa.

Hal inilah yang pelan namun pasti bisa membuat seseorang menjadi tertekan hingga mengalami tekanan emosi. Emosi menjadi tidak stabil dan tidak jarang sisi spiritualnya akan goyah karena merasa keadaan tidak berpihak kepadanya. Hal seperti inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa ESQ perlu diterapkan atau dipelajari.

Ketika seseorang memiliki kemampuan untuk memanage atau mengatur emosional, maka orang tersebut bisa menata hati, pikiran maupun emosi agar tetap berada di dalam batas normal atau stabil. Sehingga ketika suatu saat menemui atau mengalami sebuah situasi sulit yang membuatnya tertekan dan terdesak, maka akan tetap berpikir dengan jernih dan menyikapi permasalahan atau kesulitan tersebut dengan cara yang positif.

Definisi Dan Manfaat Emotional And Spiritual Quotient (ESQ)

ESQ merupakan singkatan dari Emotional And Spiritual Quotient yang bermakna kestabilan antara emosi dan spiritual. Memang benar bahwa seseorang harus mengutamakan logika agar bisa melihat sesuatu atau sebuah situasi dengan nalar yang benar. Namun logika atau kepintaran yang dalam hal ini IQ saja tidaklah cukup.

Jika hanya mengandalkan IQ saja maka pastinya seseorang hanya akan menyikapi sebuah situasi hanya dari satu sisi saja. Padahal seharusnya, menghadapi sebuah permasalahan harus disikapi dengan berbagai sudut pandang termasuk dari segi emosional maupun spiritual.

Dengan emosi (emotional) yang stabil, maka anda bisa memiliki simpati dan empati yang baik. Dalam menghadapi sesuatu tak hanya mengandalkan logika semata namun juga harus mengedepankan sisi “ rasa hormat “ baik itu pada diri sendiri, orang lain maupun lingkungan sekitar. Ketika EQ (Emotional Quotient) anda baik, maka secara otomatis anda bisa menelaah sebuah permasalahan dari sudut pandang yang bijak serta menghilangkan sisi ego agar sama – sama bisa mendapatkan hasil akhir yang adil.

Sementara itu, SQ (Spiritual Quotient) juga diperlukan agar ketika menghadapi situasi sulit anda tak hanya mengandalkan intelektual dan emosional saja, namun juga melibat spiritual didalamnya. Spiritual yang dimaksud disini adalah kedekatan anda dengan Sang Pencipta melalui ibadah maupun doa.

Setelah logika bisa mencerna situasi yang dihadapi, kemudian emosional bisa menelaah dan mencari solusi untuk mengatasi permasalah maka selanjutnya adalah peran spiritual yang mana anda bisa berdoa dan beribadah sebagai salah satu bentuk rasa percaya anda pada ketetapan Tuhan serta sebagai upaya memasrahkan diri kepada Tuhan untuk membimbing anda menuju jalan yang lebih terang sehingga mampu membantu anda keluar dari permasalahan atau kesulitan yang dihadapi.

Dengan kata lain, didalam kehidupan ESQ memang harus diselaraskan karena ketika ESQ stabil dan memiliki porsi yang seimbang maka akan membentuk sebuah karakter, sifat dan sikap yang bijak sehingga seseorang bisa menghadapi segala situasi dan kondisi dari sudut pandang yang dewasa atau bijak.

Previous Post
Next Post
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.